CINTA KU...

CINTA KU...
Lamaran....


__ADS_3

Hari pun telah berganti ,hari ini bu Sri dan suami nya akan meminang Zahra untuk anak nya.


Bu Erni terlihat sibuk di rumah nya, sebisa mungkin ia akan membuat rumah nya tampak berseri untuk menyambut kedatangan calon besan itu.


Mulai dari pekarangan depan ,ruang tamu sampai lah nanti mereka akan makan malam bersama di meja makan .


Bibi di dapur pun sedang sibuk mempersiap kan apa saja yang akan di olah agar menjadi makanan yang special.


Bu Erni tidak lupa meminta beberapa anak buah cafe nya untuk membantu bibi di dapur guna mempermudah pekerjaan nya.


Hari ini pun Zahra tidak ke kantor, ia lebih memilih pergi ke salon nya, ia ingin melakukan beberapa perawatan yang telah lama ia tinggal kan.


Waktu berjalan cukup cepat , kini hari telah sore semua segala aktivitas pun telah selesai di rumah bu Erni.


Kini waktu nya mempersiap kan diri untuk menyambut calon keluarga Adit.


Zahra merasa jantung nya seperti berlari lari tak tentu arah, bagaimana tidak hati nya begitu senang karna ini adalah acara lamaran pertama bagi nya.


"Akhirnya aku bisa merasa kan bagaimana rasa nya di lamar oleh orang yang kita suka, aku begitu bersyukur atas apa yang telah aku lalui dan yang aku genggam saat ini, ya allaah izin kan lah kebahagiaan ini tidak sementara" batin Zahra saat diri nya sedang berhadapan dengan cermin yang ada di kamar nya.


Lain hal nya dengan bu Erni, setelah selesai sholat mahgrib ia pun mengangkat kedua tangan nya untuk meminta kepada tuhan nya.


"Alhamdululillaah ,,, alhamdulillaah ,,alhamdulillaah,,, ya allaah semoga ini adalah yang terakhir buat putri ku ,buat lah ia bahagia selalu , hapus lah semua rasa kesedihan nya ,,, aamiin" begitu lah doa yang di panjat kan bu Erni untuk putri nya .


Di kediaman Adit , mama dan papa nya telah bersiap siap untuk mendatangi rumah Zahra. Dengan perlengkapan yang telah disedia kan sebagai buah tangan untuk keluarga mempelai wanita.


Bu Sri menggunakan gamis yang berwarna biru muda dan warna pakaian nya senada dengan suami dan anak nya . Itu semua adalah ide dari Adit, ia ingin melihat ke kompakan antara papa dan mama nya .


"Dit,,, apa kamu akan mengajak Della?" tanya bu Sri


Sebelum pergi ke rumah Zahra mereka berkumpul di ruang tamu.


" Adit ajak sih ma,, tapi kata nya dia juga ada janji sama keluarga pacar nya jadi dia enggak bisa ikut deh ma" ucap Adit

__ADS_1


"Pacar,,, ternyata anak itu sudah memiliki pacar" ucap bu Sri


" Sudah lah ma ,,jangan buat suasana menjadi berubah, kita ini kan dalam keadaan yang yang berbahgia" ucap pak Lukman


Kata kata pak Lukman tidak di gubris oleh bu Sri.


" Tapi heran saja secepat itu dia sudah punya pacar, padahal kan baru sebulan yang lalu Adit menolak perjodohan itu" sambung bu Sri


" Ma,,, jangan aneh aneh deh , mama mau membahas apa lagi sih, Adit akan menikah dengan Zahra jadi jangan bahas perjodohan itu lagi"tanya Adit


Bu Sri pun menutup mulut nya ,ia tidak ingin lamaran Adit gagal karna jika lamaran itu batal , maka diri nya tidak akan mendapat rumah yang telah di beli kan Zahra.


" Ayo kita berangkat, semua sudah siap kan?"tanya pak Lukman.


Adit dan mama nya mengikuti langkah kaki pak pak Lukman menuju mobil .Kini mereka telah berada di dalam mobil .


Pak Lukman menyupir mobil itu sendiri , jalanan malam ini terlihat lebih ramai mungkin karna saat ini tanggal muda.


Mereka pun telah sampai di perkarangan rumah Zahra, disana terlihat lumayan ramai . Bu Erni sengaja mengundang tetangga dan beberapa kerabat nya di tambah lagi beberapa karyawan di cafe nya. Tak lupa Zahra pun mengajak Tia dan Ani untuk datang menghadiri acara yang berbahagia itu.


"Itu hanya para tetangga dan orang kepercayaan Zahra saja ma" ucap Adit


Mereka pun turun dari dalam mobil dengan membawa beberapa parsel yang telah mereka persiap kan tadi.


"Assalamualaykum.." ucap keluarga Adit


" Waalaykum salam" ucap para tamu yang sudah berkumpul.


Kedatangan Keluarga Adit di sambut hangat para tamu dan keluarga Zahra.


Setelah berbincang bincang masuk lah mereka ke waktu yang pas untuk melingkar kan cincin di tangan Zahra.


" Zahra,, kedatangan tante dan om kesini untuk melamar mu, apakah kau bersedia menjadi istri dari Adit putra kami" ucap bu Sri

__ADS_1


" Saya tante,, saya menerima lamaran Adit " ucap Zahra


Bu Sri pun mendekatkan duduk nya ke arah Zahra, dan begitu juga dengan Zahra ,ia bergeser agar lebih dekat dengan calon mertua nya itu.


Cincin pun di telah terpasang di jari manis Zahra, dengan bacaan basmallah Zahra resmi di menjadi calon istri Adit.


Selesai acara pasang Cincin , mereka pun berakhir di meja makan. Para undangan dan keluarga mempelai pria kini berkumpul di meja makan.


Setelah selesai makan pembicaraan pun di lanjut kan dengan menentukan hari pernikahan nya. setelah cukup lama mereka berunding hari pernikahan Zahra akan di laksana kan bulan depan.


Semua telah selesai dari acara lamaran ,pasang cincin dan menentukan hari pernikahan . Kini keluarga Adit permisi untuk pulang, mereka pun daling bersalaman dan saling bercipika cipiki.


" Kemungkinan lusa tante akan pindah kerumah baru itu" bisik bu Sri saat mencium pipi Zahra


Zahra hanya membalas dengan anggukan kepala saja.


Zahra dan bu Erni mengantar kepergian Adit dan kedua orang tua nya sampai di teras rumah mereka.


Tak lupa Adit melambai kan tangan ke arah Zahra.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Maaf ya para setia ku,,, dari kemarin mau up,, tapi belum dapat ide yang pas...


sekali lagi terima kasih atas kesetiaan nya.... 😉😉😉


__ADS_2