Cinta Tulus Seorang Bocah

Cinta Tulus Seorang Bocah
par 88


__ADS_3

''Apa tidak apa-apa Nak kita menyembunyikan istri orang''?.tanya wanita paruh baya itu dengan nada kawatir.


''Yah mau bagai mana lagi Bu,Zian ngak tega melihat gadis kecil seperti Salsa harus hidup dikelilingi oleh bahaya.gadis ini masih remaja Bu,Zian sudah mengangapnya seperti adik Zian sendiri.dia masih lugu belum tau bagai mana kejamnya kehidupan dikota,Zian tau bos sangat menyayangi istrinya.tapi banyak juga yang tidak menyukainya Bu,termasuk mertua wanitanya sendiri''.


''Lho kenapa''?.


''Panjang ceritanya Bu,ya sudah ayo kita keluar kasian Salsa sendirian''.


Akhirnya perbincangan anak dan Ibu itu selesai.


''Lho kemana dia Nak''?.tanya wanita paruh baya itu sambil melihat kesana kemari.


Sesaat Zian mengayunkan langkahnya menuju keluar rumah. kerna laki-laki itu mendengar keributan dihalaman rumah. entah apa yang terjadi sekarang''?.


''Astaga''.Zian langsung menepuk keningnya sesaat setelah melihat Salsa rebutan sama anak-anak kecil yang sedang memanjat mangga.


''Aduh mati aku''.lirihnya sambil berlari menuruni rumah saat melihat istri majikannya itu malah ingin ikut memanjat pohon.


''Dek jagan Kakak mohon''.pintanya dengan wajah memelas sambil menagkupkan tagannya didada,sebagai tanda memohon.saat melihat Salsa sudah mengankat satu kakinya dibatang pohon.membuat laki-laki itu langsung panik.


''Eeeh...Kakak...tapi Salsa pengen Kak''.ucapnya sambil menyengir.


''Iya Kakak tau. tapi biarkan anak-anak yang gambil,jagan Adek nanti bahaya''.


''Iya deh tapi Salsa boleh kan minta kalau Kakak aja yang manjat''?.


"Haduh...mati gue. engak anak engak bapak doyan bener bikin hidup gue apes".batinnya.

__ADS_1


"Kak".


"Eh...iya sebentar".akhirnya hanya kata itu yang mampu doi ucapkan.


"Yyeee makasih Kak".


Zian hanya menarik nafasnya panjang kemudian melangkah menuju rumah untuk menganti pakaiannya dengan yang lebih nyaman. untuk digunakan memanjat pohon.


"Dimana Salsa Nak".tanya Maryam sambil menatap anaknya panik.


"Ada Bu dia diluar sama anak-anak .sebentar Zian mau ganti pakaian dulu".berbicara sambil melangkahkan kakinya menuju kamar.


"Mau kemana Nak"?.tanya Maryam sesaat setelah melihat anaknya berganti pakaian degan celana bola dan kaos biasa.


"Manjat mangga Bu".jawabnya sambil melangkah menuju keluar.dimana tempat Salsa berdiri degan kelima anak-anak yang kira-kira berumur dua belas tahun.


*****


Membuat Zian yang ada diatas pohon, merasa binggung dan juga lelah.hinga akhirnya laki-laki itu turun dengan wajah lesu.


"Udah Dek Kakak capek".lirihnya dengan napas yang ngos-ngosan.


"Maaf ya Kak Salsa ngerepotin Kakak".


"Ngak apa-apa Dek, ya sudah ayo bawa masuk".


"Dek bantu Kakak bawa kedalam yuk,nanti kita makan sama-sama ya"?.Salsa berbicara kepada kelima kurcaci yang ada didepannya.mereka terlihat seperti sudah mengenal lama padahal baru saja bertemu.

__ADS_1


*****


Ditempat lain.


"Kemana Zian"?.. kenapa tidak muncul"?.. sudah dua hari dia menghilang".lirih Jhonsen karna sudah sedari tadi laki-laki itu menelfon asistenya itu.namun tak kunjung nomor yang dihubungi tersambung.


"Sayang kemana lagi Abang harus mencari Adek".lirihnya sambil menunduk sedih.


Tak ingin berlarut dalam kesedihannya akhirnya Jhonsen memutuskan untuk pergi keluar rumah.


"Ting".


Satu pesan Wa masuk dari nomor tak dikenal.


Perlahan Jhonsen membuka pesan berharap pesan yang baru saja iya terima adalah dari wanitanya. bahkan laki-laki itu sampai menepikan mobilnya agar lebih leluasa membuka pesannya.namun saat iya telah membuka pesan keningnya mengernyit binggung.


"Mas apa kabar"?.. bisa ketemu sebentar ngak"?.isi pesan singkat yang masuk kedalam gawai milik Jhonsen.


🌹🌹🌹🌹🌹


Wah...siapa tu"?..pada penasaran yuk simak par selanjutnya.tapi kasi dukungan buat outhor dulu. dengan cara like vote hadia and komen.


Makasih..


Bay...bay...😍😍😍


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2