Cinta Untuk Dara

Cinta Untuk Dara
Part 22


__ADS_3

Dara menuruti kemauan Raka,dengan memberi nomor ponselnya pada Raka.Dara tak tahu jika Raka itu cuma menyamar saja.


"Trimakasih ya Dara,dengan begini kan jika ada yang order kan aku tinggal hubungi kamu "ucap Raka sumringah."


Setelah pesanannya sudah siap,Raka membayar pesanan jus sama bakminya.


Raka berpamitan dengan Dara,dan lekas keluar dari cafe tersebut.Dalam hati Raka sangat berbunga bunga.


Karena usahanya tidak sia sia,telah mendapatkan nomor ponsel Dara.Juga telah mendapat foto Dara dengan cara mencuri dalam memotretnya.


Saat Dara lengah,Raka memotret Dara.


Setelah sampai di dalam mobil,Raka berganti pakaian lagi dengan baju kantorannya.


Raka memerintah Iko untuk segera melanjutkan perjalanan ke kantor.


"Tuan jangan lupa janjinya loh,mau kasih tambaham gaji buat saya"ucap Iko melirik dari kaca spion mobil."


"Enak saja,tugasmu saja ga berhasil kok.Aku kan usaha sendiri minta nomor ponsel sendiri ke Dara"cibir Raka ketus."


"Ya ila tuan mah curang,awal mulanya kan saya yang ngasih tahu.Kalau ga mana mungkin tuan bisa dapetin tuh nomor ponsel gadis kecil itu "rajuk Iko manyun."


"Iya iya ,entar aku transferin tambahan gajinya "ucap Raka sembari senyum senyum memandang foto Dara di ponselnya."


Setelah mendengar bakal ditransfer sejumlah uang,Iko langsung sumringah.


"Nah gitu tuan,saya doakan tuan berjodoh dengan gadis kecil itu.Terima kasih ya tuan Raka yang gantengnya 7 turunan ga ada yang nandingin "puji Iko terkekeh."


"Hhhemmm "jawab singkat Raka sambil terus pandangi foto Dara."


Tak berselang lama sampailah Raka di kantornya.Seperti biasa semua karyawati menatap tak berkedip pada Raka.


Seperti terkena hipnotis karena begitu tampannya bos muda itu.


Raka hanya melirik sinis pada semua karyawatinya,tidak ada senyum sedikitpun.Bagi Raka semua karyawatinya itu matre hanya memandang kekayaan Raka saja.


Setelah sampai di dalam ruang kerjanya.Raka langsung duduk dan kembali membuka ponselnya hanya untuk menatap foto Dara.


"Hheemmm cantikmu sungguh alami natural,dari sisi femininmu ternyata kamu sangat pintar beladiri.Aku telah klepek klepek padamu Dara,sejak jumpa pertama jantung ini serasa mau copot"gerutu Raka terus saja menatapi foto Dara sambil menciumi foto tersebut."


"Aarghh ini jus sama bakmi buat apa ya??"gerutu Raka garuk garuk tengkuk yang tak gatal."

__ADS_1


Raka menelfon Iko untuk masuk ruangannya,dan memberikan jus serta bakminya untuk Iko.


"Waahhhh makasih ini tuan,rejeki buat anak soleh.Sering sering saja ya tuan "goda Iko terkekeh."


"Sudah sana bawa makanan itu dan lekas keluar dari ruanganku "cebik Raka ketus."


Selagi asik memandangi foto Dara,papinya masuk ruangan Raka.Segera Raka menyimpan ponselnya.


"Papi bikin kaget Raka saja dech,ketuk pintu atau bagaimana.Main nyelonong aja"rajuk Raka."


"Loh,bukannya papi emang sudah terbiasa seperti ini kan??Hheemm lagi lihatin apa si,kok tiba tiba ponsel langsung di kantongi??" tanya papah menyelidik."


"Ga lagi lihat apa apa kok "ucap Raka ketus."


Papi Alan cuma menghela nafas panjang,dan menyerahkan sejumlah proposal kerjasama dengan para kliennya.


"Ini ada beberapa kerjasama baru,papi minta kamu yang handle.Karena kantor papi sendiri sudah banyak kerjaan"ucap papi Alan menyodorkan berkas berkasnya di meja kerja Raka."


"Siap laksanakan tugas bos"goda Raka terkekeh."


Waktu berjalan begitu cepatnya,tak terasa telah jam makan siang.Waktu jam makan siang di gunakan oleh Raka untuk ke cafe Dara.


Namun Iko telah di beritahu oleh Raka agar memarkirkan mobilnya jangan terlalu dekat dengan cafe agar penyamaran tidak terbongkar.


Dengan memakai seragam gojek,Raka masuk ke cafe.


"Siang mas Raka,apa ada yang order lagi ya??Kenapa ga chat Dara,jadi mas Raka kemari orderan sudah siap?"tanya Dara tersenyum ramah."


"Ga ada kok Dara,aku kemari ingin pesen makan siang buatku sendiri.Tapi menu yang harganya paling murah ada ga?"tanya Raka berpura pura ."


"Emang bajet mas Raka berapa duit?"tanya Dara terkekeh."


"Disini harga standar kok mas,cukuplah untuk kalangan kita berdua.Jadi mas Raka ga usah khawatir "ucap Dara kembali."


"Hemm ya sudah dech kalau begitu aku pesen menu apa saja,terserah Dara mau pilihin menu apa "ucap Raka antusias."


"Lah mas Raka ini bagaimana si,kan mas Raka yang mau makan.Entar kalau Dara yang mesenin sesuai selera Dara,mas ga doyan "ucap Dara terkekeh."


"Pesen dua porsi,tapi yang satu buatmu ya"ucap Raka."


"Ga usah mas Raka,Dara itu selalu bawa bekal dari rumah "ucap Dara menolak secara alus."

__ADS_1


"Oh ya sudah ga apa apa dech,pesen satu porsi ntar antar di meja ini ya Dara "ucap Raka antusias."


"Siap mas Raka "jawab Dara terkekeh."


Selagi asik menunggu pesenan Dara,tiba tiba pundak Raka di tepuk seseorang yang tak lain adalah papinya.


"Raka,kamu ngapain disini pake baju gojek lagi "tanya papi Alan penasaran."


Raka menoleh ke bagian kasir,mengecek ada Dara atau tidak.Merasa aman baru Raka berbicara pada papinya.


"Uusstt jangan keras keras pi,Raka lagi menyamar"bisik Raka pada papinya sambil memberi kode telunjuk di tempelin di mulut."


Papi Alan hanya geleng geleng kepala,kemudian duduk di hadapan Raka.Hingga membuat Raka geram.


"Pi,ngapain si duduk disini..aduhhh "bisik Raka sambil garuk garuk tengkuk."


Tiba tiba Dara datang ke meja Raka dengan membawa pesanan Raka.


"Mas Raka ini pesenan mas dan ini minumnya "ucap Dara meletakkan pesanan Raka di meja."


Dara tak lupa menyapa papi Alan.Dan menyodorkan daftar menu makanan dan minuman pada papi Alan.


Papi Alan akhirnya memesan makanan dan minuman.Selagi Dara pergi untuk menyiapkan pesanan papi Alan.


Tak sengaja papi Alan melihat ada foto Dara di ponsel Raka sebagai walpaper.


Ponsel yang diletakkan di meja,sebentar bentar nyala jadi terlihatlah foto Dara.


Papi Alan dengan gerak cepat mengambil ponsel milik Raka.


"Wah,bukannya ini gadis yang tadi kemari?"tanya papi Raka menaik turunkan alisnya."


"Uussttt sudah di bilang,papi jangan brisik..entar penyamaran Raka ketahuan"bisik Raka."


"Hemm baik,tapi nanti kamu harus jelasin di rumah loh..Sudah sejauh mana hubunganmu dengan gadis yang di ponselmu ini"rajuk papi Alan ketus."


Sejenak mereka berdua terdiam tanpa saling bicara dan tanpa bertegur sapa lagi.Papi Alan menuruti kemauan Raka,supaya berpura pura tidak kenal Raka.


🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡🤡


Mohon dukungan like,vote,favorite..

__ADS_1


__ADS_2