Cinta Tulus Seorang Bocah

Cinta Tulus Seorang Bocah
par 79


__ADS_3

Jhonsen langsung berlari diikuti Azka dibelakangnya, yang juga ikut panik sesaat tidak melihat Salsa.


''Dek kamu dimana''?.pangiil Jhonsen degan suara lantang hinga suaranya mengelegar disetiap sisi rumah.


Jhonsen langsung berlari menyusuri jalan raya yang padat kendaraan.dengan terus memanggil nama istrinya. sementara Azka juga outo ikut mencari,namun doi memilih arah lain karna tak igin bertengkar lagi dengan sang Kakak.


Ditempat lain


"Kita mau kemana Nona"?.tanya Zian karna sedari tadi Salsa hanya diam saja tampa bersuara.


"Nona".Zian mencoba menyentuh lengan Salsa karna wanita itu sama sekali tidak mengubris pertanyaannya.


"Eeeh..iya ada apa"?.jawabnya gugup.


"Kita mau kemana"?.. sudah hampir satu jam kita hanya mutar-mutar Nona".


Salsa langsung melotot mendengar ucapan Zian, benarkah mereka sudah dijalanan selama satu jam"?.. lalu sekarang dia harus kemana"?..


"Nona sekarang mau kemana"?.lagi-lagi Zian bertanya karna wanita itu hanya diam sambil melotot.


"Ngak tau".jawab Salsa singkat


"Apa Nona igin pulang"?.


Salsa mengeleng cepat.


"Lalu"?.tanya Zian mengernyit. Kita mau kemana Nona"?..


"Zian bisa tidak kau menolongku"?..tanya Salsa degan wajah penuh harap.


"Menolong apa Nona"?.


"Bisa kah kau jagan memberi tahukan keberadaanku pada Abang".


"Kenapa"?.bertanya degan kening yang mengeryit binggung.


"Salsa sudah mulai lelah,Salsa igin hidup tenang Zian".


"Tapi Nona".belum sempat Zian menjawab suara deringan ponsel menghentikan obrolan mereka.

__ADS_1


"Tuan pemarah".memanggil.


Sudah pasti itu adalah Jhonsen.


"Nona Tuan menelfon, saya harus apa"?.lirih Zian binggung.


"Tolong Zian plis, bilang saja kalau kau tidak tau".


Zian mendesah panjang disisi lain iya tidak tega melihat wanita didapannya. namun disisi lainnya ada Bosnya yang wajip iya turuti perintahnya,lalu sekarang apa yang harus iya lakukan"?..


Panggilan pertama terlewatkan, selang beberapa saat lagi gawainya kembali berdering.dengan terpaksa Zian harus mengangkatnya karna tak igin Bosnya curiga.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


๐Ÿ“ฑHallo Tuan".


๐Ÿ“ฑ"Kemana saja kau Zian"?.. kenapa dari tadi tidak mengangkat telfonku"?.sekarang kau diamana"?. bukankah aku sudah menyuruh mu datang kerumah utama sedari tadi, lalu kenepa kau malah hilang bak ditelan hantu"?.Jhonsen terus saja nyerocos, hinga Zian menjauhkan ponselnya dari telinga.


Salsa yang mendengarnya juga ikut meringgis ngeri.


๐Ÿ“ฑ"Maaf Tuan tadi saya ada urusan


๐Ÿ“ฑKau kesini sekarang Zian".


๐Ÿ“ฑ"Kemana Tuan"?.


๐Ÿ“ฑDasar bodoh aku dijalan X Zian".


๐Ÿ“ฑ"Baik Tuan".


Tut..tut..tut...


Panggilan terputus.


Zian langsung menatap wajah Salsa binggung,apa yang harus iya lakukan sekarang"?.. kemana iya akan membawa istri Bosnya ini sekarang"?..


******


"Ayo keluar Nona".setelah menimbang-nimbang dengan terpaksa Zian membawa Salsa keApartemen miliknya,iya binggung kemana harus membawa wanita yang tak lain adalah istri Bosnya sendiri. tak terbayangkan andai Jhonsen tau iya lah yang membawa Salsa pergi maka tamatlah riwayatnya.

__ADS_1


"Kita dimana Zian"?.tanya Salsa sambil menatap gedung -gedung yang tinggi menjulang.


"DiApartemen saya Nona.ayo masuk".


Salsa hanya menurut saja, wanita itu hanya mengekor dibelakang laki-laki jangkung itu.


"Sialhkan Nona".


"Kau disini bersama siapa Zian"?.tanya Salsa sambil melangkah memasuki apartemen Zian dan melihat-lihat sekeliling apartemen.


"Saya disini bersama Art Nona".jawab Zian singkat."Ini kamar Nona,Nona bisa beristirahat disini saya akan pergi sebentar".Zian berbicara sambil membuka pintu kamar tamu.


"Kau igin kemana"?..


"Saya akan menemui tuan Nona".


"Tolong jagan katakan jika aku disini Zian plis".pintanya dengan nada memelas.


Zian hanya menganguk, kemudian melangkah pergi menemui Jhonsen.entah apa alasan yang harus iya berikan pada Bosnya itu nanti.yang jelas bosnya itu sudah bisa dipastikan akan mengamuk.


Zian menarik nafasnya panjang,jika Salsa tinggal bersamanya, doi takut rasa kagumnya akan berubah menjadi cinta.


Berkali-kali Zian mengelengkan kepalanya untuk menghilangkan pikiran bodoh yang ada dikepalanya.hingga akhirnya mobil yang iya kendarai berhenti,karna doi sudah melihat sang Bos yang duduk dipinggir trotoar.dengan wajah babak belur.


Astaga Bosnya itu kini sudah mirip seperti gembel,yang terbuang.


"Dari mana saja kau Zian"?.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Wah pergi lagi ntu bocah kasian babang Jonya.


Jagan lupa like vote hadiah and komen makasih.


Bay..bay...


Yuk mampir disini.๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡


__ADS_1


Tbc


__ADS_2