Cinta Untuk Dara

Cinta Untuk Dara
Part 71


__ADS_3

"Bukan begitu Sil,jika loe tahu mungkin loe ga mau terima cinta gwe"ucap Leon tertunduk."


"Memang ada apa si,cerita saja kenapa?"tanya Sisil penasaran."


"Gwe malu Sil"ucap Leon tertunduk malu."


"Hhemmm ya sudah kalau loe ga mau cerita sama gwe mending mulai sekarang kita ga usah ketemu lagi"rajuk Sisil akan berlalu dari hadapan Leon."


Namun tiba tiba Leon mencekal lengan Sisil.


"Ok ok,gwe akan cerita tapi janji ya loe jangan ngejauhin gwe "ucap Leon ragu."


"Sil,jujur gwe suka sayang cinta sama loe,tapi gwe takut ungkapkan rasa gwe ke loe karena gwe minder status gwe bukan perjaka tapi duda,beberapa tahun lalu gwe pernah melakukan kesalahan yang fatal menikah dengan seseorang tapi akhirnya kandas,karena wanita gwe selingkuh sama temen nyokap gwe "ucap Leon panjang lebar."


"Leon,jadi itu kenapa loe ga juga nembak gwe ?"tanya Sisil kembali."


"Iya,gwe takut dapat penolakan dari loe "ucap Leon tertunduk lesu."


Tiba tiba Sisil terkekeh sendiri membuat Leon mengernyitkan alis melihat tingkah Sisil yang tiba tiba terkekeh mendengar penuturan Leon .


"Kenapa loe ketawa?"rajuk Leon."


"Berarti loe duren dong,duda keren..gkgkgkgk "goda Sisil terkekeh."


"Hemmm jadi loe tolak gwe ya pastinya "ucap Leon murung."


"Memangnya gwe sudah mengatakan kalau gwe ini nolak loe,ga kan?"ucap Sisil."


"Terus jawaban loe apa?"tanya Leon penasaran."


"Mau tahu apa mau tahu banget,,kasih tahu ga ya?"goda Sisil terkekek kembali."


"Iiihhh gwe cium lohhh kalau ga ngomong ngomong"ancam Leon."


"Mau dong di cium?"goda Sisil terkekeh."


Tiba tiba Leon benar benar mencium pipi Sisil membuat merona merah pipi Sisil.


"Kenapa wajah loe berubah seperti kepiting rebus??"goda Leon terkekeh."


"Iihhh kok gitu si??"rajuk Sisil memukul mukul dada bidang Leon."


Dengan sigap Leon menangkap kedua tangan Sisil,seketika mata mereka berdua saling beradu.


Hingga Sisil tertunduk malu.


"Coba jawab,loe mau ga jadi kekasih gwe ?"tanya Leon kembali."

__ADS_1


Sisil hanya menganggukkan kepala seraya tersenyum tersipu malu.


Leon sangat bahagia hingga menggangkat tubuh Sisil .


Membuat semua orang yang lalu lalang melihat ke arah mereka berdua.


Sisil semakin malu karena ulah Leon,dan Leon menurunkan tubuh Sisil.


"Loe serius terima gwe walaupun gwe duda?"tanya Leon kembali untuk memastikan."


"Iya gwe terima kelebihan dan kekurangan loe "ucap Sisil."


Hati Leon berbunga bunga karena kali ini cintanya tak bertepuk sebelah tangan.Leon berjanji dalam hati akan selalu setia dan menjaga Sisil sepenuh hati Leon.


Sementara saat ini Dara dan Rendy sedang berbahagia,karena Dara telah hamil 1 bulan.


Kabar yang sangat menggembirakan bagi kedua belah pihak keluarga.


Namun Rendy sedikit tersiksa karena Dara yang hamil,Rendy yang mengalami morning sickness.


Hampir setiap pagi Rendy pusing mual muntah dan tak mau sarapan.


Sedang Dara yang sedang hamil tak merasakan gejala apapun,malah nafsu makan bertambah.


Membuat orang tua Rendy merasa heran,terutama mamahnya.


Seperti pagi ini,Rendy sedang di pijitin kepalanya oleh Dara karena rasa pening dan muntah muntah.


"Ka,kalau ngerasa ga enak badan mending ga usah kerja istirahat saja di rumah "usul Dara."


"Ga apa apa kok sayang,lagian paling ntar jam 10 juga udah sembuh sendiri "ucap Rendy lirih."


Tiba tiba Rendy meletakkan kepalanya di pangkuan Dara dan mencium perut Dara.


"Sayangnya papah,sehat sehat ya di perut mamah "ucapnya seraya mencium perut Dara yang masih rata dan mengusap usapnya."


Dara mengusap surai hitam milik Rendy.


"Sabar ya ka,ntar kalau umur si dede 4 bulan kan kaka sudah ga merasakan ngidam lagi "hibur Dara."


"Iya sayang,aku akan selalu sabar kok,kamu ga usah khawatir sama kakak ya "ucap Rendy mencoba tersenyum."


Tak terasa Rendy tertidur di pangkuan Dara membuat Dara semakin iba.


Dengan sangat pelan Dara memindahkan kepala Rendy ke bantal.


Dara bangkit dari pembaringan dan melangkah ke dapur untuk membantu menyiapkan sarapan.

__ADS_1


"Nak,apa kamu ga mual di dapur bau bumbu bau masakan?"tanya mamahnya Rendy."


"Ga mah,Dara malah kalau bau masakan menggugah selera pengennya makan "ucap Dara terkekeh."


"Iya aneh,malah Rendy yang ngidam ya,sekarang mana suamimu?"tanya mamahnya Rendy."


"Lagi tidur mah,tadi habis mual muntah katanya kepala gleyengan,Dara kasih saran libur kerja ga mau katanya ntar siang jam 10 juga sudah normal kembali ga mual muntah "ucap Dara menjelaskan panjang lebar."


"Iya juga si nak,dulu mamah juga seperti Rendy kalau udah jam 10 pagi sudah hilang rasa mual muntah dan puyengnya "ucap mamah Rendy."


Dara asik membantu di dapur dengan sebentsr sebentar menghirup aroma masakan yang membuat cacing cacing di perut Dara berdendang bak menabuh genderang.


Sesekali Dara mencicipi masakan yang belum matang sangat.


Kelakuan Dara ini membuat mamahnya Rendy terkekeh.


Namun Dara asik saja dengan aktifitasnya itu,seperti seorang anak kecil yang sedang mencoleki permen gula gulanya.


Dara asik sekali hingga tak terasa masakan telah matang,tak malu malu Dara langsung mengambil piring dan langsung makan dengan lahapnya.


Padahal masakan belum di letakkan di tempat sayur masih berada di wajan namun Dara sudah tak tahan untuk menyantap masakannya.


Mamah Rendy hanya senyum senyum seraya terkekeh,namun hatinya bahagia melihat menantunya doyan makan di saat sedang hamil.


Tak berselang lama jam menunjukkan pukul 7 pagi,Dara membangunkan Rendy untuk berangkat kerja.


Karena sejak mengalami morning sickness,Rendy tak pernah sarapan,melainkan sarapannya nunggu jam 10 pagi di saat sudah tidak mual muntah.


Karena percuma saja jika pagi pagi sarapan yang ada keluar lagi hingga Rendy malas sarapan di pagi hari.


Dara menyiapkan semua keperluan kerja suaminya dengan sumringah dan sesekali bernyanyi.


Sejak hamil Dara suka sekali berdendang,suka sekali mendengarkan lagu lagu.Entah itu pop,dangdut,campur sari.


Semua musik Dara suka dan sangat menikmatinya.


Kadang tak sadar juga sesekali berjoged membuat Rendy yang melihatnya tertawa ngakak.


Padahal dulu Dara di kenal sangat pendiam dan tertutup serta dingin.


Namun sejak hamil Dara suka bercanda,suka berjoged,suka menyanyi.


Dan yang paling utama Dara suka berbuat usil pada Rendy.Dengan sesekali mendandani wajah Rendy saat Rendy tertidur pulas.


Setelah mendandani wajah Rendy,Dara mengabadikan dengan memotretnya.


Kemudian Dara tunjukan pada Rendy jika Rendy telah bangun dari tidurnya.

__ADS_1


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


__ADS_2