
Tak terasa waktu kian berlalu hingga datanglah waktu pernikahan Leon dan Ike.Leon sudah tidak bisa mengelak atau menolak lagi.
Dengan sangat terpaksa Leon menerima takdir ini.Menikah dengan wanita yang jauh lebih tua.
Pernikahan di adakan di sebuah gedung mewah namun memakai jasa catering cafe dimana Dara bekerja.
Sehingga untuk sementara waktu cafe tutup,karena semua karyawan dan karyawati cafe sibuk mengurus catering.
Bahkan Rendypun menerima undangan pernikahan dari papahnya Leon.Karena Rendy juga rekan bisnis papah Daniel.
"Loh de,kok kamu ada di sini?"tanya Rendy saat melihat Dara berada di bagian snack snack ."
"Eh kakak kok di sini juga,ini kan sebagian tugas dari cafe kak.Karena semua menu di pernikahsn ini menu cafe dimana Dara kerja "ucap Dara sumringah."
"Wah pasti nanti kamu cape banget ya,nanti aku temani ya..setelah aku ucapin selamat ke pengantinnya "ucap Rendy sumringah."
"Hemm ga usah ka,kasihan kakaknya juga nungguin Dara sampai malam "ucap Dara sekenanya."
"Pokoknya ga boleh nolak de,lagian besok kan hari minggu jadi kakak kan besok ga ngantor nyantailah de "ucap Rendy."
"Mau dong de kuenya pasti enak nech "ucap Rendy terkekeh."
Darapun memberikan satu mika isi bermacam macam kue.Bahkan secara paksa Rendy menyuapi Dara,namun Dara menolaknya secara halus.
"A..a..ayok de makan..kamu harus sebentar bentar ngemil karena bakalan lama di acara seperti ini.."ucap Rendy mencoba menyuapi Dara kue."
"Ga usah kak,Dara masih kenyang.biar nanti kalau Dara lapar ambil sendiri "ucap Dara menolaknya."
"Sini ka,suapin aku aja pasti ga nolak "sela Rita tiba tiba."
Rendy tak merespon ucapan Rita hanya melirik saja kemudian menghabiskan kuenya.Dan langsung melangkah untuk mengucapkan selamat pada sang mempelai.
Rendy belum tahu kalau Ike ini adalah Ike mantan pacarnya.Saat terima undangan dan membacanya pikir Rendy itu nama Ike bukan Ike mantan pacarnya.
Rendy melangkah ke atas mimbar untuk mengucapkan selamat pada papah Daniel selaku rekan bisnisnya.Juga pada sepasang mempelai.
Saat mendekat,ada sedikit rasa kaget melihat sang mempelai wanita adalah Ike mantan pacar yang telah berkhianat.
"Ohhh jadi ini mempelai wanitanya,aku pikir Ike siapa ??Selamat ya tuan Daniel sudah punya menantu "ucap Rendy sembari tersenyum sinis pada Ike."
__ADS_1
Papah Daniel merasa penasaran dengan ucapan Rendy,hingga papah Daniel bertanya pada Rendy.
"Jadi tuan Rendy kenal sama menantu saya ini?"tanya papah Daniel penasaran."
"Jujur ya tuan,saya sangat kenal dengannya karena dia mantan pacar saya yang dulu mutusin saya demi lelaki lain,tapi beberapa bulan lalu pernah minta balikan tapi saya menolak "sindir Rendy ketus melirik sinis pada Ike."
"Semoga menantu anda ini bisa setia sama anak anda dan tidak cuma memanfaatkan kekayaan anda saja ya tuan Daniel "sindir Rendy kembali."
Ike sangat emosi mendengar apa yang tadi di ucapkan oleh Rendy.Tangannya mengepalkan tinju dan matanya melirik sinis ke Rendy.
Sementara Leon yang sempat mendengarnya ikut geram.
"Ternyata Ike ini pernah pacaran sama cecunguk ini,jangan jangan kehormatannya juga dia yang renggut.Karena saat sama aku sudah bolong "gerutu Leon dalam hati."
Saat Rendy akan menyalami Leon,Leon memalingkan wajahnya.Rendy hanya tersenyum sinis pada Leon.
Segera Leon turun dari mimbar pengantin dan melangkah ke arah Dara dengan membawa 2 kursi
"De,duduklah barang sejenak jangan berdiri terus pegal kakimu de "ucap Rendy memberikan sebuah kursi pada Dara."
Dan 1 kursi di berikan untuk Rita tapi Rendy tak berkata apa apa pada Rita.
Karena memang Dara merasakan kakinya sangat lelah,hingga Dara tak menolak tawaran dari Rendy untuk duduk.
Selagi asik duduk,Dara mendapat bulian dari teman teman masa SMK yang di undang oleh Leon.
Mereka tak lain adalah Tasya,Sarah dan Serlin yang masih tetangganya sendiri.
"Ce ilee..gini gini kalau orang miskin ya gini..yang lain asik kondangan sendiri jagain catering "cibir Tasya ketus."
"Secara gitu kejar uang buat bayar setoran bank hahahaha "cibir Sarah tersenyum sinis."
Dara biasa saja tak menjawab ocehan dari teman teman masa sekolahnya.Baginya ga penting meladeni mereka.
Namun beda dengan Rendy sangat geram dan akan menghampiri mereka bertiga,namun di cegah sama Dara.
"Ka,ga usah ladeni mereka biarin saja mereka mau ngomel apa saja,buat ngurangi dosa Dara "ucap Dara tersenyum."
Dara ga memperdulikannya bahkan menganggap mereka itu tak ada.
__ADS_1
Jika di ladeni malah jadi tambah masalah saja.
Waktu bergulir begitu cepatnya tak terasa sudah malam.Sudah sepi tamu undangan,hingga Dara memutuskan untuk pamitan pulang pada bosnya dan yang punya hajat.
Sebenarnya Dara sungkan bertemu dengan Leon yang sangat sombong itu.
Namun jika tidak berpamitan ga sopan rasanya.
Hingga Dara dengan rasa sungkan menghampiri kedua orang tua Leon yang sedang bersama Leon dan Ike.
"Maaf om tante,Dara mau pamit pulang ya"ucapnya tersenyum ramah pada papah Daniel dan mamah Lani."
"Ya nak,terima kasih ya sudah bantu bantu "ucap mamah Lani tersenyum manis."
"Sebentar nak,ikut tante sebentar yuk "ucap mamah Lani."
Dara tak bisa menolak karena mamah Lani menggandeng tangan Dara dan menuntunnya membawanya ke suatu ruangan .
Di dalam ruangan tersebut,Dara diberi sesuatu bingkisan dan amplop coklat,namun Dara menolak.
Karena yang Dara lakukan itu sudah menjadi tugas dari cafenya.Bukan karena pekerjaan pribadi.
Namun mamah Lani tetap memaksa Dara untuk menerima pemberiannya.Hingga Dara tak bisa menolaknya lagi.
Setelah itu barulah Dara bisa pergi dengan lega dari gedung tersebut.Rita telah pulang terlebih dulu karena takut pulang malam malam.
Sementara Rendy dengan setia menunggu Dara hingga Dara benar benar pulang.Rendy akan mengantarkan Dara pulang sampai rumah hingga selamat.
Segera Dara dan Rendy melangkah keluar dari gedung tersebut dan masuk dalam mobil Rendy.
Segera Rendy melajukan mobilnya menuju arah rumah Dara.Karena jarak yang lumayan jauh,Dara tak terasa tertidur di dalam mobil.
Karena rasa cape yang sangat mendera,hingga tak kuasa menahan kantuk.
Rendy merasa iba melihat Dara yang begitu nyenyak tertidur di dalam mobil.Tak berselang lama,tak terasa sudah sampai di depan gang rumah Dara.
"De,bangun de ..sudah sampai de.."ucap Rendy dengan sangat halus menepuk lengan Dara."
Dara terkesiap bangun dan ada rasa malu karena tak sadar tertidur di dalam mobil.
__ADS_1
🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡