
Setelah selesai makan bakso,Dara serta adik adiknya dan Rendy segera pulang.Semua adik adik Dara merasa senang bisa bermain.
Hanya menempuh beberapa menit dari taman untuk sampai ke rumah kontrakan orang tua Dara.
Adik adik Dara berhamburan berlarian keluar dari mobil Rendy.Begitu pula Rendy dan Dara juga keluar dari mobil.
Semua berjalan pasti menuju ke rumah kontrakan orang tua Dara.
Setelah sampai dirumah,ibu Dara sedang berada di bangku depan rumah Dara bersama suaminya.Kebetulan ayah Dara sudah berada di rumah.Sudah pulang dari bekerjanya.
"Pak bu "sapa Rendy menyalami orang tua Dara sembari tersenyum ramah."
"Duduklah nak Rendy "ucap ayah Rinto tersenyum pada Rendy."
Rendy duduk di bangku samping orang tua Dara.Sementara adik adik Dara telah masuk dalam rumah.
Namun terlebih dulu,adik adik Dara mengucapkan terima kasih pada Rendy.
Sejenak orang tua Dara bercengkrama dengan Rendy.Terutama ayah Rinto sebentar saja telah akrab dengan Rendy.
Setelah begitu lama mengobrol,Rendy berpamitan pulang .Darapun tak lupa mengucapkan terima kasih pada Rendy telah seharian menemani Dara dan adik adik nya.
Seperginya Rendy,orang tua Dara masuk dalam rumah.Dan mengajak Dara untuk mengobrol sejenak.
"Nak,ayah ingin tanya satu hal sama kamu.Sejauh mana hubunganmu dengan nak Rendy ??"tanya ayah Rinto menyelidik menatap Dara ."
"Dara sama ka Rendy ga ada hubungan yang spesial.Kami hanya berteman yah.Jujur saja,ka Rendy itu kaka almarhum pacar Dara saat Dara sekolah di kejuruan "jawab Dara dengan polosnya."
"Memangnya kenapa yah,apa Dara ga boleh berteman dengan ka Rendy ?"Dara bertanya balik pada ayah Rinto."
"Bukan begitu Dara,ayah malah berharap hubungan kalian lebih dari sekedar teman.Ayah yakin sekali kalau nak Rendy itu lelaki yang baik dan tanggung jawab "ucap ayah Rinto tersenyum kecil pada Dara."
__ADS_1
"Ayah,untuk saat ini Dara belum memikirkan hal itu.Umur Dara juga baru 19 tahun,saat ini yang Dara pikirkan ingin bantu ekonomi ayah dan ibu "ucap Dara sekenanya."
"Maafkan ayah ya nak,gara gara penghasilan ayah yang ga seberapa .Jadi kamu harus susah payah membantu mencari nafkah dari kamu sekolah sampai sekarang.Maafkan ayah juga tidak bisa menguliahkan kamu "ucap ayah Rinto tertunduk lesu."
"Ibu juga minta maaf,gara gara ibu tak KB jadi punya banyak anak.Bukannya ibu tak mau KB,tapi semua jenis alat kontrasepsi sudah ibu jalani.Tapi tidak ada satupun yang cocok .Gara gara kita punya banyak anak,kamu yang selalu di buly orang orang "ucap ibu Ranti menghela nafas panjang."
"Ayah ibu,tak usah berpikir yang macam macam.Anak itu anugerah dari yang kuasa.Lagian Dara tak pernah sedikitpun menyesal karena telah menjadi anak dari ayah dan ibu "ucap Dara menghibur kedua orang tuanya."
"Justru kita harus selalu bersyukur,ditengah kondisi kita ini.Kita masih diberi jalan keluar dan selalu diberi kesehatan .Sehingga kita dengan mudah mencari solusi untuk setiap permasalahan ekonomi keluarga kita "hibur Dara."
"Trima kasih ya nak,kamu memang seorang anak yang baik bahkan sangat berbakti pada orang tua "ucap ayah Rinto dengan mata berkaca kaca."
"Iya nak,ibu juga bersyukur punya anak kamu.Tak pernah mengeluh dan bisa jadi seorang kaka yang baik buat adik adikmu "ucap bu Ranti ."
"Pokoknya mulai sekarang ayah dan ibu ga usah dengarkan ocehan orang, ocehan para tetangga .Yang kalian pikirkan kita saja,yakni Dara dan adik adik saja .Ayah sama ibu fokus saja sama kita ya.Maaf bukan Dara menggurui,Dara cuma ga ingin ayah dan ibu terlalu banyak pikiran.Dara ga ingin ayah dan ibu jadi terganggu kesehatannya "ucap Dara panjang lebar."
Setelah percakapan panjang lebar,orang tua Dara melakukan aktifitasnya kembali.Sementara Dara tidur siang.
"Kamu kenapa Ren,sepertinya kok ada yang sedang menggangu jalan pikiranmu?"tanya tante Bety menyelidik menepuk bahu Rendy."
"Tante ,tante tahu ga??Rendy itu telah jatuh cinta sama Dara.Tapi Rendy belum berani mengungkapkan rasa Rendy ke Dara "ucap Rendy tertunduk malu."
"Oohh ponakan tante yang ganteng ini sedang jatuh cinta ??"goda tante Bety terkekeh."
"Iiisstt kok tante malah godain Rendy??Bukannya memberi solusi apa yang harus Rendy lakukan "rajuk Rendy manyun."
"Hhhm gitu saja sewot seperti seorang wanita yang sedang PMS??" goda tante Bety kembali."
"Jika kamu cinta dan sayang sama Dara,ya tinggal tembak saja.Memang apa susahnya?"tanya tante Bety kembali."
"Ga semudah itu tante,Rendy takut mendapat penolakan.Karena sampai detik ini Dara masih cinta sama almarhum Setyo.Tapi dilain sisi,jika Rendy ga ungkapin rasa Rendy pada Dara.Rendy khawatir ada cowo lain yang nembak Dara "ucap Rendy panjang lebar."
__ADS_1
"Waduhhh ,tante jadi bingung nech mau kasih solusi seperti apa?"ucap tante Bety mengerutkan alis tanda bingung."
"Kalau menurut tante lebih baik kamu ungkapin rasamu itu.Jika kamu di tolak anggap saja Dara itu bukan jodohmu "ucap tante Bety kembali."
"Daripada kamu terus memendam rasamu itu "ucap tanta Bety ."
"Orang tuamu tahu ga jika kamu itu punya perasaan khusus ke Dara?"tanya tante Bety."
"Sejauh ini Rendy belum pernah jujur tentang perasaan Rendy pada mamah papah.Tapi papah sama mamah pernah berkata tentang Dara.Katanya kalau dulu Setyo panjang umur,pasti akan menyetujui hubungan Setyo bersama Dara.Orang tua Rendy itu cocok sama Dara tan "jawab Rendy panjang lebar."
Tante Bety hanya manggut manggut dan ber ho oh ria.Tanpa berkata lagi.
Setelah puas curhat pada tantenya,Rendy berpamitan pulang.Rendy mengemudikan mobilnya dengan perasaan tak menentu.
Pikirannya masih saja tertuju pada Dara,hingga hampir saja dirinya menabrak seseorang .
Ya seorang perempuan cantik bak artis.Rendy segera menghentikan mobilnya dan keluar dari mobilnya.
"Maaf mba,saya terburu buru "ucap Rendy merasa panik."
Perempuan cantik tersebut menoleh pada Rendy.Dan ingin memaki maki Rendy,namun ketika melihat paras tampan Rendy ,perempuan tersebut mengurungkan niatnya.
"I-iya ga apa apa mas,saya yang ga hati hati dalam menyeberang "jawab perempuan tersebut tersenyum genit ."
"Apa mba terluka,biar kita ke klinik saja mba "ucap Rendy merasa khawatir ."
"Ga usah mas,saya ga apa apa kok.Hhmm ganti saja dengan makan siang.Karena saya tadi terburu buru menyebrang karena mau makan di cafe itu "ucap perempuan tersebut sembari menunjuk sebuah cafe yang ada di seberang jalan."
ππππππππππππππππ
Mohon dukungan.like,vote,favβΊβΊβΊππ
__ADS_1