
Sejak perkenalannya dengan Ike,hubungan Leon semakin dekat saja.Baru satu bulan dari perkenalan,mereka telah resmi pacaran.
Bahkan Ike pintar sekali menjebak Leon,sehingga setiap pertemuan mereka selalu melakukan hubungan yang terlarang yakni hubungan suami istri yang harusnya di lakukan setelah pernikahan.
"Hhemm dasar bocah polos,ternyata si Leon itu masih nol dalam urusan ranjang.Makanya sekali gwe jebak,dia langsung ketagihan hhaaa"gerutu Ike di sebuah apartementnya."
"Sabar ya nak,sebentar lagi kamu bakal punya papah.Dan kamu juga ga akan hidup susah karena papahmu anak orang kaya "gerutu Ike mengelus elus perutnya yang masih rata."
Sementara di kediaman Leon,dirinya sedang merasa gelisah .
"Haduhh kenapa bawaan pengen ketemu Ike mulu ya??Perjaka gwe sudah di ambil sama Ike,hhufft tapi malah bikin gwe ketagihan ingin dan ingin terus .Apa sekalian aja gwe nikahin Ike ya??"gerutu Leon blingsatan di kasurnya memegangi si otong yang terus berontak ingin keluar kandang."
Karena merasa hasrat sudah tak tertahankan,akhirnya Leon menelfon Ike.
Bahkan Ike dengan senang hati akan selalu melayani Leon.Ike meminta Leon datang ke apartement miliknya.
Leon langsung semangat dan segera bangkit dari pembaringannya.Dirinya lekas mengambil kontak mobilnya dan langsung bergegas ke garasi mobilnya.
"Yesss,,sabar ya otong entar juga kamu bisa bermain di gua yang nyaman "gerutu Leon mengusap usap otongnya."
Leon segera melajukan mobilnya menuju ke apartement milik Ike.Hanya beberapa menit sampailah Leon di apartement Ike.
"Hay bebs,loe ga kuliah hari ini?"tanya Ike langsung memeluk Leon dan mengecup bibirnya."
"Kuliah tapi ntar siang jam 2,nech tanggung jawab say.Gara gara loe,gwe setiap hari seperti ini "ucap Leon menunjuk nunjuk ke otong di balik celana jins yang di kenakannya."
"Kenapa kita ga nikah saja bebs??Kan kita bisa main setiap saat setiap waktu??"ucap Ike memancing mancing agar Leon lekas menikahinya ."
"Yaaa ga bisa gitu dong say,kan gwe kuliah aja baru 1 semester.Masih 3 semester lagi"ucap Leon menolak halus saran dari Ike untuk menikah."
"Itu namanya loe mau enaknya saja beb"cebik Ike manyun."
"Kok loe ngomong seperti itu say,selama ini kan segala kebutuhan loe gwe yang nanggung kan??" ucap Leon ketus."
"Hhhmm iya iya dech mmaaff "ucap Ike mencoba menutupi rasa kekesalannya karena ajakan untuk menikah ditolak oleh Leon."
Dengan gerak cepat Leon menarik tubuh Ike membawanya ke sofa ruang tamu di apartement Ike.
Terjadilah apa yang tak seharusnya terjadi.Hubungan suami istri yang tidak seharusnya dilakukan oleh sepasang insan ini.
Leon bagaikan serigala yang haus akan darah.Yang sesekali menghisap darah Ike.
__ADS_1
Setelah beberapa menit permainan,keduanya terkulai lemas tak berdaya.
Namun beberapa menit kemudian Leon meminta jatah lagi pada Ike.Hingga Leon melupakan jika sebentar lagi dirinya harus kuliah.
Waktu terbuang sia sia hanya untuk melakukan hubungan terlarang.
Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 2 siang.Namun Leon malah masih bermalas malasan di sofa.
"Bebs,katanya loe mau kuliah??Ini sudah jam 2 siang loh "ucap Ike mencoba mengingatkan Leon waktu untuk kuliah."
"Argghhh ngantuk say,lemes juga .Biar aja sekali kali bolos kuliah "ucap Leon dengan mata masih terpejam."
"Ntar kalau di DO bagaimana?"tanya Ike heran."
"Ga lah,masa cuma bolos sekali kok di Do??Ya ga mungkinlah say,sudahlah gwe mau tidur sejenak "ucap Leon kemudian terlelap nyenyak dalam tidurnya."
Sementara Ike hanya geleng geleng kepala melihat tingkah Leon.
Ike melangkahkan kaki menuju ke kamarnya dan membaringkan tubuhnya di kasur.Ike merasakan lelah juga karena melayani kemauan Leon yang tak henti hentinya.
"Huft cape juga rasanya,gila tuh anak.Mentang mentang baru pernah bercinta,eeehgg minta lagi dan lagi "gerutu Ike sembari memijat pelipisnya."
"Tapi Leon termasuk tripikal lelaki yang mudah di rayu,beda dengan Rendy.2 Tahun pacaran dengannya,Rendy tak pernah sekalipun menjamah gwe walaupun kerap kali gwe yang meminta "gerutu Ike kembali."
3 jam berlalu...
Leon terjaga dari tidurnya,mengerjapkan matanya menoleh kesekeliling penjuru ruangan.
Leonpun bangkit dari sofa,karena tak mendapati adanya Ike.Leon beranjak melangkah masuk menuju kamar Ike.
"Hhhmm disini rupanya sayangku berada "gerutu Leon tersenyum lebar."
Leon melangkahkan kaki menghampiri Ike yang sedang nyenyak tidur.
Leonpun menjatuhkan badannya di samping Ike,dirinya ikut terlelap tidur.
Waktu begitu cepat berlalu,tahu tahu sudah jam 7 malam.Keduanya sama sama terbangun dari tidurnya.
"Ya ampun jam berapa ini beb,kok gwe bisa nyenyak banget tidurnya "ucap Ike menatap ke arah dimana terletak jam dinding."
"Sekali kalilah bermalas malasan say"ucap Leon mencumbui tubuh Ike ."
__ADS_1
"Sudah dech beb,gwe sudah lemes banget.Gwe juga laper pengen makan,mau mandi juga "cebik Ike menolak cumbuan Leon."
"Ya sudah,gwe pesenin makanan ya .Loe mandi aja sana "ucap Leon tersenyum lebar pada Ike."
Ike bangkit dari kasur dan melangkah ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya.
Sementara Leon masih bermalas malasan di kasur sembari memesan makanan on line.
Tak berselang lama Ike telah selesai mandi,makanan pesenannya juga telah datang.
Mereka berdua menyantap makanan tersebut bersama sama.Setelah itu barulah Leon pamit pada Ike untuk pulang.
Namun Ike meminta di transfer sejumlah uang ke rekening pribadinya.
Leonpun tak menolaknya,karena memang sudah menjadi kebiasaan dari Ike seperti itu.
Leon merasa bangga jika bisa memberikan uang banyak pada Ike.Padahal uang di berikannya pada Ike bukanlah uang dari hasil jerih payahnya sendiri.Namun uang milik orang tuanya.
Leon merasa puas hari ini karena hasratnya telah tersalurkan.Dengan melenggang santai Leon masuk dalam mobilnya.
Leon melajukan mobilnya menuju arah pulang dengan hati riang gembira.Bersiul siul seperti tak ada beban.
"Ternyata yang namanya surga dunia itu nikmat sekali.Sampai gwe ingin terus dan terus saja menikmatinya "gerutu Leon tersenyum menyeringai."
Tak terasa sampai juga di rumahnya.Leon langsung masuk rumah,memarkirkan mobilnya di garasi.
Tak disangka papahnya dan mamahnya belum tidur.Orang tuanya masih asik bercengkrama di teras depan rumah.
"Loh papah mamah kok belom tidur?"tanya Leon menyelidik."
"Leon,kamu darimana saja dari pagi hingga malam baru pulang??"papah Daniel malah balik bertanya."
"Main pah"jawab Leon singkat."
"Jangan bilang kamu main sama si cewe centil itu??!!"sindir mamah Lani."
"Memangnya kenapa mah,kalau Leon jalan sama Ike??"rajuk Leon manyun."
"Bukannya mamah sudah berkali kali bilang kalau mamah ga suka kalau kamu dekat dengan cewe centil itu??!!" cebik mamah Lani."
🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯
__ADS_1
Mohon dukungan like,vote,favorit.