
''Lanjutkan''.
''Dia ingin aku menghancurkan hubungan rumah tangga kalian''.
''Plak''.
''Aaawww....''.pekik Jeny saat satu tanparan mendarat indah diwajahnya.
''Beraninya kalian''.geramnya mengepalkan tangan, igin menghajar Jeny namun tagannya hanya mengambang diatas udara.
''Maaf kan aku Jo,dia mengancamku''.
''Persetan dengan ancamannya, itu urusanmu dengannya. bukan urusanku. lantas krnapa kau merusak rumah tangga ku''?.
''Karna aku mencintai mu Jo''.
''Cih...cinta kau bilang wanita murahan seperti mu mana mengenal yang namanya cinta''.
Ya...Jhonsen baru saja memgetahui,beberapa fakta tentang wanita yang ada didepannya sekarang.sungguh iya sangat muak, degan wanita licik seperti Jeny mau pun Dewi.
''Aku serius Jo''.
''Diam lah sekarang dengarkan aku baik-baik,setelah ini jangan pernah lagi muncul didepannku. atau pun keluarga ku, jika kau berani maka tanggung sendiri akibatnya,apa kau dengar".Jo berbicara sambil mencengkran wajah Jeny,hinga membuat wanita didepannya meringis menahan sakit.
"Iy...ii...iya...aku dengar".jawabnya tergagap.
"Sekarang lepaskan dia dan pantau kemana pun dia pergi, jangan sampai lengah".
"Baik Tuan".
Setelah mengatakan itu semua Jo langsung melangkah pergi namun entah dimana tujuannya hanya dia sendiri yang tau.
__ADS_1
Ditempat lain.
Seorang wanita muda dengan hijap panjang yang menutupi perutnya, sedang turun dari sebuah Bus.ditemani seorang laki-laki tampan yang selalu setia menemaninya, bahkan laki-laki itu rela cuti bekerja agar bisa membantu istri Bosnya itu.
Mereka memutuskan berangkat tadi malam dan sampai pukul delapan pagi.
"Wah...disini sagat nyaman Kak".ucap Salsa sambil merentangkan kedua tangannya menikmati semilir agin yang menerpa wajah cantiknya.
''Apa kau suka''.
''Salsa suka Kak''.jawabnya antusiasi sambil menatap sekliling terminal.
"Sekarang ayo kita pergi".
"Kemana Kak".
"Kerumah ibunya Kakak".
"Serius ayo".
"Wah makasih banget ya Kak".berbicara dengan wajah yang bebinar.
Tenyata laki-laki disampingnya ini sangat baik dan pengertian.
*****
"Assalamualaikum".setelah menempuh perjalanan beberapa saat akhirnya mereka sampai didepan rumah panggung yang terbuat dari kayu.
Salsa yang melihatnya langsung melongo.bukannya iya sombong atau bagai mana, tapi mengingat mapannya pekerjaan Azka.namun kenapa laki-laki itu tidak mau membantu perekonomian atau membagun rumah kediaman ibunya sendiri.
"Ibu tidak menguzinkan ku untuk merenovasi rumah ini.ibu bilang rumah ini penuh kenagan Ayah yang tidak tergantikan".Zian menjawab pikiran Salsa meskipun wanita itu sama sekali tidak bersuara, namun Azka seakan tau apa yang ada didalam pikiran wanita muda itu.
__ADS_1
"Ya sudah jangan pikirkan".
"Assalamualaikum Bu".lagi-lagi laki-laki tampan itu mengucapkan salam karna sedari tadi dirinya tidak mendapatkan jawaban.
"Walaikum salam".akhirnya terdengar jawaban dari dalam bersamaan dengan seorang wanita paruh baya yang menyembul keluar dari rumah.
"Bu"...Zian langsung menunduk dan mencium punggung tangan sang ibu dengan takzin.diikuti Salsa yang juga melakukan hal yang sama.
Hinga membuat wanita paruh baya itu menoleh pada putranya penuh tanya.
"Dia Istri Bos Zian Buk mereka sekarang dalam masalah,kita bicara didalam aja yuk Buk"? ..ngak enak dilihat tetangga".
"Oh..iya ayo masuk Nak".
"Iya Bu makasih".jawab Salsa sambil tersenyum dan ikut melangkah kedalam rumah.
Setelah sampai kedalam rumah. akhirnya Zian menceritakan yang sebenarnya terjadi. berikut dengan bahaya yang bisa kapan saja mendatangi Salsa. jika wanita yang sedang mengandung itu masih berada disisi Jhonsen.
Zian berjanji kepada sang Ibu. iya akan membawa Salsa kembali.jika wanita itu sudah sanggup untuk menghadapi kekejaman semua yang ada disekitar suaminya. bahkan yang selalu mengincar suaminya lebih tepat mengincar harta suaminya.namun pada saat Zian berbicara seperti itu mereka hanya berbincang berdua saja, karna Salsa lebih memilih menunggu mereka diruang tamu.
"Baik lah Ibu mengerti dan Ibu juga sangat senang jika kamu membawanya kesini. jadi ibu punya teman mengobrol dirumah,dari tadi ibu berharap kalau yang kamu bawa istri mu, tapi sayangnya kamu malah membawa istri orang" .
"Oh..iya Bu jika ada yang bertanya tentang Salsa.tolong katakan, jika Salsa itu istrinya Azka Bu,jika tidak Azka takut warga desa akan berprasangka buruk tentang Azka dan juga Salsa. setelah ini Azka akan pulang kembali kejakarta.mungkin Azka akan datang mengunjungi kalian satu bulan sekali atau mungkin bisa lebih karna pekerjaan Azka setelah ini mungkin akan semakin sulit. mengingat sekarang Bosnya Azka akan kelimpungan mencari istrinya".
"Apa tidak apa Nak kita menyembunyikan istri orang. Ibu takut ini malah membawa petaka".
πΉπΉπΉπΉπΉ
Jangan lupa like hadiah vote and komen makasih.
Bay...bay...πππ
__ADS_1
Tbc.