
Pagi menjelang,Dara bangun pagi pagi sekali.Walaupun hari ini sift siang.Namun Rita meminta tolong Dara menemani dirinya ke sebuah pasar swalayan yang baru buka.
Kebetulan pasar swalayan baru ini bukanya pagi pagi benar,dan sedang ada promo diskon besar besaran.
Pasar swalayan ini adalah pasar swalayan milik keluarga Raka.Sengaja di bangun untuk membantu para masyarakat yang kurang mampu.
Sebenarnya Dara enggan kalau untuk pergi pergi yang menurutnya ga jelas.Namun karena rasa ga enak hati setiap hari nebeng motor Rita,walaupun setiap minggu Dara memberi uang untuk ganti uang bensin.
Jam 7 pagi Rita telah berada di rumah Dara,menunggu Dara yang sedang sarapan pagi.
"Loe serius ga ikut sarapan Rit??"tanya Dara sembari menyuapkan makanan ke mulutnya."
"Trimakasih Dara,gwe udah sarapan di rumah kok "ucap Rita tersenyum riang."
💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢
Sementara di rumah mewah milik Raka,orang tuanya sedang suheri(suka heboh sendiri).
"Pi,ayuk buruan dongggg..ini kan peresmian buka pasar swalayann kita yang di desa X.Kalau ga buru buru ntar kesiangan loh pi "ucap mami Olive."
"Hemm sabar sedikit kenapa mi,baru saja papi mau sarapan.Mami sudah mojokin papi terus ntar papi kesedak loh mi "rajuk papi Alan."
"Kenapa si mami kok seperti orang yang sangat terburu buru,bukannya di toko swalayan tersebut sudah banyak orang orang dari kita "ucap Raka menengahi perdebatan orang tuanya."
"Sudahlah mami berangkat sendiri sama pak Eko daripada nunggu papi yang lambat terlalu lama "rajuk mami Olive ketus."
Mami Olive menenteng tasnya dan melangkah keluar menghampiri pak Eko yang tengah mencuci mobil.
Memerintah pak Eko mengantarkan dirinya ke pasar swalayan milik dirinya.
"Kamu lihat itu,mamimu ga sabaran banget "ucap papi Alan sambil menyuap makanan dan geleng geleng kepala."
Raka hanya diam saja asik dengan sarapannya.
Sementara pak Eko telah melajukan mobilnya,namun baru seperempat jalan ban mobilnya tertancap paku.
Tepatnya ban mobil depan sebelah kanan yang tertancap paku.
"Maaf nyonya,ban mobilnya tertusuk paku "ucap pak Eko."
"Aduhh bawa ban serep ga??"tanya mami Olive menghela nafas panjang sembari geleng geleng kepala."
__ADS_1
"Bawa nyonya ,tapi kalau mau di ganti rada lama ga apa apa nyonya?"tanya pak Eko ragu."
Selagi mami Olive turun sambil menenteng tas untuk mengecek ban mobil yang tertusuk paku.Tiba tiba ada sebuah pengendara motor berhenti.
1 Pengendara sepeda motor dengan memboncengkan 1 orang dengan gerak cepat 1 orang menyekap pak Eko.
1 Orang lagi menyekap mami Olive dengan menodongkan pisau akan menusuk leher mami Olive.
1 Orang yang menyekap pak Eko,mengunci kedua tangan pak Eko di balik punggung pak Eko.
"Waduh gawat Dara,lagi lagi kita lewat jalan yang salah.Ada 2 penjahat yang sedang beraksi di depan kita.Sebaiknya gwe putar arah ya??"ucap Rita ketakutan dan panik."
Namun tidak dengan Dara,jiwa pahlawannya timbul.Dara membiarkan Rita berhenti cukup jauh dari mobil mami Olive.
Sementara Dara dengan beraninya melangkah ke arah mobil mamah Olive .
"Hei kalian berdua lagi ternyata,kok ga da kapok kapoknya "cibir Dara ketus."
"Loe lagi loe lagi..dasar gadis tengik..mau cari mati loe rupanya!!"bentak salah seorang preman yang sedang menodongkan pisau ke leher mami Olive."
"Dasar preman kampung,beraninya sama orang tua,seorang ibu lagi ..coba loe sekali sekali nodong cowo..pasti ga brani kan..dasar cemenk loe.."cibir Dara sengaja memancing emosi preman tersebut."
Usaha Dara tak sia sia,sang preman yang sedang menodongkan pisau ke leher mami Olive emosi.
"Ayok sini maju,kalau perlu loe juga sini maju..gwe ga takut sama kalian berdua "tantang Dara pada preman yang sedang menyekap pak Eko."
Preman yang sedang menyekap pak Eko juga merasa tertantang.Melepaskan sekapan pak Eko dan perlahan ikut menghampiri Dara seperti preman yang satunya.
Mami Olive gemetaran panik ketakutan.Mami Olive memberi kode pada pak Eko untuk menelfon Raka atau papi Alan untuk meminta bantuan.
Dengan sembunyi sembunyi pak Eko mengirim pesan suara ke Raka dan papi Alan agar segera datang di jalan A dimana saat ini dirinya berada.
Sementara Dara sedang di serang oleh 2 preman.Yang 1 memegang pisau,yang 1 tangan kosong.
2 Preman tersebut adalah preman yang waktu itu mengganggu si kembar Nella dan Nessa.Makanya Dara hafal dengan mereka,begitu juga sebaliknya 2 preman tersebut juga hafal pada Dara.
Terjadi baku hantam antara Dara dengan 2 premsn tersebut.
Mami Olive yang melihat perkelahian itu sebentar sebentar memejamkan mata tanda ngeri.
Namun sejenak dirinya sempat memperhatikan wajah Dara.
__ADS_1
"Kok aku seperti pernah lihat anak ini,tapi dimana ya?"gerutunya sambil terus mengamati wajah Dara yang sedang terengah engah melawan 2 preman tersebut."
Sementara di rumah Raka,dirinya baru saja selesai mandi pagi.Dan iseng membuka ponselnya ternyata ada notifikasi pesan suara dari pak Eko.
Sekilas dirinya teringat Dara.
"Jangan jangan yang sedang melawan 2 preman itu Dara "gerutunya."
Raka langsung memakai kaos sekenanya dan turun terburu buru ke lantai dasar.
Ternyata papi Alan juga sedang panik setelah mendapat notifikasi pesan suara dari pak Eko.
"Bagaimana ini Raka,mamah mu katanya di todong orang "tanya papi Alan begitu paniknya."
"Papi telfon temen papi yang komandan polisi untuk segera ke lokasi.Raka berangkat dulu untuk menolong gadis yang menolong mami.Insting Raka dia Dara pi "ucap Raka berlari mengambil motor maticnya dan tak lupa memakai seragam gojek ."
Papi Alan langsung saja menelfon komandan Rasyid dan menceritakan semuanya.
Setelah itu papi Alan juga pergi ke jalan A seperti yang di beritahukan oleh pak Eko.
Raka melajukan motornya secepat kilat,hingga hanya sekejap mata telah sampai di jalan A.
"Hemm benar kan,itu Dara "gumamnya."
Namun lagi lagi dirinya terlambat datang,karena Rendy tahu tahu telah ada di lokasi sedang membantu Dara.
Keduanya sedang menyerang lawannya 1 lawan 1.Hingga tak berselang lama,Dara dan Rendy telah sanggup meringkus 2 preman tersebut.
Beberapa menit kemudian datanglah mobil polisi yang di kemudikan oleh bawahan dari komandan Rasyid.
Segera 2 preman tersebut di bekuk dan di bawa ke kantor polisi untuk segera di amankan.
Raka menghampiri Dara yang sedang berdampingan dengan Rendy .
Dan menanyakan kondisi Dara.
"Kamu ga apa apa Dara??" tanya Raka sambil melirik sinis ke Rendy."
😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻😻
Mohon dukungan like,vote,fav..
__ADS_1
Biar author semangat up..