Cinta Untuk Dara

Cinta Untuk Dara
Part 27


__ADS_3

Dara terkejut saat telah membuka bingkisan dari Rendy.Ternyata isinya sebuah kalung emas dengan liontin berinisial Dara.


"Ka,ini terlalu berharga buat Dara.Maaf Dara kembalikan saja kalung ini "ucap Dara menyodorkan kotak berisi kalung ke hadapan Rendy."


Rendy yang sedang menikmati cemilan yang di sajikan oleh bu Ranti jadi berhenti sejenak.


"De,kamu kok gini.Kakak ga suka ,tolong terima dong.Jangan bikin kakak kecewa "rajuk Rendy murung."


"Ka,sebentar ya Dara mau ke toilet "ucap Dara bangkit dari duduknya."


Dara tidak ke toilet tapi ingin meminta pendapat dari ibunya tentang hadiah yang di berikan oleh Rendy.


"Bu..ibu.."panggil Dara pada ibunya yang sedang berada di kamarnya."


"Iya nak,masuk saja.Ada apa Dara?"ucap bu Ranti mengernyitkan alis tanda heran melihat raut wajah Dara yang murung."


"Bu,Dara lagi bingung nech.Itu kak Rendy kok kasih hadiah sebuah kalung emas ada liontinnya bertuliskan nama Dara.Dara kembalikan kok kak Rendy ga mau menerimanya "keluh kesah Dara pada ibunya."


"Ya sudah kamu terima saja Dara,nak Rendy kan ikhlas kasih buatmu "ucap bu Ranti tersenyum manis"


"Apa ga apa apa si bu?"tanya Dara ragu ."


"Ga apa apa nak,memangnya kenapa?Toh kamu ga minta kan??Nak Rendy yang ngasih "ucap ibunya kembali."


Setelah sebentar meminta saran ibunya,Dara kembali lagi ke ruang tamu menemui Rendy.


"Ke toilet kok lama sekali de?"tanya Rendy terkekeh."


"Hheee iya kak "jawab Dara ikut terkekeh."


"Sini kakak pakaian kalungnya ya?"ucap Rendy antusias."


Dara merasa canggung namun juga tak enak hati jika menolak.Hingga Dara menuruti kemauan Rendy .


Rendy lekas memakaikan kalungnya ke leher Dara.


"Tuh kan tambah cantik "puji Rendy sambil mengacungkan ibu jari."


"Trima kasih ya kak,lain kali ga usah kasih apa apa lagi.Jadi repotin kakak "ucap Dara sekenanya."

__ADS_1


Setelah agak lama Rendy berada di rumah Dara,Rendy berpamitan pada ibu Ranti.


Segera Dara mengantar Rendy sampai ke gang.


Seperti biasa mata emak emak rempong tak berkedip dan berbisik bisik sesekali melirik sinis pada Dara.


"Iri bilang dong..jangan cuma beraninya bisik bisik gosip.."ejek Dara balik mencibir pada tetangga yang suka nyinyir kehidupan keluarganya."


Dara melenggang santai menuju ke rumahnya.Tanpa mengurusi si emak emak nyinyir.


Sementara Rendy telah berada dalam mobilnya,dan melajukannya arah jalan pulang.Dirinya sangat bahagia setelah 1 bulam tak bertemu Dara,kini akhirnya bisa melihat senyum manis Dara.


Berbeda dengan yang di rasakan oleh Raka saat ini,dirinya gundah gulana.Tidak seceria sebelumnya.


Rasa murungnya di bawa sampai di rumah,membuat orang tuanya saling bertanya tanya.


"Mi,lihat si Raka .Ga seperti biasanya,kemaren baru terlihat sekali sumringah.Ini sudah kembali murung sama seperti yang sudah sudah "ucap papi Alan."


"Iya pi,mungkin ada kaitannya sama gadis yang di taksirnya pi .Coba papi dekati dan tanya pelan pelan pi "saran mami Olive."


Papi Alan bangkit dari duduknya melangkah masuk menuju kamar Raka.


"Nak,apa sebenarnya yang sedang merisaukan hatimu?Coba kamu ceritakan sama papi,siapa tahu papi bisa kasih solusi"ucap papi Alan mengusap bahu Raka."


"Pi,papi pernah ga ngerasain apa yang seperti saat ini Raka rasakan"ucap Raka menatap sendu wajah papi Alan kemudian menghela nafas panjang."


"Bagaimana papi mau tahu apa yang sedang kamu rasakan.Sedang kamu tak menceritakannya sama papi??"goda papi Alan terkekeh."


Rakapun menceritakan kejadian tadi sore pada papi Alan.Dengan sangat serius papi Alan mendengarkannya.


"Jujur pi,Raka baru kali ini merasakan yang namanya jantung berdebar debar jika dekat dengan wanita.Rasa ini ketika dekat Dara pi."


"Raka juga sangat cemburu pi,saat ada pria lain dekat dengan Dara.Apa ini yang namanya jatuh cinta ya pi?"


Demikian penuturan Raka,curhatan Raka tentang Dara.


"Nak,memang itu yang namanya cinta.Kamu telah jatuh cinta pada Dara.Namun kamu tak boleh menyerah atau mundur seperti yang kamu ceritakan tadi."


"Bisa jadi pria yang kamu lihat bersama Dara itu sekedar teman atau bahkan kakaknya atau saudaranya.Bukankah sejauh ini kamu belum mengenal lebih dalam tentang Dara maupun keluarganya?"

__ADS_1


"Harusnya kamu jangan pesimis tapi harus optimis.Misalkan pria yang tadi kamu lihat adalah pria yang suka Dara,kamu ga boleh mundur."


"Bersainglah secara positif dan dengan cara bersih.Jangan dengan cara curang yakni kamu menyakiti pria tersebut."


Demikian nasehat panjang lebar dari papi Alan untuk Raka.


"Sekarang tersenyumlah,jangan murung seperti itu.Entar wajahmu banyak keriput,Dara ga mau sama kamu "hibur papi Alan terkekeh."


Raka akhirnya tak murung lagi setelah mendengar semua nasehat papinya.Kini dirinya bisa tersenyum kembali.


Dan telah bertekad akan terus mendekati Dara untuk bisa mendapatkan cinta Dara.


Setelah percakapan yang cukup lama,Raka segera berkutat dengan laptopnya.Untuk menyelesaikan tugas tugas kantornya yang sangat banyak.


Sementara di suatu tempat,Ike sedang memaksa Leon untuk menikahinya.Karena Ike ga mau jika terlalu lama perut Ike keburu besar.


"Bebs,kita nikah yuk?"ajak Ike merayu rayu."


"Maaf sayang,gwe belom siap untuk melangkah ke jenjang pernikahan.Berapa kali gwe bilang ke loe,sabar dulu kenapa??"rajuk Leon ketus."


"Mau sabar sampai kapan bebs,loe tahu kan gwe ini sudah positif hamil.Ini anak loe bebs,masa loe ga mau tanggung jawab si??!!"cebik Ike jutek."


"Loe kan bisa gugurin,lagian paling baru 1 bulan kan??Gitu aja kok repot si"ucap Leon ketus."


"Jahat amat si loe,mau enaknya saja.Loe ga ingat kalau lagi merengek rengek minta jatah??!"hardik Ike sewot."


"Iya gwe ingat lah,tapi kan harusnya loe bisa jaga diri bagaimana caranya supaya loe ga hamil.Pake alat kontrasepsi atau apa "ucap Leon tetap tak mau di salahkan."


"Jadi loe ga mau bertanggung jawab,ok dech kalau begitu gwe kirim saja vidio dam foto foto mesra kita ke nyokap bokap loe "ancam Ike tersenyum sinis."


"Kok loe jadi ancam ancam gitu si?!!"cebik Leon ketus."


"Ga usah nyalahin gwe,kalau loe ga mau tanggung jawab dengan nikahin gwe.Loe lihat sendiri akibatnya,gwe jadi orang ga pernah main main sama ucapan gwe.Loe sudah paham kan??!!"ancam Ike kembali."


"Iya iya gwe akan nikahin loe,tapi tidak sekarang ya..please ngertiin gwe dongg.."rayu Leon memohon."


"Kurang ngertiin bagaimana lagi,sudah 2 bulan berlalu tapi loe selalu seperti ini ucapanya "cebik Ike manyun."


πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ

__ADS_1


Mohon mmaf jika karya masih banyak kekuranganπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2