Cinta Tulus Seorang Bocah

Cinta Tulus Seorang Bocah
par 42


__ADS_3

''Abang mau apa''?lirih Salsa pelan saat melihat suaminya melangkah semakin mendekat setelah megunci pintu kamar.


Tampa menjawab Jo langsung meyemabar bibir istrinya ********** degan lembut dan menuntut.


Satu tagannya iya lilitkan dipinggang sang istri. tagan satunya lagi iya letakkan dibelakang leher istrinya supaya ciuman mereka lebih dalam.


''Bang itu tunagan kamu diluar lho''.lirih Salsa degan nafas yang memburu setelah berhasil merepaskan jeratan bibir suaminya.


'''Apa perduliku degannya.Abang megiginkanmu sekarang''.berbicara degan suara berat,sambil menarik hijap sang istrinya dan megecup leher istrinya hinga meninggalkan bekas kebiruan disana.


''Sayang''.lirih Jhonsen disela-sela permainannya.


''Bibik''..suara Jeny membuat mata Salsa membola.


''Bang itu''.lirih Salsa disela-sela pergerakan suaminya yang masih aktif menggerakan tubuhnya.


''Biarkan saja''.berbicara sambil tetap menggerak-gerakkan tubuhnya.


''Oh...sayang...''.rancau Jhonsen disela-sela pelepasannya.


''Makasih sayang''.lirih Jhonsen sambil megecup kening istrinya dalam dan ambruk tepat disebelah istrinya kemudian menarik tubuh polos istrinya kedalaam dekapannya.


''Mbak Jenynya gimana''?..tanya Salsa sambil megelap kerigat dikening sang suami.


''Biarkan saja lama-lama dia juga bakalan pergi''.lirihnya degan tagan yang sudah mulai meraba-raba tubuh polos istrinya kembali.


''Abang mau apa lagi''?


''Abang masih megiginkanmu sayang''.berbicara sambil megunci kembali tubuh istrinya.


''Abang iihh...gak capek''.


''Gak enak sayang''.


Mendegar Jhonsen berbicara fulger,membuat wajah Salsa memerah menahan malu.


Sementara Jhonsen iya langsung meyerang istrinya,mereka melakukannya hampir malam. hinga Jeny yang ada diluar rumah degan terpaksa pergi dari sana degan wajah menggerutu kesal.


''Abang bagun sudah hampir maghrip''.panggil Salsa sambil menggoyang-goyangkan bahu polos suaminya yang masih tertidur pulas sambil memeluknya erat.


''Abang bagun sholat dulu nanti tidur lagi''.


''Hheemm...''.Jhonsen megerjapkan matanya untuk megumpulkan kesadaran.


''Iya sayang''.kemudian iya bagun dari berbaringnya degan tubuh polos iya berjalan kekamar mandi,Salsa yang melihat ulah suaminya hanya bisa geleng-geleng kepala.


Setelah melihat suaminya keluar dari kamar mandi degan cepat Salsa berlari,doi hanya memakai kimuno handuk yang sempat iya pakai sebelum suaminya keluar dari kamar mandi.


Jhonsen hanya terkekeh melihat tingkah malu-malu istrinya.

__ADS_1


"Astaufirullah kenapa badan Salsa jadi seperti macan tutul begini"..pekiknya saat berdiri degan tubuh polosnya dedapan cermin kamar mandi.


"Abang kelewatan".kesalnya sambil melanjutkan mandi karna sudah terdegar suara azan dimesjit.


Salsa mencium tagan suminya degan takzim setelah mereka meyelesaikan sholat mahrip sore itu.


Kemudian iya meletakkan mukena dan berjalan keluar kamar.


"Kemana sayang".tanya Jhonsen sambil megikuti langkah sang istri keluar kamar.


"Masak Bang,Abang lapar kan"?...


"Lho tapi tadikan udah beli kok masak lagi".Jhonsen sudah igin sekali memakan rendang yang sagat enak menurutnya.


"Udah habis Abang".


"Lho siapa yang makan"?..


"Nyonya cantik".


"Nyonya cantik siapa"?kening Jhonsen berkerut binggung siapa nyonya cantik yang dimaksud istrinya.


"Tunagan Abang lah siapa lagi".jawabnya sambil ngeloyor pergi degan wajah kesal,entah kenapa megugat suaminya mempunyai tunagan,hati rasanya bagai diremas sakit sekali.


"Oh..perempuan ular itu".lirihnya lesu sambil duduk dikursi meja makan degan wajah masam.


Salsa megeryit.


Perempuan ular siapa yang dimaksud suaminya perempuan ular.


"Siapa yang Abang maksud manusia ular, bukankah dia sagat cantik dan ****"?.


"Yang **** itu cuman Adek,bisa digoyang kapan pun Abang mau".bisiknya tepat ditelinga Salsa membuat bulu kuduk wanita itu langsung meremang.


Jhonsen yang melihat pipi istrinya merona langsung terkekeh geli.kemudian tagan besar itu meligkar diperut ramping sang istri.


"Abang gimana caranya Salsa masak kalau seperti ini"?..lirih Salsa yang kesulitan untuk bergerak karna Jhonsen terus memeluknya erat.


"Biar Abang yang masak Adek duduk".pintanya sambil mengangat tubuh Salsa degan sekali hentakkan kemudian iya duduk kan dikursi makan.


Salsa hanya menurut,iya duduk sambil melihat suaminya yang sibuk degan peralatan dapur.


Dua mangkuk sup daging sudah terhidang dimeja makan,aromanya sagat menggugah selera,teryata suaminya ini selain tampan dan seorang dokter Jhonsen juga sagat pandai memasak.belum Salsa mencicipi masakan suaminya iya sudah yakin sup ini pasti rasanya enak.


"Ayo sayang dimakan".


"Wahh kayaknya enak nie".sambut Salsa degan wajah gembira.


"Nasi ada tidak".Salsa bertanya sambil nyegir. iya tidak akan kenyang jika hanya memakan sup saja.

__ADS_1


"Ada tadi Abang udah masak,tunggu disini Abang ambil".suami idaman Jhonsen tau saja istrinya paling tidak bisa lepas dari nasi,beda degan dirinya yang sudah terbiasa makan hanya degan makanan seperti ini,iya merasa sudah sagat cukup dan kenayang.


"Tara ini buat istri Dokter Jhonsen Alex Sander".ucapnya penuh semagat sambil membawa satu piring nasi.


Salsa yang melihat tingkah suaminya hanya terkekeh geli.


"Abang gak pakai nasi".


"Enggak sayang ini udah cukup".


"Enak Bang".lirih Salsa degan mulut yang penuh degan makanan.


Jhonsen menaggapi pujian Salsa hanya degan seyum.iya megusap kepala istrinya degan sayang.


"Sini piringnya biar Salsa saja yang cuci".pintanya setelah mereka berdua selesai makan.


"Kita kerjakan sama-sama".Jhonsen berbicara sambil berdiri membantu istrinya membereskan meja,sementara Salsa yang mencuci piring.


Setelah selesai mereka berdua duduk diruagan tv.


''Jagan yang itu Dek gak enak,apa-an kartu kepala botak gitu''.Jhonsen berbicara sambil berusaha merebut remot tv yang dipegang oleh Salsa.


''Abang iih..ini seru tau''.


''Seru apa-an orang jelek gitu betul...betul...betul...''.Jhonsen berbicara sambil menirukan gaya upin dan ipin seperti sereal kartun ditv.


Salsa yang melihatnya hanya terkekeh geli,sungguh suminya ini selain tampan juga sagat meggemaskan.


''Nah ini baru seru''.


Salsa yang melihat layar tv menampilkan filem actiaon.


''Iihh Abang ganti gak Salsa gak suka nonton ini''.


''Trus sukanya apa''?..


πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯


Nah suka apa dedek Salsa nya''?...


Suka hadiah like vote and komen ya''?


He..he...jasi donk dedeknya.


makasih


bay...bay...😍😍😍


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2