Cinta Untuk Dara

Cinta Untuk Dara
Part 49


__ADS_3

Pagi menjelang,Leon tersentak kaget saat mengetahui dirinya saat ini tertidur di emperan bar .


"Sialan tuh yang jaga bar,ga punya hati sama sekali,masa gwe di tarok di emperan seperti tunawisma saja,padahal gwe selalu langganan minum disini "gerutu Leon bangkit dari lantai."


Dengan masih sempoyongan Leon melangkah ke arah mobilnya dan lekas masuk mobil namun Leon bukan menjalankan mobilnya,tapi dirinya tertidur kembali di dalam mobil.


Karena Leon masih merasakan pusing yang teramat sangat,minum dari sore hingga malam entah menghabiskan berapa botol minuman.


Padahal waktu telah menunjukkan pukul 5 pagi namun Leon tak peduli.


Sementara di rumah Leon,mamahnya sedang mengkhawatirkan Leon yang pergi dari sore hingga pagi belum juga pulang.


Mamah Lani sedih karena bukannya Leon semakin lebih baik malah tingkahnya semakin lebih buruk.


Entah harus bagaimana lagi cara mendidik Leon agar benar benar bisa berubah menjadi orang yang lebih baik.


Sementara papah Daniel telah angkat tangan dalam mendidik Leon,dirinya sudah tak sanggup lagi.


Jam 7 pagi Leon baru sampai di rumah di saat orang tuanya sedang sarapan pagi.


Dengan kondisi mulut bau alkohol dan rambut acak acakan serta baju berantakan tak karuan.


Saat Leon akan melangkah ke arah kamar,mamahnya menegurnya.


"Nak,duduklah sarapan sekalian dengan kami "ucap mamah Lani."


Dengan sangat malas Leon duduk di depan orang tuanya.


Mamah Lani menyiapkan sarapan buat Leon.


"Kamu kemana saja nak,pergi dari sore hingga pagi hari,kami sangat khawatir denganmu?"tanya mamah Lani menyelidik."


"Anak mudalah mah,kemana lagi kalau ga nongkrong nongkrong sama teman teman di bar "ucap Leon sekenanya sambil melahap sarapannya."


Papah Daniel hanya diam saja karena baginya percuma saja jika dirinya menasehati bukannya di dengarkan tapi malah tambah menjadi jadi.


Hanya mamah Lani yang berani menegur Leon karena mamah Lani mampu berbicara sangat halus.


Berbeda dengan papah Daniel yang sekali ngomong selalu to the point tanpa ada basa basi .


"Leon ,kamu harus merubah sedikit demi sedikit kamu hilangkan kelakuan burukmu yang suka mabuk mabukkan ."


"Kamu itu kelak yang akan menggantikan posisi papah untuk memimpin perusahaan,kalau tidak dari sekarang kamu berlatih terus mau kapan??"

__ADS_1


"Ingatlah Leon,wanita baik itu mau bersanding dengan lelaki baik,wanita baik bukan harta yang di lirik tapi hati si lelaki."


"Bagaimana Dara mau menerimamu jika perbuatanmu saja seperti ini."


Demikian ucapan nasehat dari mamah Lani untuk Leon.Mamah Lani tahu jika saat ini Leon sudah jatuh cinta pada Dara.


Karena Leon pernah bercerita tentang isi hatinya pada mamah Lani.


Mamah Lani selalu mensuport Leon untuk sabar mendekati Dara.


Memang dari dulu mamah Lani sangat mengidam idamkan sosok menantu seperti Dara.


Ucapan ucapan dan nasehat nasehat mamah Lani tak pernah di dengar sama sekali oleh Leon.


Masuk telinga kanan keluar telinga kiri ,iya iya tapi tak pernah di laksanakan.


Setelah selesai sarapan dan mendengar nasehat mamah Lani,barulah Leon beranjak ke kamarnya untuk mandi karena akan berangkat kuliah.


Leon menjalani kuliahnya juga hanya separuh hati dengan tidak serius.Kuliah asal kuliah saja.


Dirinya hanya mencari gelar sarjana,tak pernah memperhatikan satupun mata pelajaran yang ada di dalam kuliahnya.


Tak berselang lama sampailah Leon di kampusnya.Dengan langkah gontay karena masih merasa pusing,Leon masuk dalam kelasnya.


Hingga waktu bel masukpun Leon masih tertidur,walaupun teman temannya telah membangunkannya namun Leon tetap tidur.


Hingga dosen yang mengajarnya melihat dan mendengar dengkuran Leon yang sangat keras.


Sang dosen wanita segera menghampiri Leon dan menarik telinga Leon,namun malah Leon menarik paksa tangan bu dosen.


Dalam kondisi masih memejamkan mata,Leon menciumi tangan bu dosen.


"Muaachh muacchh sayangkuuu cintaku..kenapa si kamu tak membalas rasa cintaku.."Leon mengigau sambil menciumi tangan bu dosen."


Bu dosen semakin geram hingga mencubit pipi Leon.Sejenak Leon terhenyak kaget dan dirinya langsung melepaskan pegangan tangan bu dosen.


"Ma-ma-maaf bu "ucap Leon tertunduk malu ."


Semua temanya tertawa terbahak bahak saat ingat Leon mengigau sambil menciumi tangan bu dosen.


Bahkan ada yang iseng mengabadikan lewat rekaman vidio.Untuk sewaktu waktu mengerjai Leon.


Bu dosen menghukum Leon dengan memerintah Leon berdiri di depan dengan satu kaki di angkat dan kedua tangan memegangi telinga kanan dan kiri.

__ADS_1


Leon di larang mengikuti pelajaran bu dosen hingga waktu jam istirahat selesai.


Bahkan bu dosen telah memberi peringatan pada Leon,bila terulang lagi bu dosen akan melaporkannya pada dekan supaya Leon di DO dari kampus.


"Sial,pikir gwe beneran lagi sayang sayangan sama Dara.Ehhh cuma mimpi doang,mimpi di kelas pula..malu maluin "gerutu Leon dalam hati."


Semua teman menertawakan Leon yang saat ini telah di hukum bu dosen.


Tak terasa bel tanda istirahat telah berbunyi,Leon merasakan sangat lega karena masa hukumannya telah berlalu.


Namun kaki Leon terasa pegal sangat,karena berdiri satu kaki dari pagi hingga siang.


Leon melangkah ke kantin dengan langkah terpincang pincang.Temsn teman akrabnya penasaran dengan mimpi Leon.


Hingga salah satu bertanya pada Leon.


"Eh bro waktu loe tidur di kelas,sebenernya loe sedang bermimpi apa si bro,kok loe sampai menciumi tangan bu dosen?"tanya si Rudy."


"Rahasia dong,kepo aja dech loe "cebik Leon dengan langkah terpincang pincang."


Akhirnya temannya diam tak lagi berani bertanya kembali pada Leon.Hanya menampakkan wajah murungnya saja.


Sementara di siang ini Dara sedang berada di cafe,saat ini sedang menikmati bekal makan siangnya dari rumah.


Selagi asik makan siang,tiba tiba Raka datang dengan alasan memesan makanan dan minuman untuk pelanggan gojeknya.


Padahal Raka memesan untuk diri sendiri makan siang.Raka masih belum percaya jika Dara telah berpacaran dengan Rendy,hingga Raka mencoba bertanya pada Dara.


"Dara,boleh ga aku bertanya satu hal?"tanya Raka menatap lekat Dara yang sedang asik menikmati makan siangnya."


"Tanya saja mas,selagi aku bisa jawab pasti akan aku jawab mas "ucap Dara dengan sesekali menatap Raka di sela makan siangnya."


"Apa benar kamu telah berpacaran dengan Rendy?"tanya Raka menyelidik."


"Iya mas,sudah ada 3 bulan lebih aku menjalin hubungan dengan ka Rendy.Kalau ga salah mas Raka sudah berkali kali loh,tanya hal ini pada Dara "ucap Dara sekenanya."


Raka hanya terdiam saja tak mampu berucap apapun.


🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐🀐


Mohon maaf bila karya belum sempurnaπŸ™πŸ™


Masih tahap belajar☺☺☺

__ADS_1


__ADS_2