Cinta Untuk Dara

Cinta Untuk Dara
Part 65


__ADS_3

Mamah Lani membayar orang untuk mencari tahu keberadaan Dara.Mamah Lani ingin meminta tolong pada Dara.


Beberapa hari pencarian akhirnya orang bayaran mamah Lani berhasil menemukan keberadaan Dara.


Segera mamah Lani meminta sopir pribadinya untuk mengantar dirinya ke rumah Dara namun tanpa sepengetahuan papah Daniel.


Hanya beberapa menit saja mamah Lani telah sampai di rumah Dara yang baru.


Mamah Lani melangkah ke warung bu Ranti dan menanyakan Dara.


Bu Ranti segera masuk ke dalam rumah memanggil Dara yang kebetulan masih berada di rumah karena hari ini kebetulan sift siang.


Dara terkejut saat tahu siapa yang datang yanh tak lain adalah mamah Lani yang dulu pernah di tolong Dara saat beli bakso pertama kali jalan dengan Rendy.


"Tante Lani,pikir Dara siapa,ayok masuk tante biar ngobrolnya lebih nyaman "Dara mempersilahkan mamah Lani masuk duduk di ruang tamu."


Setelah Dara dan mamah Lani sama sama duduk nyaman,barulah mamah Lani bercerita maksud dan tujuan dirinya datang menemui Dara.


Sementara bu Ranti membuatkan minuman untuk mamah Lani dan menyuguhkan beberapa cemilan.


Dara merasa kaget dengan apa yang menimpa Leon,walaupun sebenarnya Dara benci tapi ada sedikit rasa iba.


"Kok bisa sampe seperti itu si tante,apa ga tante coba dengan mencarikan gadis untuk Leon?"tanya Dara."


"Sudah berkali kali Dara,tante kenalkan dengan gadis gadis teman sosialita tante tapi Leon sama sekali ga respon"ucap tante Lani murung."


"Terus tante kemari minta Dara bantu bagaimana?"tanya Dara merasa bingung."


"Tolonglah Dara kasih semangat suport ke Leon,pasti Dara bisa"ucap tante Lani memohon."


"Baiklah tante,tapi Dara kalau jenguk Leon sama tunangan Dara karena Dara ga ingin ada kesalahpahaman baik dari pihak tunangan Dara maupun dari Leon"ucap Dara sekenanya."


"Iya Dara ga apa apa,terima kasih ya Dara "ucap tante Lani dengan mata berkaca kaca."


Tante Lani memberikan alamat lengkap rumah sakit dimana Leon di rawah beserta nama ruangannya.


Setelah cukup lama berada di rumah Dara,tante Lani lekas berpamitan pulang pada Dara juga pada orang tua Dara.


Seperginya tante Lani,orang tua Dara penasaran apa maksud dan tujuan tante Lani datang ke rumah.


Dara menceritakan semuanya dari awal hingga akhir pada ke dua orang tuanya tanpa ada yang di tutupinya.

__ADS_1


Bahkan Dara meminta saran pada orang tuanya bagaimana cara menghibur Leon,karena Dara bingung.


"Kamu ga usah bingung nak,kalau kamu mau jenguk Leon alangkah lebih baiknya kamu ajak nak Rendy jadi ga salah paham."


"Kamu hibur Leon bukan dengan kamu memberi harapan palsu,tapi kamu bilang saja ke Leon,walaupun kamu ga jadi kekasihnya setidaknya kalian bisa berteman ."


Demikian nasehat dan saran dari ayah Rinto pada Dara,hingga Dara akhirnya bersedia akan menjenguk Leon walaupun sebenarnya dirinya sangat enggan.


Dara keasikan ngobrol hingga terlupa jika dirinya harus segera berangkat karena jatah sift siang.


Segera Dara bersiap siap untuk berangkat kerja ,kebetulan tempat kerja yang sekarang dekat sehingga tak begitu terburu buru.


Waktu berjalan begitu cepat,tak terasa sudah malam pukul 11 waktunya Dara pulang.


Hanya 5 menit saja Dara telah sampai rumah,segera dirinya membersihkan badan dan kemudian memejamkan mata karena sangat lelah.


Namun saat akan memejamkan mata,Rendy tiba tiba telfon.Dara lekas mengangkat telfon dari Rendy.


Seperti serba kebetulan di saat Dara akan bercerita tentang kedatangan mamahnya Leon malah Rendy telfon.


Hingga Dara segera bercerita pada Rendy tentang kedatangan mamah Lani.Dara meminta saran yang bagus seperti apa


Dara menyetujui apapun yang menjadi keputusan Rendy yang penting positif.


Rendy memang lelaki yang sangat baik,setia,tanggung jawab juga bijaksana.


Rendy tak pernah mengekang kebebasan Dara selagi itu tak melanggar tata krama.


Setelah cukup lama bercengkrama di panggilan telfon,akhirnya baik Rendy maupun Dara sama sama berpamitan untuk tidur.


Tak terasa pagi telah menjelang,kebetulan Dara masih sift siang hingga Dara menelfon Rendy untuk menjemput dirinya.


Semalam saat telfon,keduanya telah mengadakan kesempatan akan menjenguk Leon pagi hari ini.


Hingga pagi pagi benar Rendy telah sampai di rumah Dara.Bahkan bu Ranti telah menghidangkan aneka menu masakan untuk sarapan Dara dan Rendy.


Orang tua Dara telah menganggap Rendy sudah seperti anak sendiri bukan sebagai calon menantu.


Hingga Rendy sudah tak canggung jika berhadapan dengang orang tua Dara.


Selagi Dara dan Rendy asik sarapan bersama sama,datanglah Raka pagi pagi sekali untuk menjemput Tya.

__ADS_1


Rendy sempat kaget melihat kedatangan Raka,namun setelah Dara menjelaskan apa maksud kedatangan Raka,Rendy sudah bisa mengontrol rasa cemburunya pada Raka.


Dara meminta maaf jika belum sempat bercerita tentang Raka,dimana Tya bekerja di tempat mamahnya Raka.


Rendy bisa memaklumi hingga Rendy tak punya pikiran buruk pada Raka.


Rendy malah bersyukur jika Raka bisa dekat dengan Tya berarti tidak mengganggu Dara lagi.


Dara lekas pamit pada ibunya untuk segera ke rumah sakit menjenguk Leon.


Segera Rendy melajukan mobilnya menuju rumah sakit yang telah alamatnya di beri tahukan oleh Dara.


Hanya beberapa menit sampailah Dara dan Rendy di rumah sakit tersebut.


Mereka langsung mencari ruangan dimana Rendy di rawat.Rendy dan Dara sangat terkejut saat melihat kondisi Leon yang sangat memilukan.


Mereka tak menyangka nasib Leon setragis itu,sampai depresi hanya karena mencintai Dara tapi Dara tak membalas rasa cinta Leon.


"Ka,Dara kok agak takut untuk mendekat ka"ucap Dara ."


"Ga usah takut sayang,kan ada kakak nemenin kamu "hibur Rendy ."


Rendy menuntun Dara perlahan lahan menghampiri Leon yang sedang senyum senyum sendiri menciumi foto Dara.


Saat Leon melihat Dara datang Leon merespon.


"Ehhh sayangku Dara cintaku eehhh kesini "ucap Leon mendekati Dara."


Dara mulai ketakutan saat Leon mendekati Dara,namun Rendy terus menggenggam erat tangan Dara menenangkan Dara yang panik.


Hingga Dara sudah bisa mengontrol rasa takut dan paniknya .


Namun Leon emosi saat melihat Rendy menggenggam erat tangan Dara.


"Ehhn siapa kamu pegang pegang tangan calom istriku,buruan lepaskan "ucap Leon tiba tiba melepas paksa peganhan tangan Rendy di jari jemari Dara ."


Sebenarnya Rendy agak geram tapi melihat kondisi Dara,Rendy mencoba meredam amarahnya .


"Leon,sadarlah kamu jangan seperti ini inget orang tuamu "ucap Dara mencoba menasehati Leon secara perlahan lahan."


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞

__ADS_1


__ADS_2