
Setelah selesai dengan semua pilihannya,Dara mengajak Rita untuk membawa semua barang barang ke kasir.
Dan segera karyawati bagian kasir mengemas barang barang Dara juga Rita tanpa harus membayar.Namun terlebih dulu barang barang tersebut di cek dibuat stru belanja,namun struk tersebut tidak di berikan pada Dara dan Rita.
Karena sang karyawati tersebut telah di beritahu oleh mami Olive jika kusus untuk Dara dan Rita di gratiskan.
Dara bertanya pada sang kasir dimana saat ini bosnya berada.Dara hanya ingin berpamitan dan mengucapkan terima kasih pada mami Olive.
Sang kasir menunjukkan ruangan bosnya.
Dara dan Rita melangkah menuju ruangan mami Olive.Dengan sopan Dara mengetuk pintu ruangan mami Olive.
"tok tok tok."
"Masuk " suara mami Olive mempersilahkan masuk."
Dara membuka pintu perlahan lahan dan masuk berserta Rita.
"Eh kamu nak,sudah pilih pilihnya..kok sedikit sekali "ucap mami Olive memperhatikan tas yang di tenteng Dara."
"Ini sudah banyak sekali kok tante.Tante,Dara kemari ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk semua barang barang ini "ucap Dara memperlihatkan tas isi belanjaan."
"Iya nak sama sama,sebentar ya "ucap mami Olive seperti sedang mencari sesuatu di laci meja kerjanya."
Ternyata mami Olive mengeluarkan amplop coklat yang di dalamnya ada sejumlah uang.
Mami Olive menghampiri Dara dan memggenggamkan amplop coklat tersebut.
"Ini untukmu nak,sebagai ucapan rasa terima kasih tante karena kamu telah menolong tante.Kalau ga ada kamu entah bagaimana nasib tante dan sopir tante tadi "ucap mami Olive menyunggingkan senyum."
Namun Dara justru mengembalikan amplop tersebut dengan menaruh di tangan tante Olive.
"Tante,Dara ikhlas nolong tante.Kita hidup bukannya harus saling tolong menolong.Lagian tante sudah kasih ini belanjaan banyak banget untuk kami.Ini sudah lebih dari cukup tante "ucap Dara tersenyum ramah."
"Tapi nak..
Belum juga mami Olive melanjutkan ucapannya,Dara telah menyela terlebih dulu.
"Tante,kami permisi pamit pulang..sekali lagi terima kasih atas semua ini "pamit Dara tersenyum ramah dengan cepat menggandeng tangan Rita keluar dari ruang kerja mami Olive."
"Trima kasih ya tante.."teriak Rita di sela tangan di gandeng Dara keluar dari ruang tersebut."
Mami Olive menghela nafas panjang dan hanya geleng geleng kepala.
Setelah itu mami Olive memanggil kasir yang melayani Dara dan Rita lewat telfon yang ada di ruang kerjanya.
__ADS_1
Hanya beberapa detik kasir tersebut telah berada di ruang mami Olive.
Kasir tersebut telah mengetahui apa tujuan bos besarnya memanggilanya.
"Ini struk belanjaan milik mba Dara,dan yang ini milik temannya "ucap kasir tersebut sembari memberikan 2 kertas struk belanjaan Dara dan Rita."
"Ya sudah,silahkan kamu bekerja kembali " ucap mami Olive."
Kasir tersebut lekas meninggalkan ruang kerja mami Olive.
Seperginya sang kasir,mami Olive membaca daftar struk belanjaan milik Dara.
Dirinya sempat mengernyitkan alis,karena tidak di dapati belanjaan kebutuhan Dara.
"Ini kok Dara milihnya ada sepatu sekolah anak anak,tas sekolah,seragam sekolah ,juga baju orang tua ??Hemm Dara Dara..ternyata kamu memang gadis yang sangat baik.Kamu lebih mementingkan kebutuhan keluargamu daripada kebutuhanmu "gerutu mami Olive."
Mami Olive beralih pada daftar struk belanjaan milik Rita.Dan mami Olive geleng geleng kepala.
"Hemm kalau temen Dara ini gunakan aji mumpung,mentang mentang gratisan ambilnya banyak sekali.Tapi ga apa apalah "gerutu mami Olive kembali."
Mami Olive membandingkan struk belanjaan milik Rita dengan Dara.
Jika struk belanjaan milik Dara,total harga ga seberapa karena Dara memang sengaja mengambil barang barang yang di butuhkan saja.
Berbeda dengan struk belanjaan milik Rita,total harga 2x lipat dari total harga barang struk belanjaan milik Dara.Karena Rita menggunakan jurus aji mumpung.
Sepanjang perjalanan Rita menyanyi terus,sangat bahagia.Membuat Dara penasaran hingga Dara bertanya.
"Rit,loe happy banget kenapa??Apa loe habis di tembak cowo?"goda Dara terkekeh."
"Ga kok gwe masih betah jomblo.Gwe happy karena pagi pagi dapat rejeki nomplok.Dapat banyak belanjaan komplit lagi,tanpa gwe mengeluarkan duit sepeserpun.Thanks ya Ra "ucap Rita sumringah."
"Yaaa kok ngucap terima kasihnya ke gwe,salah loe..yang kasih semua ini kan tante tadi..bukan gwe Rit "ucap Dara terkekeh."
"Tapi awal mula kan karena loe yang telah nolongin tuh tante,lagian kenapa tadi loe ga terima tuh duit..kan lumayan bisa buat kebutuhan loe atau orang tua loe..hheee mmaaff "ucap Rita terkekeh."
"Kalau gwe terima duit itu berarti gwe nolongnya ga ikhlas dong "ucap Dara terkekeh pula."
"Hhemm iya juga si..untung tadi gwe ajak loe ya..jadi gwe dapat rejeki nomplok hhii lain kali gwe ajak loe lagi ahh biar sering dapat gratisan kaya gini "goda Rita terkekeh sembari fokus menyetir motor maticnya."
"Huhuuuuuhhh ngareppp "cibir Dara terkekeh."
"Emang gwe lagi di ngarep kan gwe lagi nyetir nech motor "canda Rita terkekeh."
Keduanya terus saja terkekeh di sepanjang jalan pulang.
__ADS_1
Hingga tak terasa sudah sampai di depan gang atau gapura arah rumah Dara.
"Thanks ya Rit,btw ntar loe nyamper gwe ga?"tanya Dara sembari turun dari boncengan motor Rita."
"Jelas donggg gwe samperin loe..ya sudah gwe cabut ya ..ddaaa.."canda Rita sambil kiss by ke Dara."
Dara hanya geleng geleng kepala melihat laju perginya motor Rita.
Dara melenggang masuk gang melangkah menuju rumah.
Melihat Dara pulang membawa banyak tas belanjaaan,4 adik Dara menghampiri Dara.Begitu pula dengan ibunya.
"Dara,kamu belanja sebanyak ini?"tanya bu Ranti penasaran."
"Ga bu ,ini semua gratis kok bu"jawab Dara singkat."
"Gratis ?"tanya bu Ranti mengernyitkan alis tanda heran dengan jawaban Dara."
Dara menceritakan kejadian yang terjadi saat Dara dan Rita dalam perjalanan menuju pasar swalayan .
Semua Dara ceritakan dari awal hingga akhir tanpa ada yang di tambah maupun di kurangi.
Bu Ranti telah paham dengan cerita Dara,dirinya fokus menatap Dara sambil mengangguk angguk.
"Ini setelan baju ini buat ayah dan ini buat ibu "ucap Dara memberikan 2 tas belanjaan kepada ibunya."
"Ini ada celana dan atasan buatmu Tya "ucap Dara memberikan 1 tas belanjaan pada Tya."
"Ini sepatu sekolah buatmu Teo,katanya sepatumu rusak "ucap Dara memberikan tas berisi sepatu."
"Ini tas seragam sekolah buat Mitha katanya sudah kekecilan "ucap Dara memberikan tas berisi seragam sekolah."
"Dan terakhir tas buat Meo,kata Meo lagi pengen tas Upin Ipin "ucap Dara memberikan tas belanja berisi tas buat Meo."
"Lah buat kaka mana?"serentak 4 adik Dara bertanya ."
"Kakak lagi ga butuh apa apa.."ucap Dara sumringah."
🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳
Hay kaka semua mampir karya author yang lain yuk..
Sambil nunggu yang ini up..
Tolong ramaikan dengan like,vote,favorit
__ADS_1