
Makan malam sudah di siapkan para koki, dapur khusus di bawah tanah dan ruangan untuk para pelayan beristirahat memang sudah ada.
Nan mengetuk pintu kamar, "Selamat malam tuan, nona maaf mengganggu.. saya datang untuk mengantarkan makan malam."
Di dalam kamar yang disebut penjara bawah tanah itu, tuan muda masih mengikat rambut istrinya.
"Sayang, Nana datang mengantarkan makan malam."
"Tunggu sebentar, ikatan rambutmu sebentar lagi selesai."
"Sayang, ambil dulu makanannya. Ikatan rambutnya kan masih bisa dilanjutkan."
"Ck!" Sagaara yang kesal pun malah kembali mengacak-ngacak rambut Vely yang memang sudah bergelombang. "Ya sudah tunggu sebentar disini."
Sagaara pun segera turun dari ranjang empuknya, dan segera membukakan pintu.
"Masuklah.."
Nan mengangguk lalu dia menyuruh pelayan untuk membawa masuk makan malam.
Makan malam berdua memang nikmat, suasana di ruang bawah tanah ini memang sangat nyaman.
Ac yang menyala, penerangan yang cukup dan ruangan ini juga selalu terjaga kebersihannya.
***
Usai menyantap makan malam, "Ayo sikat gigi dulu sebelum tidur." ajak si tuan muda pada istrinya.
__ADS_1
Nah, karena hukuman yang di berikan Sagaara adalah nona Vely harus menuruti semua yang di perintahkan oleh tuan Sagaara.
Jadi apapun yang di perintahkan, maka Vely tak punya hak untuk menolaknya.
"Iya sayang, tunggu sebentar.."
Bahkan untuk menyikat gigi juga harus berdua, aah romantis ya 🤠Begit romantisnya sampai-sampai tuan muda tak melepaskan rangkulan tangannya.
Kumur-kumur dan selesai juga menyikat giginya, mereka keluar bersamaan dari bath room.
"Ganti pakaian mu.."
"Iya sayang.."
Vely masuk ke ruang ganti dan memakai piyama tidur couple biru, "Sajak kapan piyamanya di siapkan? Apakah saat aku belum sampai dirumah tadi siang?"
"Iya, iya, tunggu sebentar sayang.. ini juga lagi ganti piyama."
Tapi tuan muda tak mau tahu, dia kembali menggedor pintunya, "Cepatlah, aku sudah mengantuk."
Aw.. tuan muda ternyata ingin di nina bobokan 🙈
Duh.. dia itu kenapa sih? Suka sekali menyuruhku ini dan itu.. belum selesai yang satu, dan sekarang menyuruh ku untuk cepat.
"Hei, kau ini tidur ya di dalam?"
__ADS_1
Cepat-cepat Vely memakai piyama, "Iya sayang, iya tunggu sebentar."
.....
Sekarang kedua pasangan itu sudah sama-sama memakai piyama couple biru, berbaring di atas ranjang.
Sagaara terus memepetkan tubuhnya pada sang istri, yang mana hal itu membuat Vely begitu risih.
"Sayang, panas.. jangan terlalu erat memeluk ku.."
"Apa? Panas? Bahkan ac nya saja menyala kau mencoba untuk membohongi ku?"
"Tidak sayang, sungguh aku tidak membohongi mu sayang."
"Alasan, kemari kau!"
Sagaara menindih tubuh mungil Vely lalu membungkam bibirnya dengan lembut, jemari mereka saling meremas.
Ciumannya turun dan dia menggigit kecil leher Vely, "Ah.. sayang sakit.."
Tapi tuan muda tak mau tahu, dia sedang kesal jadi tak mau mendengar apapun alasannya.
Kanan kiri dia meninggalkan jejak kepemilikannya di leher jenjang Vely, "Sayang jangan banyak-banyak, nanti aku tak bisa menutupinya.."
"Awas kalau kau berani menutupinya.."
"Nanti ada yang lihat bekasnya bagaimana? Aku kan malu." keluh Vely dengan manja.
__ADS_1
"Mana ku tahu, kau kira aku peduli dengan mereka yang melihatnya?"
Serangan Sagaara semakin liar dan menggila, dia melakukannya dengan pelan lalu berubah menggebu-gebu 🙈