
''Jhonsen''.suara seseorang membuat Jhonsen dan yang lainnya menghentikan langkah.
''Mommy,Azka''. lirih Jhonsen pelan.
''Jo dari mana saja kamu,dasar anak nakal''.lirih Wita sambil menimpuk kepala Jhonsen degan tas yang iya bawa.
''Aaw..sakit Mom''.Jhonsen berbicara sambil mengusap kepalanya yang baru saja ditimpuk Mommynya.
''Dasar anak nakal,dari mana saja kau ha''?..
''Pulang Mom''.jawab Jhonsen singkat sementara Salsa sudah berinsut mundur dan bersembunyi dipunggung Tantri sahabatnya.iya benar-benar takut saat melihat wajah ibu mertuanya itu,mesih jelas diigatannya saat wanita itu juga tidak mau mengakui cucunya sendiri.
"Pulang kemana"?.bahkan kau sudah lama tidak pulang kerumah".lagi-lagi Mommy Wita menimpuk kepala putranya degan tas yang iya bawa.
"Aww..sakit Mom".Jhonsen mengusap-usap kepalanya yang sakit akibat tas yang dipakai Mommynya terdapat besi disekitar talinya.
"Salsa".Azka langsung nyeletuk dan berjalan menghampiri Salsa.kemudian doi langsung menarik Salsa untuk memasuki rumah yang sudah dibuka oleh Zian.
Salsa hanya menurut"kesempatan,iya bisa lari dari amukan ibu mertuanya itu".itu pikirnya
Namun belum sempat iya dan Azka memasuki rumah tagannya sudah ditarik oleh Jhonsen.
"Adek mau kemana"?.
"Masuk Bang".jawab Salsa pendek.
''Adek masuk sama siapa''?..
''Sama Pak Azka''.jawab Salsa pendek membuat Jhonsen menahan kesal.
''Masuk sama Abang".doi langsung saja menarik tagan istrinya.namun belum sempat Jhonsen memasuki rumah,suara Mommynya menghentikan langkah Jhonsen.
''Mau kemana kamu"?..Mommy belum selesai berbicara''.
''Mom plis"?..Jo capek Mom"!!butuh istirahat. sekarang sudah tengah malam,sebaiknya Mommy pulang''.
''Kau mengusir Mommy''?..nada suara Wita sudah mulai meninggi.
"Bukan begitu Mom,Jo benar-benar capek sekarang".
''Diam lah sebentar,ada yang igin Mommy bicarakan padamu".
"Ada apa lagi sih Mom"?..
''Mommy sudah tau semuanya tentang Jeny dan Mommy igin kamu segera menikahi Jeny''.
__ADS_1
''Deg''.
Jantung Salsa rasanya berhenti berdetak.saat mendengar kata itu lagi dan lagi.
apakah niatnya igin memaafkan suaminya itu adalah salah"?.. lalu iya harus bagai mana sekarang''?..
''Apa maksud Mommy''?tanya Jhonsen dengan nada tinggi,sementara tagan laki-laki itu kini meraih tagan istrinya.doi takut Salsa akan pergi lagi dari dirinya.
''Bukan kah Mas sudah dengar apa yang Mommy katakan''?.
''Diam kau setan jagan pernah kau main-main dengan ku wanita murahan,atau kau akan kusuntik mati nanti''.geram Jhonsen dengan gigi yang bergemeletuk menahan kesal.igin rasanya iya menghabisi wanita yang ada didepannya sekarang.namun akal sehatnya masih bisa iya gunakan.
Mendengar ancaman Jhonsen Jeny tersentak nyalinya menciut seketika,pasalnya iya belum pernah melihat seorang Jhonsen semarah ini. namun kali ini laki-laki itu terlihat sagat marah.
''Jhonsen apa yang kau katakan,dia sedang megandung anak mu"?..Jo mommy sudah menyelidiki semuanya''.
''Cih..kapan aku membuat anak denganmu wanita murahan''?..geram Jhonsen sudah mulai berjalan mendekati Jeny,namun tagannya sama sekali tidak iya lepasian dari Salsa istrinya.
''Lepas Bang''?..
''Diam lah Dek,jagan memancing emosi Abang''.bentak Jhonsen pada istrinya itu
membuat wajah Salsa seketika memerah dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.
''Kau dengar wanita murahan,apa pun rencana mu semuanya tidak akan pernah berhasil,ku igatkan kau sekali lagi,kau akan menyesal karna sudah pernah mengusik hidipku,lebih baik kau mangakui semua kebohongan mu. jika aku yang akan membongkarnya,maka hidupmu akan berakhir membusuk dipenjara''.Jhonsen berbicara sambil menunjuk-nunjuk wajah Jeny. sementara tagan kirinya masih mengengam erat tagan istrinya.
Sementara Mommy Wita Azka,Zian Tantri dan yang lainnya hanya mematung tanpatnya tampa berani berbicara sepatah kata pun.
Yah beberapa hari yang lalu Mommy Wita mendapatkan infor masi dari anak buahnya, bahwa delapan puluh persen anak yang dikandung Jeny adalah anak Jhonsen.
Terlihat beberapa kali Jeny memasuki Hotel degan laki-laki.dari postur tubuh hingga potongan rambut sagat mirip degan Jhonsen, namun sayangnya wajah laki-laki itu sama sekali tidak bisa dilihat.
Jadi Mommy Wita menyimpulkan bahwa memang anaknya lah yang telah menghamili Jeny. berbeda dengan Alek laki-laki paruh baya itu sama sekali tidak mempercayai apapun yang Jeny ucapkan.
Dan Wita juga sudah mengetahui jika Salsa memang benar istri dari anaknya dan wanita muda itu memang benar telah mengandung cucunya.
''Mau kemana kamu Jo''?.tanya Wita saat melihat Jhonsen igin beranjak dari tempatnya.
''Masuk Mom istirahat,Istri Jo lelah''.setelah mengatakan itu semua Jhonsen degan cepat membawa istrinya masuk kedalam rumah,meskipun istrinya itu selalu saja memberontak,namun Jo tidak perduli doi tetap menggengam tagan Istrinya dan berjalan melewati semua orang tak terkecuali Adiknya Azka yang kini berdiri tepat didepan pintu.
''Lepas Bang''.Salsa berbicara sambil menghempaskan tagan suaminya dari tagannya.
''Dek plis Abang capek Dek''.ucapnya degan nada memelas.
''Abang bilang Abang capek''?..Salsa lebih capek Bang,Salsa capek diginiin terus''.
__ADS_1
''Adek mau kemana''?.Jo langsung panik saat melihat istrinya itu beranjak igin keluar.
''Salsa mau pergi Bang,disini Salsa selalu mendapatkan tekanan,Salsa igin tenang Bang. Salsa igin hamil dalam keadaan tenang''.lirihnya sudah mulai terisak.
''Dek plis percaya sama Abang,Abang ngak pernah melakukan hubungan suami Istri dengan Jeny atau wanita manapun setelah Abang mengenal Adek''.Jhonsen berlutut didepan istrinya karna wanita itu kini sudah terduduk dilantai.
''Seandainya Salsa bisa mencoba untuk mempercayai Abang,lalu bagai mana degan anak yang Jeny kandung''?..
Jhonsen tak bergeming
"Jawab Bang,kenapa Abang diam saja''?..desak Salsa karna suaminya itu hanya diam saja.
''Satu minggu,beri Abang waktu satu minggu untuk membuktikan jika anak yang Jeny kandung bukanlah anak Abang''.ucapnya dengan penuh keyakinan.
''Baik".
"Tapi jika dalam satu minggu Abang tidak bisa membuktikan semunya,tolong lepaskan Salsa Bang,biarkan Salsa pergi.Salsa lelah seperti ini terus Bang''.sambungnya lagi.
Jhonsen mendesah panjang,kemudian mengusap wajahnya kasar. seharusnya hubungannya dengan sang istri sudah membaik sekarang.namun karna ulah Mommynya dan wanita sialan itu lagi-lagi dirinya bertengkar dengan sang istri.
''Abang tidak sanggup kan''?..
''Ok Abang siap".jawabnya mantap.
"Sekarang mandi lah dulu,Adek pasti lelah seharian diperjalanan''.Jhonsen berbicara sambil mengankat tubuh Sang Istri menuju kamar mandi,doi tidak perduli meskipun istrinya itu terus memberontak.
"Salsa bisa sendiri Bang''.Pinta Salsa karna suaminya itu masih terus membantunya membuka pakaian.
''Tolong redam emosi Abang Dek,jagan memancing terus''.jawabnya sambil terus membuka pakaian sang Istri.
Akhirnya Salsa hanya membiarkan suaminya itu melakukan apa yang Jhonsen iginkan.
''Tidur lah''.ucapnya setelah selesai mengenakan pakaian dirinya dan juga sang Istri.kemudian doi pun ikut berbaring dan menarik Istrinya kedalam dekapannya.
๐น๐น๐น๐น
Maaf tadi malam ngak updet outhornya kelelahan๐๐๐
Jagan lupa hadiahnya like vote and komen makasih.
Bay..bay...
Yuk mampir disini.๐๐
__ADS_1
Tbc.