CINTA KU...

CINTA KU...
hari yang berganti


__ADS_3

Setelah Tiga hari berlalu, kini Zahra sudah di perboleh kan pulang oleh pihak RS. Zahra lebih memilih tinggal di rumah orang tua nya,walaupun Andi merasa berat namun ia tidak mau mengikuti ego nya.


Seperti biasa setiap pagi Andi sudah tampil dengan cool , walaupun ia dan Zahra berbeda tempat tinggal . Andi harus hidup seperti biasa nya, seperti sebelum ia menikah.


Pagi pagi sekali di kediaman Bu Erni, Zahra sudah tampil rapi. Bu Erni yang melihat Zahra sudah seperti biasa nya ia menghampiri putri nya itu.


"Mau kemana Ra" tanya bu Erni


" Ini ma, Zahra mau kekantor Andi pagi ini" ucap Zahra


" Mau ngapain kamu kesana, bukan kah lebih baik untuk saat ini kamu tidak bertemu dengan nya?" ucap Bu Erni


" Ma, walau bagaimana pun Andi itu sudah menjadi suami Zahra, jadi Zahra ingin menjadi istri yang baik ma" ucap Zahra yang ingin meyakinkan bu Erni


" tapi sayang , mama enggak mau kamu kenapa napa lagi, kamu enggak melupakan semua yang udah dia lakukan terhadap keluarga kita kan Ra" ucap bu Erni


" mana mungkin Zahra bisa melupakan hal itu ma, Zahra hanya ingin membuat dia kembali mencintai Zahra, setelah itu Zahra akan buat dia hancur seperti dia menghancurkan kita" ucap Zahra.


Zahra sudah menceritakan tentang kedekatan nya bersama Andi sewaktu Zahra masih duduk di bangku SMA.


" tapi kamu harus berhati-hati sayang, jangan sampai kamu yang terjebak, mama tidak mau kamu mencintai lelaki yang telah membuat papa mu pergi " ucap Bu Erni.


" baik lah ma, Zahra pamit dulu, nanti keburu Andi meeting di kantor nya"ucap Zahra lalu mencium punggung tangan mama nya dan beranjak pergi meninggalkan rumah orang tua nya.


Zahra pergi dengan membawa mobil kesayangan nya. ia pun melajukan kendaraan nya menuju kantor Andi.


Karena kejadian yang menimpa keluarga nya , Zahra menutup sementara saloon nya, dengan alasan libur tahunan ke pegawai dan langganan nya. padahal ia ingin fokus untuk mengurus masalah keluarga nya.


Setelah menempuh waktu tiga puluh menit dari kediaman orang tua nya, akhirnya Zahra sampai di kantor suami nya itu. ia pun memarkirkan mobil nya dan masuk ke gedung di mana awal kebahagiaan menjadi penderitaan itu.


"maaf nona, anda mau bertemu dengan siapa" tanya seorang wanita. ya dia adalah seorang resepsionis.


"saya ingin bertemu suami saya" ucap Zahra , ia sengaja menekan kata suami kepada wanita itu.


" maaf nona, siapa nama suami nona" ucap wanita itu lagi


"Andi Pranata " ucap Zahra


" maaf sekali lagi nona, bukan kah pak Andi belum menikah, nona jangan memberi berita palsu" ucap wanita itu

__ADS_1


" kalau kamu tidak percaya, kamu hubungi saja bos kamu itu" ucap Zahra yang sudah mulai emosi.


Wanita itu pun langsung menghubungi bos nya melalui telepon genggam yang ada di meja nya.


" selamat pagi pak" ucap nya


" ada perlu apa kamu menghubungi ku" ucap Andi


" maaf pak,, ini ada seorang wanita yang mengaku sebagai istri bapak " ucap nya


"apa Zahra datang kesini, tapi kenapa dia tidak menghubungi ku dulu" batin Andi


" baik lah ... kamu tahan dia disitu. saya akan melihat nya" ucap Andi


" iya pak" ucap wanita itu .


Tak lama Andi pun segera sampai di lantai bawah, ia menemui resepsionis itu.


Tiba tiba Zahra langsung berlari memeluk Andi . ia memeluk Andi dengan sangat erat, seperti orang yang sedang rindu berat.


Andi yang merasa aneh akan sikap Zahra , namun ia tidak membiarkan kesempatan itu, ia pun membalas pelukan Zahra.


"sayang katakan lah pada nya, kalau aku dan kamu sudah menikah" ucap Zahra dengan manja nya.


Andi menatap Zahra dengan tatapan heran.ia pun menjelaskan status Zahra.


"kami sudah menikah, lain kali jika nona ini datang kesini jangan kamu cegah " ucap Andi


" maaf kan saya nona , sekali lagi saya minta maaf" ucap wanita itu dengan menundukkan kepala nya.


" ayo sayang, aku haus " ucap Zahra menarik tangan Andi agar meninggalkan tempat itu.


" kita keruangan aku aja ya, bentar lagi aku akan meeting" ucap Andi


" ya sudah , tapi nanti kamu temani aku ke mall ya,, ada yang ingin aku beli" ucap Zahra.


Zahra ingin membuang semua masa lalu nya, ia ingin menjadi Zahra yang manja, nakal, dan boros.


.

__ADS_1


.


.


.


Hari sudah mulai sore, Zahra dan Andi pun pergi meninggalkan kantor mereka. seperti janji Andi, ia akan menemani Zahra ke mall. mereka pun pergi dengan menggunakan mobil Andi.


Sesampai nya di mall , Zahra langsung menyerbu barang barang brendit yang ada di mall tersebut. Sepatu, sendal, tas, baju dan bahkan banyak lagi yang lain nya. Andi hanya tersenyum melihat Zahra yang kini telah berubah.


Setelah selesai berbelanja mereka memutuskan untuk pulang . Andi membawa Zahra kerumah nya.


Mereka pun Sampai di pekarangan rumah Andi , dan mereka pun keluar dari dalam mobil dan masuk kedalam rumah dengan Zahra menggandeng lengan tangan Andi.


Semua mata yang ada di rumah tersebut pun bertanya tanya di dalam hati karna melihat apa yang di pandang oleh mata kepala mereka. namun mereka tidak mampu berkata kata.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


**jangan lupa like komen dan vote...

__ADS_1


thank's ya**..


__ADS_2