Cinta Untuk Dara

Cinta Untuk Dara
Part 13


__ADS_3

Setelah mendengar penuturan dari mamahnya ,Leon mengerutkan alis tanda bingung.


"Maksud mamah, Dara nolongin mamah bagaimana??Leon ga ngerti dech ."


"Kamu ingat ga,waktu mamah beli bakso di tukang bakso langganan mamah sama papah?"tanya mamah Lani pada Leon."


"Iya ingat mah,beli bakso kok lama banget "ucap Leon ketus."


"Mamah kan sempat di jambret ,terus Dara yang nolongin.Sampai kaki berdarah ga di rasakan.Ini mamah sampai sekarang simpan vidio Dara nangkap jambret.Ada seseorang merekam dan mengunggah ke akun sosial media.Kan viral,emang kamu ga tahu apa pura pura ga tahu "ucap mamah Lani panjang lebar sembari menunjukkan vidionya pada Leon."


"Ya ile mamah terlalu polos,itu bisa juga trik Dara untuk bisa viral.Bekerjasama dengan orang,supaya orang itu berpura pura jadi jambret.Dan Dara jadi pahlawannya.Trik kuno itu mah "cibir Leon setelah melihat vidio tersebut."


Papah Daniel dan mamah Lani saling berpandangan dan keduanya geleng geleng kepala sembari menghela nafas panjang.


Sedangkan Leon berlalu begitu saja dari hadapan orang tuanya.


Leon melangkah ke kamar dengan rasa geram dan emosi.Leon membaringkan badannya menatap langit langit kamar.


"Huh,nyebelin banget loh!!Masa papah sama mamah malah belain cewe cupu cewe barbar itu!!Awas loe ya,gwe akan buat perhitungan sama loe !!"gerutu Leon sembari mengepalkan tinju dan menatap langit langit kamar."


Hanya gerutuan yang terlontar dari bibir Leon lama lama lelah sendiri dan akhirnya terlelap dalam tidurnya.


Sementara Rendy dan Dara telah sampai di rumah Dara.Segera Rendy meminta ijin pada ibu Dara untuk mengajak adik adik Dara bermain di taman.


Ibu Ranti mengijinkan Rendy untuk mengajak anak anaknya ke taman.


"Ibu,mmaaf Rendy ingin ijin ajak Dara dan adik adik semua ke taman "ucap Rendy tersenyum ramah pada ibu Ranti."


"Iya silahkan saja nak,jika memang tidak merepotkan nak Rendy "jawab ibu Ranti tersenyum ramah."


Rendy,Dara serta adik adik Dara bergegas keluar dari rumah Dara menuju ke mobil Rendy.Adik adik Dara sangat antusias sekali .


Karena adik adik Dara tak pernah diajak bermain ke taman ataupun ke tempat bermain lainnya oleh orang tua Dara.


Perjalanan ke taman sangat menyenangkan karena disertai gelak tawa dan canda ria adik adik Dara.


Tak berselang lama mereka telah sampai disebuah taman bermain.Semua adik adik Dara langsung berhamburan keluar dari mobil.


Adik Dara yang terbesar yang bernama Tya menjaga Teo,Mita dan Meo.Semua bersuka cita berlarian kian kemari.


Rendy tak berdiam diri,membelikan es cream dan segala macam makanan dan minuman untuk Dara dan adik adiknya.

__ADS_1


Bahkan memborong bakso,karena kebetulan semua belum makan siang.


"Ka,Dara jadi ga enak loh sama ka Rendy.Kami sering banget bikin repot kaka "ucap Dara tertunduk malu sembari menyendok bakso."


"Kamu ga usah sungkan de,adik adikmu sudah kaka anggap seperti adik adik kaka sendiri.Kaka ga merasa direpotkan,justru kaka merasa sangat senang kok de .Bisa seperti ini kumpul kumpul ketawa ketiwi bareng kalian semua "ucap Rendy panjang lebar."


"Trima kasih ya ka,sudah memberi kebahagiaan pada adik adik Dara "ucap Dara tertunduk malu."


Selagi asik makan bakso bersama sama.Tiba tiba ada 2 preman menghampiri lapak tukang bakso.


"Wahhhh..lagi rame nech..mana jatah buat kami berdua.Karena ini adalah wilayah kami !!"gertak dua preman pada sang pedangan bakso."


Sementara para pembeli tak ada yang berani membela si abang tukang bakso.Dara celingukan melihat sekeliling,tidak ada satupun yang berani dengan preman tersebut.


"Kamu adik adik kita baik baik ya Tya "bisik Dara pada adiknya yang paling besar."


"Memangnya ka Dara mau kemana?"tanya Tya menyelidik menatap Dara."


"Kaka mau ngurusin dua preman yang lagi malak abang tukang bakso"bisik Dara."


"Tapi ka.."


Sementara Rendy tak curiga,Rendy berpikir Dara menghampiri abang tukang bakso karena ingin meminta ketupat atau sambal.


Tya merasa khawatir hingga Tya meminta tolong pada Rendy untuk melindungi Dara.


"Ka Rendy,buruan kaka samperin ka Dara.Dia lagi mau ngadepin 2 preman yang sedang malak abang tukang bakso "bisik Tya pada Rendy yang duduk disebelah Tya."


Rendy lekas bangkit dari duduknya melangkah ke arah abang tukang bakso.


"Eh ada cewe cantik nech bro ,hay cewe kenalan dong??"ucap salah satu preman akan mencolek pipi Dara,namun langsung saja tangan preman itu dipelintir oleh Dara ."


"Aduuuhhh...sialannn..sakit tahu "bentak preman tersebut."


"Heh,lepasin tangan temen gwe songong!!"bentak satu preman yang lain."


Dara segera melepaskan pelintiran tangannya pada satu preman tersebut.Dara mendorong preman tersebut hingga menabrak teman sesama preman.


"Eh bro sialan banget ini cewe,minta di kasih pelajaran nech"ucap preman tersebut."


Dua duanya menyerang Dara ,namun Dara sangat lincah menghindar dari serangan dua preman tersebut.

__ADS_1


Tak berselang lama Rendy datang membantu Dara.Hingga perlawanan sengit terjadi.Satu lawan satu.


Para pembeli bakso yang lain asik memperhatikan pertikaian tersebut.Mata mereka tak berkedip,bahkan banyak yang berdecak kagum melihat keberanian Dara melawan seorang preman.


Ada salah satu pembeli segera menghubungi aparat polisi agar lekas datang ke lapak abang bakso.Untuk menangkap dua preman yang sangat meresahkan para pedagang.


Dara dan Rendy terus saja baku hantam dengan dua preman tersebut.Hingga tak berselang lama,datanglah beberapa aparat polisi.


Kedua preman tersebut ingin kabur,namun Dara dan Rendy terlebih dulu membekuk mereka berdua.


Akhirnya kedua preman tersebut dibawa para aparat kepolisian untuk segera diproses.


"Mba,mas,kami ucapkan terima kasih atas kerjasama kalian berdua.Dua preman ini sudah lama jadi incaran kami,namun selalu lolos dan kabur "ucap salah satu aparat polisi."


"Baik pak,sama sama "ucap Dara dan Rendy serentak."


"Wahh kompak banget jawabnya bareng,sepertinya kelak kalian bakalan berjodoh nech "goda salah satu aparat polisi."


"Aminnn "tanpa sadar Rendy berucap ."


Setelah sadar akan ucapanya barusan,Rendy celingukan menggaruk tengkuk yang tak gatal.


Tingkah konyol Rendy mengundang gelak tawa para aparat polisi.


Para aparat polisi segera membawa kedua preman tersebut untuk di tindak lanjuti lebih lagi.


Sementara Rendy mengajak Dara kembali ke tempat duduk mereka.Namun sang abang tukang bakso mencegah langkah mereka berdua .


Sang abang tukang bakso hanya ingin mengucapkan terima kasih.


"Mas mba,tunggu sebentar "ucap tukang bakso.".


"Iya bang,ada apa??"tanya Rendy heran."


"Trimakasih ya mas mba atas bantuan kalian telah membekuk dua preman tadi.Sebagai ucapan trima kasiih,saya gratiskan baksonya buat kalian serta adik adik kalian "ucap si tukang bakso."


"Ga usah bang,kami berdua ikhlas kok bantu abang.Kami akan tetap membayar bakso yang kami dan adik adik kami makan "ucap Rendy tersenyum ramah."


😁😁😁😁😊😊😊😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁


Mohon dukung like,vote,favoritenya..

__ADS_1


__ADS_2