Cinta Untuk Dara

Cinta Untuk Dara
Part 54


__ADS_3

Sore telah datang,Dara menunggu jemputan dari Rendy namun kali ini dirinya menunggu di dalam cafe tidak seperti biasa menunggu di luar.


Karena Dara tak ingin di ganggu oleh Raka dan Leon kembali.


Dara juga ingin menjaga perasaan Rendy agar tidak sebentar sebentar cemburu dan gelisah jika melihat ada Raka dan Leon.


Dara bersembunyi di ruang istirahat di dalam cafe dan meminta pada teman teman se kerjanya bila ada cowo selain Rendy yang mencarinya supaya bilang sudah pulang.


Setelah memberi pesan pada teman teman cafenya,dirinya kembali ke ruang istirahat untuk bersembunyi.


Memang benar adanya ,5 menit kemudian datang Raka mencari cari keberadaan Dara di luar cafe tapi tak ada.


Hingga Raka memberanikan diri masuk dalam cafe dan bertanya pada teman Dara yang ada di cafe tentang keberadaan Dara.


Teman Dara memberikan informasi palsu pada Raka jika Dara telah pulang 10 menit yang lalu di jemput pacarnya.


Raka keluar dari cafe dengan perasaan hampa dan kecewa.Akhirnya Raka memutuskan untuk pulang.


Seperginya Raka,datanglah Leon mencari cari Dara namum juga tidak bertemu.Hingga Leon juga masuk dalam cafe melakukan hal yang sama seperti Raka.


Lagi lagi Leon juga kesal kecewa tak ubahnya seperti Raka.Dengan langkah gontay Leon pergi keluar dari cafe tersebut dengan menelan kekecewaan.


Seperginya Raka dan Leon,datanglah Rendy.Segera Dara keluar dari cafe karena sudah mendapat notifikasi chat pesan dari Rendy.


Keduanya lekas pergi dari cafe tersebut,namun lagi lagi Rendy tak langsung mengantar Dara pulang.


"Sayang,kita ke mall sebentar ya "ucap Rendy."


"Memang mau ngapain ke mall ka?"tanya Dara tak mengerti."


"Kaka ingin beli segala kebutuhanmu untuk kelak kaka bawa saat prosesi pertunangan kita "jawab Rendy antusias."


"Sebenarnya ga usah ga apa apa kok ka,yang penting ada simbol cincin saja sudah cukup kan ka?"ucap Dara ."


"Eits kaka ga mau seperti itu,kaka ingin seperti orang tunangan pada umumnya walaupun tunangan kita ga di bikin mewah "ucap Rendy ."


Hingga Dara tak bisa membantah lagi,menurut saja dengan kemauan Rendy.


Hanya berapa menit saja telah sampai di mall yang Rendy inginkan.Mall yang terbesar di kota itu dan terkomplit .


Pertama Rendy mengajak Dara ke bagian busana,Rendy meminta Dara untuk memilih atasan dan bawahan.


Setelah mendapatkan itu,Dara di ajak Rendy kebagian sendal sepatu dan tas.


Rendy meminta Dara memilih masing masing 1,setelah di dapatkan Rendy mengajak Dara ke bagian kosmetik.

__ADS_1


Di bagian kosmetik ini Dara merasa bingung karena selama ini penampilan Dara apa adanya.


Dara hanya mengambil lipglos,bedak serta pembersih wajah serta parfum.


Rendy mengajak Dara ke bagian persabunan dan sampoo untuk Dara memilih sampo dan sabun mandi yang biasa Dara gunakan.


Belum selesai sampai di situ,Rendy mengajak Dara ke bagian perhiasan emas.


Rendy meminta Dara memilih komplit dari anting,gelang,kalung serta ukuran cincin untuk pertunangan.


"Sayang,apa kiranya semua ini sudah cukup ya??"tanya Rendy menggaruk garuk kepala yang tak gatal."


Sejujurnya Rendy bingung karena tak tahu apa saja yang di bawa kelak ke rumah Dara.


Karena dulu pertunangannya dengan Ike cuma memberikan cincin saja pada Ike apalagi Ike sebatang kara .


Kali ini Rendy ingin pertunangan dengan Dara lain dari pertunangannya dulu dengan Ike .


Biarpun di buat sederhana tapi Rendy ingin pertunangannya dengan Dara berkesan di hati Dara.


"Gampanglah mungkin cukup ini dulu,ntar aku bisa tanya sama mamah yang kurang apa lagi "gerutu Rendy dalam hati."


Rendy tak lupa membeli banyak makanan ringan untuk adik adik Dara.


Rendy juga mengajak Dara makan di cafe dekat mall tersebut,walaupun Dara menolak secara halus namun Rendy tetap memaksanya.


Yang tak lain adalah Leon.Segera Leon menelfon orang suruhannya untuk menghabisi Rendy.


Dara dan Rendy melangkah bersama menuju ke parkiran mobil.


Dara sekilas tak sengaja melihat ada seseorang membawa pisau dan menghampiri Rendy.


Sementara Rendy sedang asik fokus memasukkan belanjanya ke dalam mobil.


Hinnga Dara memekik dan memperingati Rendy sembari dirinya lekas menghadang orang tersebut.


"Awas ka "


Hingga Dara yang terkena tusukan pisau di perutnya..


"Aauuwwww....kkka...."


Sejenak Dara limbung dengan perut bersimbah darah.


Dara pingsang dengan tubuh di topang oleh Rendy.

__ADS_1


Rendy berteriak histeris hingga datang 2 satpam menghampirinya .


Sementara sang penusuk telah lari entah kemana.


"Pak,tolong selidiki CCTV dan jika telah di ketahui siapa orang yang menusuk calon istri saya ,tolong bapak bapak hubungi saya.Ini kartu nama saya,saya permisi dulu mau ke rumah sakit "ucap Rendy terburu buru."


Rendy begitu panik melihat kondisi Dara di perutnya berlumuran darah.


Segera Rendy melarikan mobilnya menuju ke rumah sakit terdekat.


Dengan melarikan mobilnya begitu cepatnya hingga sebentar saja telah sampai di rumah sakit.


Segera Dara di larikan ke ruang instalasi gawat darurat oleh sang perawat.


Sementara Rendy sangat panik harus bagaimana cara menjelaskan pada orang tua Dara.


Segera Rendy menelfon orang tuanya untuk datang ke rumah sakit.


Hanya beberapa menit saja orang tua Rendy telah berada di rumah sakit.


"Bagaimana ceritanya kok bisa sampai terjadi seperti ini??"tanya papah Rendy."


"Aku juga kaget pah,tadi aku lagi fokus memasukkan belanjaan ke dalam mobil,tahu tahu Dara memekik berteriak."


"Ada yang ingin mencelakaiku pah,tapi Dara menghadang orang itu menusukku hingga Dara yang kena tusuk perutnya ."


Rendy bertutur seraya mata menitikkan air mata.


Orang tua Rendy sejenak terdiam karena ikut bingung juga bagaimana cara menjelaskan semua ini pada orang tua Dara.


Namun sesaat kemudian papah Rendy menghibur Rendy agar tidak usah khawatir dan panik karena Dara pasti akan segera siuman dan sembuh.


Rendy menangis sangat takut akan kehilangan Dara karena Rendy sangat mencintai Dara.


Rendy tidak menyangka Dara rela mengorbankan nyawa demi dirinya.


Sementara Leon murka karena mendapati orang suruhannya salah sasaran.Leon semakin resah dan gelisah atas kondisi Dara.


"Bego amat si loe,ga becus amat malah loe salah sasaran!!"bentak Leon."


"Maaf tuan,tiba tiba saja gadis itu menghadang di depan tarjet padahal jika tidak saya telah berhasil menusuk tarjet "oceh orang bayaran dari Leon."


Leon meminta orang bayaran tersebut untuk pergi sejauh mungkin karena khawatir akan terbongkar identitasnya.


Saat ini Leon sangat mengkhawatirkan kondisi Dara.Leon tidak akan mengampuni diri sendiri jika terjadi apa apa dengan Dara.

__ADS_1


🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀠🀯🀯🀯🀯🀯🀯


hy ka,author mo ngemis vote nech..mumpung hari senin😊😊😊


__ADS_2