
''Kiyaaaa''....jerit Salsa setelah menyadari bahwa laki-laki didepannya ini hanya mengunakan handuk. Salsa langsung balik badan membelakangi Jhonsen.
''Kenapa sih kamu itu menjerit seperti tarzan membuat kupingku sakit saja''.Jhonsen bertanya sambil melangkah mendekati Salsa
''Kamu itu laki-laki gak tau malu ya''.?...
''Apa kamu gak malu berdiri didepan seorang wanita hanya dengan mengunakan handuk''?.herdiknya masih terus membelakagi Jhonsen.
Sudut bibir Jhonsen tertarik.
''Apa kau tidak igin menyentuhnya''.Jhonsen semakin melangkah mendekati Salsa.
''Ogah jangan deket-deket''.tangannya melambai-lambai mengisyaratkan menyuruh laki-laki yang ada dibelakangnya itu untuk pergi.
''Oh ya''?..kau yakin''?..godanya lagi.
''Yakin lah''.
''Sekarang apa kau yakin''?.goda Jhonsen saat dirinya sudah berada tepat dibelakang Salsa,membuat tubuh gadis itu membeku.
Dengan cepat Salsa berlari keluar dari kamar.laki-laki itu hanya terkekeh geli melihat tingkah Salsa.
''Gila Om tua mesum gila''.umpatnya sambil menuruni tangga.
''Lho Non Tuan Jhonsen mana''?.tanya Bik Maryam saat Salsa sudah berhasil menuruni tangga.
''Diatas Bik''.jawabnya dengan nafas yang ngos-ngosan.
''Oh..ya..Bik''!.kalau Salsa mau kembali keJakarta apa disini ada kendaraan umum yang bisa Salsa naiki''.Salsa bertanya sambil mendudukkan bokongnya dikursi makan.
''Siapa yang mengizinkan mu untuk pulang''?...
''Bukankah tadi sudah ku katakan bahwa kita hari ini akan menikah''.terdengar suara keras dari arah tangga,terlihat Jhonsen menuruni tangga dengan setegah berlari.
''Tapi Om Salsa gak mau''!!.jawab Salsa sambil mendongak menatap Jhonsen yang semakin mendekat.
__ADS_1
''Kenapa''.. apa kau sudah tidak mencintaiku lagi''?..
Pertayaan Jhonsen membuat Salsa terdiam.karna jauh dilibuk hati gadis itu masih tersimpan rapat nama seorang Jhonsen.
Tapi iya tak mau egois,dirinya sungguh tak igin menikahi tunangan orang lain,bagai mana kehidupannya nanti''!. jika semua orang mengetahui dirinya menikahi Kakak dari bosnya sendiri.
Oh ya Allah Salsa baru igat, dirinya meninggalkan Tantri sahabatnya dan juga bosnya diacara pertunagan Laki-laki ini begitu saja.
''Kenapa diam''?. apa kau tidak mengenal perasaan mu sendiri''?.pertayaan Jhonsen seolah-olah menyindir dirinya sendiri.bahwa dirinya-lah yang selama ini belum mengenali merasaanya terhadap Salsa,iya bahkan belum mengetahui jika dirinya sangat mencintai gadis itu.laki-laki ini selalu berpikir bahwa dirinya hanya igin selalu dekat dengan Salsa saja tampa ada rasa cinta.itu lah salah satu penyebabnya Salsa menolak untuk menikah dengan laki-laki dewasa didepannya ini.
''Apa kau menyindiri dirimu sendiri Om''?.kau selalu saja berkata hanya igin aku selalu ada didekatmu , apa itu namanya jika bukan cinta?..apakah mungkin jika kita tidak mencintai seseorang tapi kita igin orang itu selalu ada disamping kita''?..
''Itu sangat mustahil bukan''?... Sambung Salsa lagi yang membuat Jhonsen diam terpaku sambil berpikir.
Apa benar apa yang dikatakan gadis yang ada didepannya ini ''?..apa benar dirinya mencintai gadis yang sagat jauh dari kriterianya''?..
gadis ini sangat tidak ****,meskipun tak Jhonsen pungkiri bahwa tubuh Salsa sangat indah jika gadis ini tidak memakai pakaian tertutup dan serba kedodoran.
Iya juga merasa heran kenapa gadis yang dulunya pecicilan pembuat onar dan sangat suka mencuri mangga itu,kini berubah menjadi gadis yang alim dan memiliki kepribadian bertolak belakang dengan dirinya yang dulu.
''Tuan Penghulunya sudah datang''.ucap Bik Maryam yang datang tergopoh-gopoh dari arah luar.membuat lamunan Jhonsen buyar.
''Tolong izinkan aku untuk membuktikan dan menyadari perasaan ini yang sesungguhnya''.
''Menikahlah dengan ku''?.
''Aku janji tidak akan menyia-nyiakanmu''.ucapnya sambil duduk berlutut dibawah Salsa membuat gadis itu tergagap dan reflek mundur.
''Ayo kita keluar''.
''Jika kau benar-benar tidak megiginkan ku lagi katakanlah sekarang''.
''Tapi mungkin ini yang terakhir kalinya aku akan melamar dan mengajakmu menikah. tapi jika kau menolaknya maka untuk selamanya kita berdua tidak akan pernah bersatu ''.ucapan yang Jhonsen keluarkan bernada ancaman membuat tubuh Salsa mematung.
Keputusan apa yang harus iya ambil sekarang''?.. menikah dengan laki-laki yang iya cintai atau kehilagan laki-laki ini untuk selamanya"?.
__ADS_1
Dengan hanti yang mentap Salsa berjalan mengikuti langkah kaki Jhonsen.iya berjalan mengekori laki-laki itu dibelakang.
Terlihat seorang laki-laki paruh baya yang mengenakan setelan koko serba putih dengan serban melingkar dikepalanya.
Jhonsen menyalami tangan laki-laki itu dengan takzim.
Sejurus kemudian mata laki-laki paruh baya itu tertuju pada sosok Salsa yang menunduk sambil mengetupkan tangannya memberi hormat sambil terseyum.
"Apakah kalian yang igin menikah"?.Jhonsen menganguk mantap. sementara Salsa hanya terdiam menyaksikan semua yang ada didepan matanya.
"Apakah wanita ini masih memiliki orang tua".Salsa meganguk.
"Kalau begitu minta lah restu dari kedua orang tuanya .agar beliau mau menjadi wali nikah kalian nanti,tidak baik jika menikah tampa diketahui keluarga, apa lagi gadis ini masih memiliki Kedua orang tuanya.dan alangkah tidak baik jika kita melangkahi beliau dan pernikahan kalian tidak akan sah jika tidak ada ijin dari beliau.kalian bisa saja menikah tampa wali dari Ayah gadis ini tapi kalian tetap meminta ijin pada beliau jika beliau sudah menyerahkan urusan pernikahan kalian dengan wali hakim,baru kalian bisa menikah''.penjelasan panjang Pak penghulu yang ada didepannya ini membuat wajah Salsa cerah. itu artinya dirinya tidak harus menikah sekarang,berbeda lagi dengan Jhonsen,laki-laki itu sudah muram wajahnya terlihat sedih.
''Apa kalian telah melakukan sesuatu''?.tanya pak penghulu lagi dengan wajah menyelidik.
''Tidak''.
''Iya''.jawaban serentak tapi berbeda membuat penghulu sekali gus ulama disana menatap heran.
''Iya Pak Uztaz kami berdua telah melakukan hubugan suami istri. bagai mana jika kekasih saya hamil''? itu pasti akan sangat memalukan bukan''?ucapan Jhonsen membuat mata Salsa melotot sempurna.
Apa-apaan laki-laki ini ''?..kenapa dia bisa berbicara seperti itu,bukankah mereka tidak pernah melakukan apa-apa. kecuali ciuman bibir.
''Jika memang itu semua telah terjadi maka segeralah meminta restu dari wali wanita yang igin kau nikahi''. mendegar kata-kata pak Uztaz Jhonsen menganguk mantap dan menatap Salsa dengan senyum.
''Kita akan berangkat hari ini juga kekampung halaman mu''.ucap Jhonsen setelah laki-laki paruh baya tadi pergi dari Villanya.
ππππ
Yeee..akan kah mereka menikah''?.. yuk simak par selanjutnya.
Tapi jangan lupa hadiahnya like vote and komen.
Makasih.
__ADS_1
Bay...bay...π₯°π₯°π₯°
Tbc.