
Leon tak menghiraukan teguran mamahnya.Dirinya berlalu begitu saja dari hadapan mamahnya.
Leon langsung masuk dalam rumah melangkah menuju ke kamarnya.Tingkah Leon tersebut membuat geram mamah Lani.
"Lihat tuh anak papah,sejak dekat sama cewe centil siapa tuh namanya??Jadi kurang ajar sama kita "rajuk mamah Lani."
"Sudahlah mah,ga usah dipikir .Namanya anak muda ya seperti itu,kaya kita ga pernah muda saja "ucap papah Daniel terkekeh."
"Aahh papah mah sukanya seperti itu,selalu anggap enteng "rajuk mamah Lani kembali."
Mamah Lani beranjak dari duduknya melangkah masuk rumah menuju kamarnya.
Berbeda dengan Leon,dirinya masih saja terbayang bayang oleh permainan Ike .
Leon berbaring memandang langit langit atap kamarnya sembari tersenyum sendiri.
"Ampun dah,,gwe kok terbayang permainan Ike terus "ucapnya ."
Hingga tak di sadari papah Daniel telah ada di sampingnya menepuk bahu Leon.
"Tadi kamu ngomong apa Leon,memangnya kamu sama Ike habis bermain apa??Jangan bilang kalian berdua telah melakukan hubungan yang tak seharusnya di lakukan.Jawab Leon,kamu sama Ike habis melakukan permainan apa??!!"hardik papah Daniel ketus."
Leon terhenyak kaget dan langsung duduk.
"Papah itu kalau mau masuk ga bisa ketuk pintu dulu ya"cebik Leon."
"Ditanya malah nanya,papah sudah ketuk pintu berkali kali bahkan panggil panggil kamu tapi tidak ada sahutan sama sekali "ucap papah Daniel ketus."
"Makanya papah masuk saja,eh lihat kamu lagi senyum senyum sendiri kaya orang gila"sindir papah Daniel."
"Masa papah ngatain anak sendiri gila,yang bener aja pah"rajuk Leon."
"Pertanyaan papah belum kamu jawab,kamu habis main apa sama Ike.Sampai kamu senyam senyum sendiri?"tanya papah Daniel menyelidik menatap Leon."
"Ist papah curiga amat sama Leon,pikiran jangan kotor dulu pah.Leon sama Ike habis main catur,sampai kita lupa waktu "ucap Leon bohong."
"Awas loh kalau kamu ketahuan bohong,papah ga akan maafin kamu"ancam papah Daniel ketus."
__ADS_1
"Papah ada perlu apa kemari?"tanya Leon mengalihkan pembicaraan ."
"Papah dapat laporan hari ini kamu ga ngampus,juga pihak kantor laporan jika selama 1 bulan ini sering dapat tagihan dari bank.Dan jumlah uangnya tidak sedikit.Itu tagihan dari kartu kreditmu.Kamu pergunakan untuk apa uang sampai ratusan juta habis hanya dalam waktu 1 bulan?"tanya papah Daniel penasaran."
"Karyawan papah kali itu yang korupsi,mana ada Leon pake uang dalam jumlah besar.Leom memang bolos kuliah,bosen kuliah terus "ucap Leon dengan entengnya."
"Bilang kamu bosen,diluar sana masih banyak anak yang seumuran kamu pengen kuliah tapi ga punya biaya.Kamu malah ga bersyukur,malah seenaknya sendiri "sindir papah Daniel."
"Kamu juga ga mau ngaku kesalahanmu,padahal jelas jelas tagihan dari kartu kreditmu "sindir papah Daniel kembali."
"Kalau papah ga percaya ya sudah,maaf pah Leon ngantuk mau tidur "ucap Leon kembali berbaring dan membelakangi papahnya."
Papah Daniel hanya geleng geleng kepala kemudian bangkit dan pergi meninggalkan kamar Leon.
Lain halnya dengan Dara,yang saat ini sedang berkemas kemas untuk pulang dari cafe.Karena kebetulan sift sore sehingga pulang agak malam.
"Hari ini Rita ijin ga masuk jadi aku ga ada yang di tumpangi.Ayah juga lagi ga bisa jemput karena lagi kurang sehat "gerutu Dara sembari melihat jam tangan."
Dara sedang menunggu gojek namun tak kunjung datang.Akhirnya Dara memutuskan berjalan kaki sembari menunggu gojek datang.
Namun di persimpangan jalan,ada sebuah mobil berhenti tepat di samping Dara.Salah satu penumpang dari mobil tersebut keluar dan membekap Dara.
Kejadian ini sempat dilihat oleh seseorang yakni tukang gojek yang sempat di pesan Dara.
"Ya ampun,itu cewe kan yang tadi pesen gojek gwe.Waahh bisa gawa nech,gwe harus ngikutin tuh mobil"gerutu si tukang gojek."
Mobil yang menculik Dara melaju dengan kecepatan sedang sehingga si tukang gojek tidak kewalahan dalam mengikuti mobil tersebut.
Setelah 10 menit perjalanan,mobil itu berhenti di sebuah rumah kecil di ujung sebuah desa.
Dara masih saja belum sadarkan diri karena pengaruh biusnya.
Dara diseret di bawa masuk oleh orang tersebut ke dalam rumah kecil tersebut di ikuti oleh 1 orang temannya.
Sementara sopir gojek terus saja mengintai persis di samping rumah tersebut.
"Baiknya kita apain nech cewe?"tanya orang tersebut pada 1 temannya ."
__ADS_1
"Kita garap saja bagaimana,biar nech cewe tahu rasa.Balasan dari perbuatan dia waktu itu gagalin aksi gwe ngejambret "jawab temannya ."
Orang tersebut membaringkan Dara di sebuah ranjang dengan kondisi kedua tangan Dara di ikat di belakang punggung Dara.
Ketika orang tersebut dan kedua temannya akan membuka pakaian Dara.Tiba tiba Dara tersadar.
Segera Dara menendang salah satu paha dari orang tersebut.Sementara 1 teman orang tersebut terus saja berusaha melucuti pakaian Dara.
Namun Dara terus berguling ke kanan dan ke kiri menghindari kedua orang tersebut.Karena posisi kedua tangan Dara di ikat sehingga Dara susah sekali untuk bergerak.
"Ya ampun,gwe harus tolongin tuh cewe.Kasihan amat kalau ga bisa di garap ma dua cecunguk itu "gerutu si tukang gojek yang sedang mengintip dari balik jendela kaca."
Dengan mengumpulkan tenaganya,si tukang gojek mendobrak pintu rumah tersebut yang ternyata tidak dikunci cuma di tutup saja.
Hampir saja tukang gojek tersebut jatuh terjerembab ke depan.
"Heh,kalian berdua dasar pengecut!!!Masa beraninya lawan cewe,main keroyokan pula,dasar banci!!" cibir tukang gojek tersebut."
Dua orang tersebut merasa direndahkan dan dihina oleh ucapan si tukang gojek.Keduanya beralih menghampiri tukang gojek tersebut.
Terjadilah baku hantam 1 lawan 2.Dua orang penculik Dara mengeroyok 1 tukang gojek.
Kesempatan ini tidak di sia siakan oleh Dara.Dirinya berusaha bangkit dari kasur tersebut,dengan kondisi kedua tangan masih teringat.
Dara mencari melepaskan ikatan tangannya sendiri.Dengan menggesek gesekkan kedua tangannya,sehingga lama lama ikatan tali melonggar.
Dara bisa melepaskan ikatan kedua tangannya dengan cekatan.Setelah kondisi tangan sudah tidak terikat,Dara menghampiri tukang gojek yang sedang kewalahan menghadapi 2 lawannnya .
Dengan cekatan Dara menghajar salah satu orang yang sedang menghajar tukang gojek tersebut.
Lawan telah seimbang yakni 1 lawan 1.Dara melawan 1 orang penculiknya.Tukang gojek melawan 1 orang teman dari penculik tersebut.
Baku hantam terjadi begitu seru.Hingga kedua orang penculik Dara babak belur dibuatnya.
Tak berselang lama,bunyi sirine polisi terdengar.Ternyata si tukang gojek telah terlebih dulu menghubungi polisi.
Kedua orang yang telah menculik Dara di tangkap dan di bawa oleh para aparat polisi.
__ADS_1
🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠🤠ðŸ¤
Mohon dukungan like,vote,fav