
''Pa mana istri Jo''?..
Jhonsen yang baru sampai dirumah sakit saat mendapatkan telfon dari Zian,asistennya itu mengatakan jika istrinya dijemput oleh tagan kanan Daddynya.
Seketika itu juga rasa kawatir memenuhi hatinya.tampa pikir panjang dan tampa permisi Jhonsen langsung berlari menuju parkiran dan menlesetkan mobilnya kerumah utama.
Dan disini lah iya sekarang,didepan semua orang namun kemana istrinya''?..Seketika itu juga rasa cemas,emosi berbaur menjadi satu.
''Dimana Istri Jo Mom''?..tanya Jhonsen dengan suara yang sudah mulai meninggi,bahkan matanya sudah mulai memerah dengan tagan terkepal kuat menahan emosi.
''Istri kamu dibelakang bersama Azka''.Bukan Wita yang menjawab namun Jeny,wanita itu sengaja memancing emosinya Jhonsen.
Seketika itu juga emosi Jhonsen mencapai ambang batasnya.laki-laki itu mempercepat langkahnya menuju taman belakag rumah.
****
''Ayo duduk''.
''Kau tidak apa-apa''?tanya Azka sambil membantu Salsa duduk.
''Maaf Pak Salsa gak apa-apa kok''.lirihnya berusaha menghindari tagan Azka yeng terus merangkulnya.
''Adek''.
Panggilan seseorang yang mampu membuat tubuh Salsa semakin bergetar dan ketakutan.bahkan wanita itu sama sekali tidak berani untuk menoleh kebelakang.
__ADS_1
''Greb''.Jhonsen langsung menarik tagan istrinya agar menjauh dari sang adik.
Namum diluar dugaan Salsa. Azka malah ikut menarik tagannya.
''Lepas kan Istri Kakak Azka''.ucap Jhonsen dengan suara yang mengelegar sehinga membuat semua orang yang ada diruagan tamu berlari menuju belakang.
''Azka tidak akan melepaskan Salsa pada laki-laki seperti Kakak''.
Wita mematung ditempatnya, sementara Alex hanya terus memyaksikan perdebatan anaknya karna beliau belum mengerti apa masalahnya.
"Apa istri Jo yang dimaksud Azka kemaren jika benar bisa gawat.bakalan terjadi perang saudara ni".batin Wita merasa was-was.
"Apa maksud mu Azka"?...bentak Jhonsen sudah dihantui rasa cemburu.bahkan tagan istrinya iya gengam dengan sagat kuat membuat Salsa meringis menahan sakit.
"Azka mencintainya Kak,Azka menyayanginya,Kakak yang telah merebutnya dari Azka,Kakak bukan hanya jahat tapi Kakak juga penjahat kelamin yang dengan mudah menghamili wanita lain. setelah Kakak menihahinya".ucap Azka degan nada berapi-api.
Namun berbeda dengan Jeny wanita itu malah tersenyum dan tertawa jahat menyaksikan tontonan geratis didepannya.
''Kau''.Azka juga tak kalah emosih hinga terjadi baku hantam antara adik Kakak itu.
Bahkan mereka sama sekali tidak memperdulikan jeritan Wita yang meminta mereka untuk berhenti.
Salsa yang sudah tidak mampu menyaksikan itu semua mencoba untuk melerai pertikaian itu.
''Abang udah Bang''.lirihnya semakin ketakutan karna baik Jhonsen maupun Azka kini sudah babak beluar.
__ADS_1
Karna tidak ada yang mau mendengarkannya, akhirnya Salsa memutuskan untuk pergi saja dari sana.
''Nona mau kemana''?.tanya Zian sesaat melihat istri bosnya setengah berlari keluar dari rumah utama.
Yah laki-laki itu baru saja sampai kerumah utama karna Jhonsen yang memintanya.
''Bawa aku pergi Zian''. lirih Salsa menagis tersedu-sedu.
Tampa pikir panjang Zian langsung berlari membukakan pintu Mobil agar Salsa bisa lebih cepat masuk.jujur iya benar-benar tidak bisa melihat air mata wanita yang ada didepannya.entahlah iya benar-benar tidak mengerti dengan perasaannya saat ini.yang jelas Zian ikut sakit saat melihat kesedihan wanita remaja ini.
''Hey Jo istrimu sudah pergi apa kalian igin bertengkar terus''.pangil Alex agar anaknya berhenti bergulat.
Jhonsen langsung tersadar dari kemarahannya, laki-laki itu langsung menoleh kearah dimana istrinya tadi berdiri namun nihil kemana istrinya
πΉπΉπΉπΉ
Yah Bang Jo sih ngilang deh tu Salsanya.
Jagan lupa dukungannyaa like vote hadiah and komen makasih.π₯°π₯°π
Bay..bay..ππ
Yuk mampir disiniπππ
__ADS_1
Tbc.