Cinta Untuk Dara

Cinta Untuk Dara
Part 41


__ADS_3

Leon menyadari jika dulu sikapnya kasar pada Dara,hingga Dara saat ini juga benci dirinya.Itu juga karena kesalahan dirinya sendiri.


"Ya maaf Dara,gwe cuma ingin melindungi loe saja dari 2 lelaki ini "ucap Leon menutupi rasa malunya."


"Loe ga usah sok peduli,gwe bisa jaga diri.Dan asal loe tahu,mereka berdua ini adalah teman teman gwe mereka orang baik."


"Loe aja yang pergi dari hadapan gwe,lagian loe kan udah punya istri urusan saja istri loe sana!!"usir Dara ketus pada Leon."


Hingga akhirnya Leon pergi begitu saja dengan rasa kecewa yang teramat sangat karena penolakan Dara.


Sementara Raka dan Rendy masih berdiri terpaku di depan Dara.


"Mas Raka,sebaiknya mas Raka pulang saja ya.Aku kan mau pulang sama temenku mas,mohon maaf ya mas "ucap Dara tersenyum pada Raka."


"Ka Rendy juga pulang saja,karena Dara mau pulang sama Rita,mohon mmaaf ya ka "ucap Dara lembut menatap Rendy."


Hingga akhirnya Raka dan Rendy berpaling dari hadapan Dara.Namun mereka berdua tidak langsung pulang tapi malah berdebat.


"Ini semua gara gara loe tukang gojek,ngapain juga loe sok sokan deketi Dara !!"bentak Rendy ketus melirik sinis pada Raka."


"Yeee suka suka gwe dong,kan status Dara single bukan istri orang atau pacar orang..Jadi loe ga berhak larang gwe untuk deketin Dara "cebik Raka tersenyum sinis pada Rendy."


"Tapi gwe yang udah kenal sama Dara lama,jadi gwe berhak usir loe "cebik Rendy ketus."


"Selama janur kuning belom melengkung,gwe akan terus deketin Dara.Kita bersaing secara sehat saja bro.Tak usah pake otot atau debat,tapi pake otak "ucap Raka tersenyum sinis lalu mendahului langkah Rendy."


"Belum juga gwe berhasil luluhkan hati Dara,malah sudah ada saingan saja "gerutu Rendy sambil melangkah ke mobilnya."


Sementara Rita yang melihat kejadian itu terperanga.


"Gwe cowo 1 pun kaga ada,Dara malah di kerubutin 3 cowo sekaligu.Herannya kok Dara ga milih saja tuh salah satu .Malah di tolak semuanya "gerutu Rita sambil melajukan motornya menghampiri Dara."


Segera Dara naik ke boncengan motor Rita,segera pula Rita melajukan motornya.

__ADS_1


Lain halnya Raka juga sedang menggerutu terus selama dalam perjalanan pulang dengan motor maticnya.


Begitu pula dengan Rendy yang terus saja memukul mukul kemudi mobilnya karena geram


"Gwe harus dengan cara apa lagi untuk meluluhkan hati Dara..Setyo..tolongin kakak dong..kakak serius ingin menjaga Dara sepenuh jiwa raga kakak..tapi Dara belum juga move on darimu Setyo..."gerutu Rendy sesekali mengusap wajahnya dengan kasar."


Rendy terus saja melajukan mobilnya menuju rumah.Rendy juga sempat heran kenapa Leon yang dulu selalu menghina Dara,kini menjadi mendekati Dara.


"Sebenernya apa niat si Leon untuk mendekati Dara,jangan jangan cuma ingin membalas dendam saja "gerutu Rendy dalam hati."


Rendy telah memutuskan akan terus menjaga Dara sebisa mungkin.Rendy juga tidak akan menyerah untuk terus memperjuangkan cintanya.


Rendy tidak akan menyerah dari Raka,justru Rendy akan lebih semangat lagi untuk bisa meluluhkan hati Dara.


Tak terasa Raka telah sampai di rumah dengan membanting pintu membuat kaget papi Alan dan mami Olive yang sedang ada di ruang tengah.


Orang tua Raka saling berpandangan satu sama lain dan sama sama mengernyitkan alis tanda bingung dengan sikap anak sulungnya .


"Kenapa itu pi,si Raka pulang pulang kok banting pintu seperti itu ya?"tanya mami Olove merasa penasaran."


Begitu pula situasi di rumah Leon,begitu pulang Leon duduk di teras.Mamah Lani yang sedang menyirami bunga bunga kesayangannya menoleh menatap seksama wajah anaknya.


"Kenapa sejak menikah malah anakku seperti ini,harusnya pengantin baru saat ini lagi indah indahnya "gerutu mamah Lani dalam hati."


Hingga mamah Lani menghampiri anaknya untuk menghilangkan rasa penasarannya ingin mencoba bertanya pada anaknya apa yang sedang meresahkan hatinya.


"Kamu kenapa nak,pulang pulang kok lusuh cemberut gitu?"tanya mamah Lani."


"Ga apa apa kok mah,lagi bt saja mah"ucap Leon sekenanya."


"Ya bt kan ada sebab musababnya,apa karena Ike??Oh iya Ike ga ada di rumah pikir mamah malah lagi pergi sama kamu nak ?"tanya mamah Lani kembali."


"Loh memangnya Ike perginya ga pamit sama mamah?"Leon balik bertanya."

__ADS_1


"Ga nak,saat makan siang mamah kan ke kamarmu tapi Ike sudah tidak ada "ucap mamah Lani jujur."


"Biarlah mah,terserah saja mau berbuat apa "ucap Leon menghela nafas panjang."


"Kok kamu bilang terserah saja,Ike kan istrimu "rajuk mamah Lani."


"Sudahlah mah,ga usah bahas Ike dong.Tambah nek saja dech"rajuk Leon balik."


Hingga mamah Lanipun pergi meninggalkan Leon sendiri.Karena reaksi Leon yang tak sesuai dengan expetasi mamah Lani.


Mamah Lani melanjutkan menyirami bunga bunga kesayangannya lagi.


Tak berselang lama,pulangnya papah Daniel dari kantor.Papah Daniel duduk di sofa teras di samping Leon.


Papah Daniel juga menanyakan pada Leon kenapa mukanya di tekuk.Leon hanya tersenyum sinis.


Hingga papah Daniel tak lagi bertanya.Papah Daniel mengajak masuk mamah Lani tanpa menghiraukan Leon yang sedari tadi wajahnya di tekuk.


Sementara Leon terus saja berpikir mencari cara untuk menyingkirkan Raka dan Rendy.Leon ingin memiliki Dara seutuhnya.


"Gwe akan lakukan beribu cara untuk mendapatkan cinta dari si cewe barbar itu "gerutu Leon menyeringai sinis "


"Misalkan secara halus gwe ga bisa dapetin,gwe akan lakukan cara kotor "gerutunya kembali."


Begitulah yang namanya cinta tidak ada manusia yang tahu.Dulu sangat membenci memusuhi namun sekarang malah memuja dsn ingin memiliki secara utuh.


Memang telah menjadi kebiasaan,jika awalnya benci lama lama menjadi cinta.


😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜


Mampir karya author yang buat ikut lomba ka .


Mohon dukunganike,vote,favorit.

__ADS_1



__ADS_2