Contract Marriage

Contract Marriage
Kencan (3)


__ADS_3

Dari semua baju yang dilihat, nyatanya tak ada satupun yang di beli.


Sialan.. kau sedang mengerjai ku ya?


Sabar tuan muda, bersabarlah sekarang sudah jam 4 sore hanya perlu bersabar beberapa jam lagi sampai semua ini berkahir, dan kau akan mendapatkan hadiah mu.


"Sayang, aku capek kita istirahat dulu ya di starbucks itu.."


"Tau juga kau lelah ya, upik abu?" dengan gemas di menjewer pelan telinga Vely.


"Aaa.. sayang, jangan mencubit ku.."


"Cerewet!"


Mereka duduk berhadapan di sebuah meja kecil dimana tempat itu juga ramai, banyak pasangan yang sedang duduk santai.


"Sayang, pesankan mocca yang full cream ya.."


"Wah, wah.." tuan muda menggeleng dengan senyum jenakanya, "Kau sudah berani memerintah ku ya?!" mulai kesal.


"Tidak, bukan begitu.. tapi lihatlah.." Sagaara mengikuti arah telunjuknya, matanya membulat, "Kalau kau mengizinkan ku untuk berbaur dengan para pria yang sedang mengantre disana.. tidak apa-apa juga sih."


Kaki nya sudah menapak lantai, kemudian berdiri.


"Kembali ke tempatmu.."


Haaah cemburu kan? Hehe..


"Kau kan tadi menolak, tidak apa-apa.. aku saja yang pesan minumannya.."

__ADS_1


"Aku bilang du-duk!!" tegas memerintah dan tak boleh di bantah!


"Em.. iya baiklah.."


Sagaara sudah turun dan segera melangkah menuju meja pesanan.


"Sayang, ingat ya mocca dengan full cream.."


"Hm!!" tunggu saja kau ya, aku akan menghitung semua kerugian yang ku terima. Dan aku akan mengambil keuntungan yang banyak darimu!


Berdiri di depan meja, "Mocca full cream 2 gelas."


"Mau yang ori atau yang manis tuan?"


Sial, dia tak mengatakan pilihannya. "Untuk orang yang sedang kencan."


"Iya saya tahu, tapi yang saya tanyakan tuan ingin mocca full cream nya yang ori atau yang manis?!" mulai kesal.


"Sayang, ada apa? Kenapa kembali.. mana mocca nya?"


"Kau sengaja mengerjai ku ya!"


"Tidak, memangnya siapa yang berani mengerjai mu? Singa saja pasti akan takut."


"Jangan ngeles. Perempuan itu bertanya mau mocca yang ori atau yang manis? Kau bahkan tak memberitahu ku!"


"Ops, maafkan aku sayang.. aku lupa, yang manis tapi gulanya sepucuk sendok teh saja ya.."


Sagaara menggeleng, kesalnya sudah tak terukur tapi masih harus bersabar tingkat dewa.

__ADS_1


***


Senangnya hati seorang Lovely, bisa mengerjai suaminya yang galak seperti tadi.


Usai menikmati mocca, mereka kembali melanjutkan petualangan.


"Sayang bawakan sling bag ku.." menaruh benda itu di atas pundak suami.


"Hei, hei, kurang ajar sekali kau ya nona muda.." dia menjinjing rantai sling bag nya, "Apa-apaan ini?"


"Sayang dengar ya, semalam aku menonton drama korea. Dan salah satu adegan favorite ku adalah pacar prianya yang membawa barang milik si wanita. Bukan kah itu hal yang romantis?"


Romantis, benarkah? Kenapa aku tidak tahu? "Ya sudah, baiklah.. ayo mau kemana lagi?"


Vely menepuk tangannya dengan bahagia, "Ayo sayang, kita ke -" bruk! Dia jatuh pingsan, mendadak membuat tuan muda kelabakan panik bukan main.


Sagaara berjongkok lalu meraih kepala Vely, menepuk pipinya secara bergantian, "Sayang, bangun sayang.. jangan bercanda.. ini tidak lucu!"


###


Episode awal di pagi ini ya..


Jangan lupa dong..


💯 Votte


👍 Like


✍️ Komen

__ADS_1


semoga suka ya, selamat membaca


__ADS_2