
Waktu bergulir begitu cepatnya,tak terasa telah malam.Dara sedang dalam perjalanan pulang kerja bersama Rita.
Sementara mami Olive sedang menceritakan tentang Dara di sela makan malamnya.
"Jadi ka Dara juga nolong mami??"tanya Nella ."
"Hebat benar ka Dara "sela Nessa."
"Berarti setelah menolong mami,Dara ke pasar swalayan milik mami?"tanya Raka penasaran."
"Hemm kalian ini seperti petasan,satu belum selesai meletus datang lagi.Bingung mami kalian jawab yang mana dulu "sela papi Alan."
Mami Olive menceritakan semua pada ke 3 anaknya.Saat Dara ada di pasar swalayam bersama temannya si Rita.
Ternyata mami Olive seperti mama Lani sama sama terpesona dengan kehebatan Dara.Sama sama kepengen Dara jadi menantu mereka.
Namun mamah Lani kecewa dengan sikap Leon yang telah menjalin hubungan terlarang dengan Ike.
Berbeda dengan mami Olive yang sangat senang karena pilihan anaknya sesuai dengan kriteria hatinya.
"Nak,mami doain kamu berjodoh dengan Dara ya sayang "ucap mami Olive."
"Tapi kalau misal Dara bukan anak orang kaya apa mami sama papi masih tetap merestui Raka?"tanya Raka sedikit ragu."
"Kami ga pernah membedakan status ekonomi nak,yang terpenting dia wanita baik dan berbudi pekerti luhur "ucap papi Alan."
"Cucok..kami juga setuju kalau ka Raka memilih ka Dara yang seperti wonder woman "sela Nella."
Raka sangat senang karena keluarga telah memberi lampu hijau.Raka jadi lebih semangat untuk bisa mendapatkan hati Dara.
Karena senangnya hati Raka sehingga terbawa sampai ke alam mimpi.Si Raka bermimpi telah berpacaran dengan Dara.
Dalam mimpi Raka sangat bahagia sekali sampai dirinya tertawa terbahak bahak dalam mengigaunya.
Sampai terdengar ke kamar orang tuanya.
"Pi,denger ga??Itu Raka lagi tertawa sama siapa tengah malam seperti ini?"tanya mami Olive penasaran."
"Ya ampun mami masa ga hafal hafal sama kebisaan anak sendiri.Raka kan suka sekali ngigau kalau tidur"cebik papi Alan masih dengan mata meremnya."
Namun mami Olive penasaran sehingga mami Olive bangun dari tempat tidur melangkah keluar menuju kamar Raka.
Kebetulan pintu kamar Raka tidak di kunci sehingga mami Olive bisa masuk dengan mudahnya.
__ADS_1
Mami Olive menghampiri Raka yang masih asik tersenyum sendiri dan ngomong sendiri dengan kondisi mata masih terpejam.
"Ternyata benar yang di ucapkan papi,hhmm Raka Raka "gerutu mami Olive sambil mengambil guling yang terjatuh."
Namun saat mami Olive menaruh kembali guling ke ranjang.Tangan mami Olive di genggam oleh Raka dan di ciumi oleh Raka .
"Dara sayang,aku bahagia sekali kamu telah menerima cintaku ini...muach muach "
Begitulah ucapan Raka di dalam mengigaunya sambil tak henti menciumi tangan mami Olive.
Tingkah Raka ini membuat mami Olive tak bisa menahan gelak tawanya.
Mami Olive tertawa ngakak membuat Raka terbangun dari mimpi indahnya .
Raka merasa heran kenapa kok maminya ada di kamarnya tertawa ngakak pula.
"Mami ngapain di kamar Raka?"tegurnya heran."
"Hhaaaa mimpi apa barusan,sampe tangan mami kamu ciumin "goda mami Olive terkekeh."
"Mami di tanya malah nanya "cebik Raka."
Mami Olive terus saja tertawa sembari melangkah meninggalkan kamar Raka tanpa menjawab pertanyaan Raka terlebih dulu.
Raka menghela nafas panjang dan kembali melanjutkan tidurnya.
Sementara mami Olive tak henti hentinya tertawa sampai kelur air mata.
Sampai di dalam kamarpun mami Olive masih saja tertawa terkekeh membuat papi Alan bengong melihat tingkah istrinya.
Hingga papi Alan bertanya pada mami Olive apa yang telah membuat mami Olive sampai tertawa ngakak sekali.
Mami Olive menceritakan semua pada suaminya masih dengan terus tertawa.Setelah mendengar cerita dari istrinya,papi Alan hanya geleng geleng kepala.
Kemudian suami istri paruh baya ini kembali melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu karena ulah Raka yang mengigau keras sekali.
Berbeda dengan mimpi yang di alami oleh Dara.Dara bermimpi bertemu dengan Setyo.
Di dalam mimpi Setyo tersenyum pada Dara dan meminta Dara untuk bisa move on pada dirinya.Dan membuka hati untuk lelaki lain.
Setyo meminta Dara untuk melanjutkan hidupnya .Dan biarlah Setyo menjadi sebuah kenangan yang terindah dalam hidup Dara.
Dara menitikkan air mata dan Setyo menghapus air mata Dara.Setyo berharap Dara menuruti permintaan Setyo agar arwah Setyo tenang di alam sana.
__ADS_1
Namun Dara terus membantah,jika tidak ada lelaki yang bisa menggantikan posisi Setyo.Hanya Setyo yang bisa meluluhkan hati Dara.
Dan hanya Setyo yang benar benar Dara cintai.Tidak ada satupun lelaki yang Dara cintai selaain Setyo.
Tak terasa mimpi Dara membuat Dara bensr bensr mengigau menangis.Membuat Tya sampai terbangun mendengar tangisan Dara.
Tya segera membangunkan kakaknya dan menyakan pada Dara tadi habis mimpi apa sampai benar benar ke bawa dalam alam sadar.
Namun Dara juga telah lupa dengan mimpinya hingga Tya menggelengkan kepala melihat sikap Dara.
Tya dan Dara melanjutkan tidurnya kembali.
Tak terasa pagi telah menjelang,Dara lekas bangkit dari tidurnya.Dan langsung melakukan ritual mandi paginya.
Karena hari ini kerja Dara jatah pagi hari.
Namun pagi ini Dara berangkat sendiri karena Rita sedang pergi keluar kota dengan keluarganya.
Salah satu saudara Rita sedang ada hajatan hingga Rita dan keluarganya menghadiri hajatan tersebut.
Pagi ini Dara memesan gojek karena ayahnya tak bisa mengantarnya.Kebetulan ayahnya lagi banyak garapan di bengkelnya.
Dara memesan gojek yang tak di sangka tukang gojek tersebut adalah Raka.Dara memberikan notifikask share lok pada tukang gojek tersebut.
Dara menunggu tukang gojek di gang.Tak lama kemudian datanglah tukang gojek tersebut yang ternyata adalah Raka.
Dara kaget melihat si tukang gojeknya ternyata adalah Raka.
"Kok pas banget mas Raka ya yang saya pesan "ucap Dara tersenyum ramah."
Sebenernya ini memang sudah di atur jauh jauh hari. Raka telah bekerja sama dengan para tukang gojek lainnya.
Jika Dara memesan gojek suruh di oper ke Raka.Raka berani bayar 2x lipat demi bisa lebih dekat lagi dengan Dara.
Raka sangat antusias mengantar Dara bekerja.Segera Raka melajukan motor maticnya menuju ke arah cafe dimana Dara bekerja sebagai kasir.
Hanya beberapa menit sampailah Raka di depan cafe Dara.Segera Dara membayar tarif gojeknya namun Raka tak mau menerima uang pemberian dari Dara.
"Kalau mas Raka tak mau menerimanya,lain kali Dara ga mau di antar oleh mas Raka "rajuk Dara manyun."
Hingga akhirnya Raka menerima uang pembayaran gojek tersebut.
🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯
__ADS_1
Mohon maaf ya ka jika karya masih banyak kekuranganya🙏🙏🙏🙏🙏🙏