Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.69


__ADS_3

Hah resep khusus untuk kau gunakan pada sekretaris Ars? Lupakan saja, dia itu pria yang sulit untuk di sentuh.


Apakah dia benar-benar menyukai sekretaris Ars?


Vely memegang tangan Liora, "Jujur saja padaku.. apakah kau ini sedang jatuh cinta pada sekretaris Ars?"


Haha.. kenapa nona ini bicara seperti itu? Apakah terlihat jelas? "Saya tidak menyukainya, dia itu pria dingin yang tak tersentuh."


Vely membulatkan matanya saat melihat Ars yang tengah berjalan di belakang Liora, hampir mendekati.


"Ah hahaha.. benarkah sekretaris Ars orang yang seperti itu? Kurasa dia adalah pria yang sedikit lebih baik dari tuan muda Sagaara."


Liora mengibaskan tangannya ke kanan dan ke kiri, "Tidak ada yang istimewa darinya selain memasang wajah datar dan begini (dia sedang menirukan gaya sekretaris Ars yang khas).."


Rupa-rupanya yang sedang di bicarakan sudah berdiri tepat di belakang Liora, "Apakah nona tahu?" Vely menggeleng, "Tuan Ars adalah pria tanpa cinta, dia tak pernah pacaran.. apakah nona tahu?" Vely menggeleng lagi, "Tuan Ars pernah menyatakan cintanya kepada anak wali kota, tapi dia di tolak.. pft, hahaha..."


Dengan bahagianya Liora tertawa sambil memukul pelan meja.


"Be- benarkah? Apakah kau sungguh tidak menyukainya?"


"Suka?" Liora menggeleng cepat, "Jika aku jatuh cinta padanya, aku akan memetik bintang di langit bagaimanapun caranya -"

__ADS_1


"Sepertinya kau punya waktu lebih untuk bergosip dari pada bekerja, ya?!"


Heh? Sontak saja Liora yang tergelak kaget langsung berdiri menghadap sekretaris Ars, "Tu- tu- tuan Ars?" keringat dingin.


Ars menatap dingin itu sudah menjadi hal yang sangat biasa, lalu dia menatap nona mudanya dan mengangguk hormat.


"Tuan muda ingin saya menjemput nona.."


Kenapa nona tidak memberitahuku jika tuan Ars sudah ada di sini.. aaaaaah.. gawat, matilah aku.. 😖


"Iya.. baiklah, Liora ayo kita sudah harus kembali.."


***


"Apa maksud nona melakukan hal itu? Nona sengaja melakukannya? Apakah karena nona sudah mendapatkan cinta tuan muda jadi nona bisa bertingkah se-enaknya?"


Wah, dia marah.. "Aku tidak melakukan apa pun sekretaris Ars, percayalah.. kami hanya sedang berbincang.."


"Bicarakan apa pun sesuka nona, tetapi jangan menyangkut pautkan dengan kehidupan pribadi saya!"


Ars membuka pintu ruangan CEO, "Silahkan masuk nona.."

__ADS_1


Vely mengangguk, "Terimakasih sekretaris Ars.." Liora semangatlah.. maaf, aku tak bermaksud untuk menjebakmu.. sisanya ku serahkan kepadamu..


Liora yang malang dia sudah berada di ruangan sekretaris Ars, tangannya bahkan sudah dingin. Duduk di atas sofa dengan gelisah.


Tuhan, tolong lindungilah diriku yang malang ini...


Dirinya terlonjak kaget bahkan sampai mengelus dadanya yang mendadak bergemuruh.


Oh Tuhan, dia datang!


Ars duduk di kursi kerjanya, dia menggerakan telunjuknya meminta Liora untuk mendekat, "Kau, kemari.."


Semoga tidak terjadi hal yang tak menyenangkan..


Liora memaksakan dirinya berdiri di depan meja, tetapi Ars menunjuk ruang kosong di depannya.


"Tu- tuan.." Hah! Liora semakin terkejut memundurkan langkahnya ke belekang saat Ars mendadak berdiri.


Pria itu secara mengejutkan mengangkat dagu Liora, ooh Tuhan bahkan wajahnya sudah semerah itu.


"Wajahmu sangat merah, nona Liora.." dia mendekatkan bibirnya ke telinga, "Bukankah kau tadi sangat banyak mulut? Lalu kenapa di hadapanku kau begitu lugu..." diam sejenak, "Jangan jadi wanita yang munafik!"

__ADS_1


__ADS_2