CINTA KU...

CINTA KU...
andi


__ADS_3

Dokter pun tiba di rumah Andi. ia langsung memeriksa ke adaan Zahra. setelah memeriksa kondisi Zahra ,dokter menganjurkan agar Zahra tidak stres dan tidak kelelahan dulu, dan jika Zahra belum juga pulih dalam satu minggu ini , dokter menganjurkan agar Zahra di bawa ke RS untuk pemeriksaan selanjut nya.


Andi yang mendengar arahan dokter langsung mengangguk kan kepala nya menandakan ia mengerti.


Dokter pun permisi pulang , pelayan rumah mengantar dokter menuju pintu utama.


Kini tinggal lah Zahra dan Andi di dalam kamar mereka. Andi yang masih merasa frustasi akan keadaan Zahra ,ia pun duduk di samping Zahra terbaring dan tak berapa lama Andi pun tertidur.


Pagi pun tiba, Zahra membuka mata nya, ia melihat tangan nya terpasang infus.


"apakah semalam dokter datang kemari untuk memeriksa ku, namun dimana Andi" pikir Zahra


Zahra menyapu pandangan nya di kamar tersebut. rupanya Andi tertidur di sebelah Zahra dengan membelakangi Zahra.


" maafin aku , aku belom bisa menerima kenyataan kalau kamu kini menjadi suami ku, tapi jika kamu bisa memahami ku dan tidak selalu membentak ku , mungkin dengan cepat rasa yang telah layu ini akan tumbuh kembali" ucap Zahra sambil mengelus punggung Andi.


Andi yang sedari tadi telah bangun mendengar semua yang telah Zahra ucap kan.


"maaf kan aku Zahra karna telah membentak mu, tapi asal kan kau tau aku sangat mencintai mu Ra,tetap lah berada di sisi ku , aku sayang sama kamu Ra" batin Andi berkata kata.


Tiba tiba ponsel Zahra berbunyi. Zahra mengambil ponsel nya yang berada di atas nakas dan melihat siapa yang menghubungi nya.


"Rizal" ucap Zahra


Zahra pun mengangkat telepon tersebut.


"assalamualaikum Zal" ucap Zahra


"waalaikumsalam Ra" jawab Rizal


"Ra.. aku udah berada di RS melati nih, tapi kata suster yang ada disini ,katanya kamu udah pulang dari semalam ?" ucap Rizal


" maaf ya Zal ,aku lupa ngasih tau sama kamu, semalam sore aku udah pulang ke rumah Zal" ucap Zahra


" kamu kok gak ngabarin aku Ra, oh ya kamu udah di rumah ya, aku kesana ya sekalian mau lihat keadaan mama kamu Ra" ucap Rizal


Zahra terdiam mendengar apa yang telah di ucap kan Rizal. karna dirinya memang sudah pulang dari Rumah Sakit, namun dia tidak pulang kerumah orang tua nya.

__ADS_1


"Ra.. kamu masih di situ kan, hallo hallo Ra" ucap Rizal


"eh... iya Zal aku masih disini" ucap Zahra


"Zal kamu kalau mau kerumah mama ku datang aja, aku lagi nginep nih di rumah.. mmmm... rumah.." ucap Zahra yang bingung harus jawab apa.


" Ra .. kamu kenapa kok kamu kayak gugup gitu sih?" tanya Rizal


" mmm enggak kok Zal.. aku baik baik aja kok, iya aku lagi nginep di rumah kawan Zal, karna mama lagi ingin sendiri aja katanya"ucap Zahra tanpa melihat Andi.


Andi yang mendengar perkataan Zahra barusan ,membuat emosi nya sedikit naik karna Zahra tidak mengakui nya sebagai suami.


"oh ya udah dulu ya Zal , " ucap Zahra sambil mengakhiri sambungan telepon tersebut secara sepihak.


Zahra menaruh ponsel nya kembali ke atas nakas. ketika Zahra membalik kan badan nya ,ia terkejut melihat Andi sudah bangun dari tidur nya.


"kamu .. mmm sudah bangun?" tanya Zahra


"iya, aku sudah bangun dari tidur ku Zahra" ucap Andi sambil tersenyum sinis.


"apa dia mendengar pembicaraan ku tadi dengan Rizal" batin Zahra


"enggak kok aku bahkan sudah lebih baik" ucap Zahra yang takut akan kemarahan Andi.


" ya sudah , tunggu lah disini aku akan menyuruh si mbok menyiapkan sarapan untuk mu" ucap Andi sambil turun dari ranjang nya .


" Zahra apa kau masih takut dengan ku, atau kau masih mencintai mantan mu itu , kau langsung merubah mimik wajah mu ketika berbicara dengan ku, beda dengan saat kau berbicara di telepon dengan mantan mu tadi. " batin Andi sambil melangkah kan kaki nya keluar dari kamar nya


Disisi lain Rizal masih bingung dengan yang terjadi kepada Zahra. ia menghubungi ponsel Zahra berulang kali, namun hasil nya masih sama. ponsel Zahra tidak aktif.


" apa sebenarnya yang terjadi, apa Zahra marah kepada ku" ucap Rizal yang masih berada di parkiran Rumah sakit.


Akhirnya Rizal masuk kedalam mobil nya. ia berniat untuk mendatangi rumah orang tua Zahra . Rizal pun membawa mobil nya membelah jalanan kota.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


**untuk para pembaca novel Cinta ku ini saya ucap kan terima kasih atas jejak nya.


.


.


dan untuk novel yang berjudul "15 menit yang lalu" masih di jeda dulu. karena author mau fokus sama novel ini dulu.


.


.

__ADS_1


sekali lagi terimakasih atas jejak like komen dan rate nya . 😊😊😊😊**


__ADS_2