Cinta Tulus Seorang Bocah

Cinta Tulus Seorang Bocah
Par26


__ADS_3

''Sana minggir calon suamimu mau masuk''.


Salsa hanya menurut saja iya berjalan keluar dari kamar.


''Abah''. panggil Salsa saat melihat laki-laki paruh baya sedang melangkah memasuki rumah.


''Lho Nak kok pulang gak bilang-bilang Abah''?.Abah bertanya sambil melangkah menghampiri sang anak. degan cepat Salsa mencium tagan beliau sungguh iya benar-benar merindukan kedua orang tuanya.


''Kejutan Bah''.


''Salsa''....jeritan melengking dari luar membuat seisi rumah ikut terkejut.


Jo,Zul dan Angga sedang berdiri diambang pintu degan wajah terkejutnya.


''Jo,Zul Angga''. pekik Salsa sambil berlari menghampiri ketiga sahabatnya.


Jo yang sedang berada didalam kamar langsung keluar saat mendegar suara ribut diluar.


Wajahnya memerah saat melihat calon istrinya berpelukan degan ketiga sahabatnya seperti teletabis.


''Lho nak Jo juga ada to''?.sapa Abah saat melihat Jo berjalan berniat menghampiri Salsa tapi niatnya degan terpaksa iya urungkan saat mendegar sapaan dari Abah.


''Eh..Pak''.


''Iya Jo datang lagi pegen makan sambal terasi Ibu''.lirihnya sambil menyelami tagan laki-laki peruh baya itu.


''Ayo duduk Nak kita makan dulu''.Abah menarik tagan Jo untuk duduk dimeja makan.diikuti oleh bocah Somplak sahabat Salsa.


''Sal kenapa Om ini ada dirumah lho''.bisik Zul,yang duduk disebelah kiri Salsa.


''Entar gue kasi tau''.Salsa balas berbisik.


Sementara Jhensen matanya sudah mendelik kesal melihat kedekatan Ketiga sahabat Salsa degan kekasihnya itu.


Setelah makan malam semua yang ada disana duduk mengobrol diruang TV.tapi bukan untuk menonton TV karna TVnya tidak nyala sama sekali.karna Jhonsen sudah mengatakan jika dirinya igin membicarakan sesuatu.


''Nak Jo mau bicara apa''?..tanya Abah memulai pembicaraan.


''Saya kesini untuk meminta restu Bapak dan Ibu''.sejenak Jhonsen menarik nafasnya panjang kemudian kembali bersura.''.kanarna saya igin melamar anak Bapak''?..kata-kata Jo mengagetkan seisi rumah.sejak kapan Salsa memiliki hubugan degan laki-laki dewasa ini.bahkan pada saat Jo kesini laki-laki itu tidak memberitahukan apa pun tentang hubugan mereka.


''Lho kapan kalian pacarannya''.tanya Emak heran.

__ADS_1


''Jadi juga lho Sal sama ntu Om-Om''?...bisik Zul lagi tepat ditelinga Salsa.


Sementara Salsa gadis itu sudah tegang duluan ,iya sungguh takut Jhonsen akan berbicara yang tidak-tidak lagi seperti kemaren.


''Pak Buk tolong nikahkan kami secepatnya sebelum Salsa hamil anak saya''.


''Jdeerrr''...


Hal yang ditakuti Salsa akhirnya terjadi juga.bagaikan petir dising bolong mendegar kata yang diucapkan Jhonsen tubuh Salsa langsung gemetar takut akan kemarahan Abah.


Sementara Jhonsen langsung bersujut dikaki Emak sambil menjalankan tipu muslihatnya.


Abah yang mendegar kata itu langsung geram dan bagun dari duduknya.


''Palak''..satu tamparan mendarat dipipi Jhonsen.karna pada saat Abah igin menampar Salsa justru wajah Jhonsen yang berada disana.


Ya saat Jhonsen melihat Abah igin menampar Salsa doi langsung sigap untuk melindungi.


''Bah sudah jagan marah-marah tidak baik untuk kesehatan Abah''.pinta Emak sambil membawa Abah duduk kembali.


Sementara Salsa dan ketiga sahabatnya masih diam terpaku mencerna apa yang sebenarnya terjadi''?.


''Anak tidak tau diuntung bikin malu keluarga''.


''Jo yang salah Pak''..


''Jo yang memaksa Salsa''.


''Mohon jika Bapak igin memukul,pukul Jo Pak jagan Salsa''.ucap Jhonsen sambil berlimpuh dibawah Abah.


"*Ah...persetan degan harga diri yang penting apa yang saya iginkan bisa saya dapatkan".batin Jhonsen.


"Oh ya Allah laki-laki ini sagat pandai bersandiwara igin sekali aku menendang bokongnya itu".batin Salsa geram melihat tingkah Jhonsen''.


"Tapi tolong Izinkan saya bertanggung jawab atas kesalahan yang sudah saya lakukan Pak"?..sambungnya lagi.


"Buk"..satu pukulan mendarat diwajah tampan Jhonsen membuat semua orang yang ada disana menjerit takut.


"Bah sudah jagan pukul Jo lagi".


"Jika Abah memukulinya terus dia bisa mati".

__ADS_1


"Jika dia mati siapa yang akan menikahi anak kita Pak".jerit Emak sambil menangis.


Salsa juga ikut menagis. iya sungguh tak tega melihat Emak bersedih apa lagi itu hanya karna dirinya.


"Secepatnya kalian akan segera menikah,tapi setelah itu pergilah dari sini jagan pernah injakkan kaki kalian lagi disini,Abah tidak sudi memiliki anak seperti mu".setelah Abah mengucapkan kata-kata itu iya pun pergi berlalu sambil mengusap Air matanya yang menetes tampa permisi.


Saat mendegarkan itu semua tagisan Emak semakin pecah.


"Mak maafkan Salsa tapi Salsa bisa jelaskan Mak"..


"Sudah sana masuk kekamar".pinta Jhonsen pada Salsa karna doi takut Salsa membocorkan semua kebohogannya.jika semuanya Bocor maka akan sulit baginya untuk menikahi Salsa.itu semua karna dirinya yang belum bisa mengerti dan mengakui perasaannya.


"Mak''..panggil Salsa lagi saat Emak melangkah menjauh menuju kamarnya.


"Om kenapa ngomong seperti itu''?. kitakan tidak''.


"Ummm".degan cepat Jhonsen ******* Bibir Salsa didepan semua sahabatnya,sekalian pembalasan karna mereka sudah berani memeluk gadisnya.


Zul,Jo dan Angga.langsung melotot melihat tontonan tak senonoh didepannya sekarang.


"Om gila ya".umpat Salsa saat Jhonsen melepaskan bibirnya.


"Masuk atau gue cium lagi".ancamnya membuat Salsa degan terpaksa berjalan memasuki kamar.


Sementara Keempat laki-laki itu memilih tidur diruang tamu degan beralaskan tikar.sedari tadi Jhonsen sagat kesulitan untuk terlelap.itu semua karna badannya yang sakit akibat tiduran dilantai.sementara ketiga sahabat Salsa sudah sedari tadi terlelap dalam tidurnya, sambil mendengkur.


"Aarrrr''... kalau seperti ini kapan gua mau tidur,ini lagi tiga cecuguk malah ngorok seperti kodok.Eerrrggg...brisik baget".gumamnya sambil berjalan keluar rumah.


"Aha...gue masuk kamar Salsa saja mumpung semuanya pada tidur".lirihnya sambil menutup pintu dan berjalan mengendap-endap ingin memasuki kamar Salsa.


"Ehem''. suara dehemen seseorang membuat langkah Jo terhenti.


"Abah".lirihnya karna melihat Abah sedang berdiri didepan pintu kamar.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Hati-hati kamu JoπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Jagan lupa dukungannya like vote hariah and komen makasih.


Bay...bay...πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2