Cinta Tulus Seorang Bocah

Cinta Tulus Seorang Bocah
par73


__ADS_3

Jhonsen langsung mendelik.kemudian menoleh setelah laki-laki itu menutup pintu mobil dan meletakkan istrinya.


''Mau apa kau mencariku''?..


''Dasar pikun''.gerutunya pelan namun masih bisa didengar Jhonsen.


''Tuk''.


''Aw..sakit tuan''.berbicara sambil mengusap keningnya yang disentil sang Bos.


''Kau sagat suka bertele-tela katakan apa yang igin kau katakan''.


''Tentang Jeny tuan''.


''Kita pulang dulu sampaikan nanti dirumah''.


''Baik tuan''.


Setelah mengatakan itu semua Jhonsen langsung masuk kedalam mobil,diikuti Zian dari belakang dengan mengendarai motor gede miliknya.


Selang beberapa saat mobil yang mereka kendarai sampai didepan Apartemen Jhonsen.


Jhonsen langsung mengankat tubuh sang istri menuju rumah dan membawanya masuk kedalam kamar. perlahan iya meletakkan istrinya diatas tempat tidur agar wanita itu tidak terbagun.


Setelah memastikan istrinya itu aman doi langsung ngacir keluar dan menemui Zian diruagan kerjanya.


Terlihat laki-laki itu duduk santai dikursi yang ada diruagan kerjanya sambil memainkan gawai yang ada ditagannya.


''Apa inpormasi yang berhasil kau dapatkan''.tanya Jhonsen tanpa basa-basi.


Mendengar suara Bosnya Zian langsung tersadar dan sepontan berdiri dan menunduk memberi hormat.kemudian terlihat laki-laki itu mengotak-atik gawainya kemudian melangkah mendekati meja kerja Jhonsen dan berkata.


''Ini Tuan''.ucapnya sambil menyodorkan gawai miliknya didepan Jhonsen.


Kening laki-laki itu mengeryit saat melihat vidio didalamnya. seketika itu juga igatan-igatan masa lalunya menghantui pikirannya,terasa nyata dan seperti baru saja terjadi,membuat Jhonsen mengepalkan tagannya menahan emosi.dengan gigi yang bergemeletuk kuat dan bertanya.


''Mau apa wanita itu datang keindonesia''?..


''Untuk itu saya belum tau tuan,namun kekacauan yang dibuat Nona Jeny,saya yakin pasti ada kaitannya dengan mantan istri anda tuan''.


''Tolong kau selidiki secepatnya, saya hanya diberikan waktu satu minggu oleh istri ku,jika dakam satu minggu saya tidak bisa membukatikan kebenarannya,Salsa meminta saya menceraikannya''.ucapnya degan nada getir.

__ADS_1


"Baguslah itu artinya saya bisa mendekati Nona".batin Zian sambil tertawa jahat.


"Apa yang kau pikirkan Zian"?..tanya Jhonsen penuh selidik


"Tidak ada tuan".jawanya santai.


"Cih..Salsa tidak akan mau degan laki-laki seperti mu".


"He..he...tuan tau saja"?..jawabnya sambil menyengir.


"Ih...keluar kau sana Zian, kau membuatku semakin lelah saja".geram Jhonsen degan ulah anak buahnya itu.


Sementara Zian hanya terkekeh geli melihat kecemburuan Bosnya.


"Saya permisi tuan".


"Hem".hanya itu jawaban yang keluar dari mulut Jhonsen.


Kemudian ikut keluar dari ruagan kerjanya dan melangkah masuk kedalam kamar.


"Sayang".panggil Jhonsen saat iya tidak menemukan istrinya itu diatas tempat tidur.


"Sayang".Jhonsen melangkah menuju kamar mandi karna terlihat pintu kamar mandi terbuka sedikit.


Membuat inti tubuh laki-laki itu outo berdiri degan sempurna.


Perlahan kakinya melangkah dan langsung memeluk pinggang ramping sang Istri, membuat wanita itu outo menjerit karna terkejut.


"Abang".pekik Salsa disela-sela kucuran air.


"Iya sayang".jawab Jo lirih dengan suara beratnya.


"Salsa mau mandi Bang".


"Hem".hanya itu kata yang mampu Jhonsen ucapkan.


"Eemm"...lenguhan kecil keluar dari mulut Salsa,karna Jhonsen meraba-raba tubuhnya.


membuat laki-laki itu outo semakin bernafsu.


"Abang...iiihh...Salsa mau mandi Bang,ini udah malam Lho Salsa bisa masuk agin Bang".

__ADS_1


"Hem".lirihnya sambil membuka pakaiannya dan membuka pakaian dalam sang istrinya. setelahnya Jhonsen langsung megambil handuk yang ada didalam kamar mandi, kemudian membalut tubuh mulus istrinya dan mengangkatnya menuju tempat tidur.


"Abang mau apa".kaget Salsa karna Jhonsen langsung merangkak megukung tubuhnya.


"Bantu Abang Dek".lirihnya dengan suara berat.


"Bantu gimana Bang"?..


"Abang pegen Dek".


"Oh"..ucapnya sambil meraih tengkuk sang suami.


"Jagan seperti ini Dek, Abang bisa kebablasan nanti".ucap Jhonsen dengan nafas yang memburu karna Salsa malah membuat nafsunya semakin memuncak.


"Salsa juga pengen Bang".entah lah semenjak hamil Salsa malah tidak bisa mengontrol Nafsunya sendiri.


Hati yang tadinya kesal karna masalah Jhonsen degan Jeny belum selesai dan sekarang hatinya langsung membaik setelah mendapatkan ransagan dari sang suami.


Yah..Salsa tetaplah Salsa gadis somplak memiliki pemikiran pendek jika sudah mengiginkan sesuatu.


"Jagan Dek nanti kalau Abang kebablasan kayak kemaren gimana"?..


"Tapi Salsa pegen Bang".


Jhonsen yang otaknya sudah dikuasai Nafsu jelas tidak menolah.


Dan langsung menyerang sang istri.tapi kali ini laki-laki itu lebih mempersingkat durasi permainannya,yang seharusnya satu atau dua jam sekarang hanya setegah jam.meskipun belum terlalu puas namun paling tidak bisa menghilangkan sakit dikepalanya.


"Aaaahhh...sayang..kau luar biasa".rancau Jhonsen disertai lenguhan panjang mengakhiri permainan mereka ditegah malam itu.


"Makasih sayang".lirihnya dengan nafas yang memburu sambil mengecup dalam kening sang Istri.


namun Salsa jagan ditanya wanita itu sudah terlelap dalam tidurnya karna kelelahan dan kantuk yang menyerang.


Membuat Jhonsen terkekeh geli melihat tingkah istrinya.


Kemudian laki-laki itu beranjak menuju kamar mandi.


🌹🌹🌹🌹


Jagan lupa like vote hadian and komen makasih.

__ADS_1


Bay..bay...😍😍😘😘😘


Tbc.


__ADS_2