Cinta Tulus Seorang Bocah

Cinta Tulus Seorang Bocah
par 81


__ADS_3

''Apa Nona sudah makan''?..


Salsa mengeleng pelan kemudian menunduk.


"Kenapa''?.. bukankah biasanya Bibik selalu menyiapkan makanan"?.tanya Zian sambil mangeryit heran.


"Apa Nona mengiginkan sesuatu"?.tanyanya lagi sambil menatap Salsa lembut.


Salsa langsung menganguk antusiasi.


"Memangnya Nona pengen makan apa"?.


"Saya pengen makan Sushi geprek daun pisang".


"Haduh ini memang benar-benar anaknya tuan,sagat mirip dengan Papanya selalu merepotkan''.batinya Zian.


"Kau kenapa Zian"?.jika kau tidak mau ngak masalah kok,aku bisa makan yang lain".


"Eh..tidak saya bisa kok Nona".jawabnya lugas."Ya sudah kalau gitu saya berangkat Nona".


"Iya,makasih ya Zian".


"Sama-sama Nona".setelah mengatakan itu semua Zian langsung melangkah pergi.


Sementara Salsa wanita itu langsung melangkah masuk kembali kedalam kamar.


Ditempat lain.


Setelah diantarkan Zian pulang keapartemen. nyatanya Jhonsen tidak betah dirumah sendirian.al hasil laki-laki itu kembali keluar rumah dan menjalannkan mobilnya menuju rumah utama.


''Mommy''.suara Jhonsen langsung mengelegar memenuhi sisi rumah ditengah malam itu.iya benar-benar kesal dan marah. karna iya mengira Witalah yang membawa istrinya datang kerumah utama.hinga menyebabkan ini semua sampai terjadi. padahal akhir-akhir ini hubungannya degan sang istri sudah mulai membaik namun sekarang apa''?..

__ADS_1


Hinga Wita yang sudah mulai terlelep pun terbangun karna terkejut.saat mendengar keributan diluar kamar.


''Sayang bagun''.Wita mencoba untuk membagunkan suaminya yang kini sudah terlelep.


''Eem..ada apa sayang''?.tanya Alex dengan mata yang masih terpejam.


''Mommy''.lagi-lagi suara Jhonsen mengelegar memenuhi kamar.


''Itu siapa sayang''?.lirih Alex masih degan mata yang kantuk.


Sementara Wita sudah ketar-ketir duluan saat mendengarkan suara sang putra,sudah bisa dipastikan putranya itu kini sedang marah besar.


''Dor...dor..dor''.


''Buka pintunya Mom''.


Bahkan kini Jo sudah mengedor pintu kamar kedua orang tuanya.


''Dimana istri Jo kalian sembunyikan Mom''?.lirihnya dengan nada sendu.


''Plis Mom kembalikan istri Jo,hiks...hiks...Jo sagat mencintainya Mom,tolong jagan pisahkan Jo dengan istri Jo,Jo berani bersumpah bahwa Jo tidak pernah menyentuh Jeny sedikit pun Mom''.lirihnya dengan tubuh yang sudah melorot kelantai.dan berlimpuh dibawah kaki Wita.


Sementara Wita yang sama sekali tidak mengerti degan apa yang Jhonsen ucapkan hanya bisa mematung ditempatnya, dengan tatapan binggung menatap suaminya.namun hatinya menjadi sedikit tenang andai Jo benar-benar tidak pernah menyentuh Jeny.itu artinya iya ditipu mentah-mentah oleh wanita itu dan iya harus mencari tau kebenarannya.


"Sabar Boy istri mu pasti akan baik-baik saja, Daddy yakin itu".Alex berbicara sambil menepuk bahu putranya pelan.


"Tapi dimana istri Jo sekarang Dad,apa Daddy bisa menemukannya"?.


''Maaf kan Daddy,ini semua salah Daddy''.


''Maksudnya''?.tanya Jo mengernyit binggung.

__ADS_1


''Daddy yang meminta asisten Daddy untuk menjmput istri muy dan membawanya kemari,Daddy sagat igin kita berkumpul bersama disini,Daddy juga igin kenal degan istrimu dan juga menjaganya Jo''.Alex menarik nafasnya panjang kemudian kembali bersuara.


"Daddy ngak tau kalau adikmu menaruh hati pada istri mu".lirihnya penuh penyesalan.


"Maaf kan Daddy,Daddy janji akan berusaha semampu Daddy untuk membantumu mencari menantu Daddy".


Jhonsen terdiam iya pikir ini semua adalah rencana Mommynya, namun pikirannya salah,seketika itu juga rasa bersalahnya kepada sang ibu langsung menyeruak,kemudian berdiri dan berkata.


"Maaf kan Jo Mom".


Wita hanya menaggapi anaknya degan senyum kemudian meraih tubuh tegap putra pertamanya dengan pelukan sayang.


''Dari mana kamu Azka''?..tanya Alex sesaat setelah melihat putra bungsunya memasuki rumah sedangkan sekarang sudah hampir pukul sebelas malam.


''Nyari Salsa Dad''.jawabnya malas apa lagi setelah melihat Jhonsen ada disana.


Jhonsen hanya menanggapi adiknya dengan wajah datar,untuk saat ini iya malas untuk berdebat,pikirannya saat ini benar-benar kalut.


''Ayo sayang Mommy antar kekamar''.


''Jiah...manja''.ejek Azka sambil tersenyum mengejek.


🌹🌹🌹


Lah babang Azka kayaknya masih pengen diunyel-unyel sama Bang Jonya.


Jagan lupa like vote,hadiah and komennya makasih.


Bay..bay...😍😍😍


Maaf masih banyak toypoπŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2