
Leon bangkit dan menghampiri Dara sembari melotot.
"Loe sengaja ya,mau mempermalukan gwe??!!"bentak Leon."
"Upsss kok ngomongnya seperti itu??Loe sendiri yang jalan kaga lihat lihat .Jatuh sendiri kok loe nyalahin gwe"cibir Dara ketus membalas tatapan sinis Leon."
Leon sudah tak bisa menahan geram,reflek mengangkat tangan kanannya akan menampar Dara.Namun Dara bukan gadis lemah insting Dara kuat.
Sehingga belum sampai tangan Leon menyentuh pipi Dara,Dara telah mencekal tangan Leon.Secepat kilat Dara memutar memelintir tangan Leon.
"Heh cewe barbar!!Lepasin..sakit tahu??!!"bentak Leon meringis kesakitan ."
"Cemenk loe,masa beraninya sama cewe.Sudah gitu kalah pula "cibir beberapa teman lelaki Leon."
"Sialan!!Gara gara cewe barbar ini gwe jadi di bully temen cowo gwe sendiri!!"gerutu Leon dalam hati."
"Loe itu payah,masa ga bisa melepaskan sendiri tangan loe dari Dara.Loe kan cowo,kelak jadi kepala keluarga.Hhaadeehh kalau seorang calon imam saja seperti ini,bagaimana kelak kalau punya istri??Susis kali ya,suami takut istri "cibir Rendy tersenyum sinis."
Sepontan semua yang hadir di acara reuni tersebut tak tahan menahan tawanya mendengar ucapan dari Rendy.Semua tertawa ngakak,membuat Leon semakin malu.
Akhirnya Dara tak tega,melepaskan pelintiran tangan Leon.Dalam hati Leon berjanji akan membalas perbuatan Dara tersebut.
"Awas loe cewe barbar,gwe pastikan hidup loe kedepannya akan gwe bikin menderita !!Setelah apa yang loe lakukan ke gwe!! " gerutu Leon dalam hati."
Setelah merasa sangat dipermalukan,Leon pergi begitu saja meninggalkan acara reunian tersebut.
Sementara ketiga cewe yang menaruh hati pada Leon sejak masa sekolah yakni Sarah,Serlin dan Tasya menghampiri Dara.
"Dimana ada loe,pasti ada keributan!Loe itu ga pantes jadi cewe,masa cewe kelakuan kasar !!"cibir Tasya melotot pada Dara."
"Sudah miskin,keluarga kere,banyak hutang saja belagu!!"cibir Sarah."
"Dasar cewe barbar,pantesnya loe hidup dihutan karena kelakuan loe kaya binatang "cibir Serlin."
Dara menghampiri Sarah.
__ADS_1
"Loe boleh ngehina gwe,tapi loe jangan sekali sekali ngehina keluarga gwe .Loe mau mulut loe gwe kasih cabe yang banyak "ancam Dara dengan membawa bubuk cabe yang tergeletak di meja."
Dara sengaja menggertak Sarah ,hingga Sarah ketakutan dan mundur mundur hingga terjatuh dikursi dibelakangnya.
Sarah terduduk sembari menutupi mulutnya dengan kedua tangannya karena takut akan dibubuhi dengan bubuk cabe oleh Dara.
Tiba tiba dari arah belakang Serlin dan Tasya menarik lengan Dara.
Namun keduanya mendapat pukulan dengan menggunakan siku lengan Dara.Serlin dan Tasya kesakitan terkena pukulan siku Dara di perut mereka.
Rendy lekas menggandeng paksa Dara "de ,sudah jangan di lanjutkan entar malah kamu yang kena masalah ."
"Tante,Rendy sama Dara pamit pulang ya tan .Tante urusin itu ke 3 cewe yang barusan gangguin Dara "pamit Rendy melirik sinis pada Sarah,Serlin,dan Tasya."
"Iya Ren,kamu sama Dara yang hati hati ya.Entar pasti tante nasehatin mereka bertiga "ucap tante Bety tersenyum pada Dara dan Rendy."
Segera Rendy menuntun Dara meninggalkan acara reunian tersebut.
Dara dan Rendy masuk dalam mobil,namun Rendy tak langsung melajukan mobilnya.Sejenak Rendy mengajak ngobrol Dara.
"Ka,maafkan Dara ya.Gara gara sikap Dara ,kaka jadi malu .Tapi Dara ga rela jika keluarga Dara selalu dihina.Kami memang miskin,banyak hutang.Setidaknya kami hidup tidak menyusahkan orang lain.Kami cari makan sendiri,bayar hutang sendiri .Kenapa mereka sewot??"ucap Dara panjang lebar."
"Iya de ,kaka ngerti kok.Justru kaka bawa kamu pergi supaya kamu ga bertambah masalah.Sekarang kamu pikir de,jika kamu lepas kontrol dan mencelekai mereka ber3.Pasti kamu bisa dilaporkan ke polisi atas tindak penganiayaan.Saat ini kamu sedang menjadi tulang punggung keluarga.Untuk bantu perekonomian orang tuamu.Lah kalau kamu kena kasus tindak penganiayaan,kamu bisa mendapat hukuman "ucap Rendy panjang lebar."
Sejenak Dara terdiam,memikirkan segala yang di ucapkan oleh Rendy.
"Iya ka,semua yang kaka ucapkan ada benarnya.Padahal dulu almarhum Tyo juga sering nasehatin Dara .Maaf ya ka,Dara barusan tak bisa mengendalikan emosi Dara "ucap Dara tertunduk lesu."
"Sudahlah kamu tak usah minta maaf,sekarang kita pulang.Tapi kaka ingin ajak semua adik adikmu untuk bermain sama kita.Kamu mau kan??"saran Rendy."
Dara tak langsung menjawab,hingga Rendy berkata kembali.
"Kaka cuma ingin supaya ade melupakan kejadian tadi.Kaka hanya ingin menghibur ade.Jika ade bisa bermain sama adik adik ade kan pasti seneng "ucap Rendy tersenyum manis ."
Dara menghela nafas panjang "ya terserah kaka saja asal tidak merepotkan kaka."
__ADS_1
Setelah sejenak mengobrol di mobil,segera Rendy melajukan mobilnya menuju ke rumah Dara.
Sementara Leon telah sampai di rumah dengan suasana hati yang tak menentu.Leon langsung masuk rumah dengan wajah sangat emosi dan kesal.
Ketika Leon akan terus melangkah menuju kamar langkahnya terhenti oleh panggilan mamah dan papahnya yang sedang duduk di ruang tengah.
"Nak,kemari duduklah dulu"tegur mamah Lani."
Hingga dengan sangat terpaksa Leon menghempaskan pantatnya duduk di sofa disamping mamah papahnya.
"Leon ,memang acara reunian sekolahmu telah selesai?Kok kamu pulang cepet??"tanya papah Daniel menyelidik."
"Belum selesai si pah ,cuma Leon pulang duluan.Karena Leon malu !!jawab Leon dengan wajah murung ."
"Loh memang ada peristiwa yang buat kamu malu?"tanya papah Daniel kembali."
Dengan terpaksa Leon menceritakan kejadian yang telah membuatnya malu di acara reunian.Kedua orang tua Leon fokus mendengarkan cerita anaknya.
Namun setelah cerita Leon selesai,papah Daniel dan mamah Lani tertawa ngakak .Membuat Leon semakin bertambah geram dan dendam pada Dara.
Karena kelakuan Dara,semua orang jadi menertawakan dirinya begitu pula dengan orang tuanya.
"Kenapa si ,papah sama mamah malah ngetawain Leon??Tahu begini Leon ga cerita!! "cebik Leon manyun."
"Leon,makanya jadi orang itu jangan berbuat jahat.Akhirnya senjata makan tuan kan??Niat kamu ingin membalas kelakuan Dara waktu di cafe,malah kamu malu sendiri.Padahal Dara kan waktu itu ga sengaja numpahin air ke celanamu ??"ucap papah Daniel."
"Loh kok papah malah belain Dara??!"cebik Leon."
"Kalau papah pikir,sifatmu itu belum dewasa masih saja kekanak kanakan seperti anak TK.Kamu mempermasalahkan suatu hal sepele"cibir papah Daniel."
"Iya nak,kamu itu harusnya berubah.Ga boleh berpikiran segala perbuatan harus di balas.Contohnya ini Dara waktu itu ga sengaja kamu ingin balas Dara.Itu hanya masalah sepele loh??"ucap mamah Lani."
"Apalagi setelah mendengar ceritamu ini,mamah jadi heran.Kenapa kamu membenci gadis sebaik Dara??Padahal Dara pernah nolongin mamah "ucap mamah Lani heran."
🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡
__ADS_1
Mohon dukung like,vote,fav..