
Vely berjalan mundur dengan wajah nya yang sudah merona merah, Uwaaaaaa!!! Jangan sampai dia melihat wajahku..
Dengan gemetaran Vely menyerahkan piyama itu kepada tuan nya.
"Kau ini kenapa? Kau itu harus terbiasa dengan ke adaan ku yang seperti ini.." sengaja menjatuhkan piyama itu tepat di bawah kaki nya.
Emmmeeesshh aaaaah!
"Piyama nya jatuh, cepat ambil!"
Apa? Gila!
"Hei upik abu, dengar tidak aku menyuruh mu apa?"
Aaaa!!! Kau kan bisa mengambil nya sendiri!
Jantung nya sudah berdebar seperti melihat perang secara langsung. Dia berjongkok tapi masih dengan posisi yang membelakangi Gaara.
Tangan nya meraba lantai, Ini dia.. Vely meraih piyama itu dan segera memberikan nya lagi kepada tuan muda Sagaara.
"Ini tuan.."
Sekali lagi, dengan sengaja Gaara menjatuhkan nya.
Hhhiiiiihhh!!!
__ADS_1
"Ambil.."
"Tuan sendiri kan yang menjatuhkan nya -" sumpah demi apa pun, kau bodoh Vely, kenapa kau malah membalikkan tubuh mu dan menatap sesuatu yang terlihat besar dan terbungkus sebuah kain yang di kenakan Gaara.
"Aaaa!!" secepat kilat Vely berlari setelah tak sengaja melihat pemandangan gila itu, diri nya sudah seperti terkena demam saja. Merah bukan kepalang. Melihat tingkah bodoh Vely, malah membuat si tuan muda tersenyum tipis.
Vely naik ke atas ranjang dan menarik selimut tebal itu, hingga menutupi sekujur tubuh nya yang sudah panas dingin. Berbaring dengan posisi miring ke kanan.
Tuhan, kenapa aku sangat bodoh?
Vely tergelak saat merasakan seseorang sedang naik ke atas ranjang, lalu menarik selimut yang sedang di pakai nya.
Kaki dan tangan nya sudah sedingin salju, Tuhan, tolong lah hamba-Mu ini... gadis itu menggigit-gigit ujung jempol tangan kanan nya.
"Sudah malm, cepat tidur sebelum aku menghukum mu!"
Ta- tangan mu tuan, ku mohon kendalikan sebelum jantung ku meledak!
Betapa terkejut nya gadis itu saat Gaara mencium kepala bagian belakang nya.
Pagi, cepatlah datang.. aku tidak mau mati mendadak seperti ini!!
***
"Emh.." meregangkan tubuh saat berada di atas ranjang, adalah hal yang membahagiakan sejuta umat.
__ADS_1
Urat dan otot tubuh Vely serasa ringan karena nya, "Eh?" dia terkejut saat tak sengaja lengan nya mengenai dada bidang seseorang.
Dengan hati-hati dia menoleh, 😲😲 Oops!! Gaara masih tertidur dengan nyenyak.
Wajah nya memang tampan sih, tetap tampan meskipun dalam keadaan tidur. Tapi jika si pemilik wajah itu terbangun, ingin rasanya Lovely mengutuk nya hingga 7 turunan.
Siapa pun tak akan ada yang percaya, jika pria berwajah tampan dan berbibir sexy itu punya hobi menghardik, dan juga menghina orang lain.
Vely masih memandang lekat-lekat wajah tampan di hadapan nya itu, hingga akhirnya memejamkan mata saat Gaara terbangun, mata dingin nya menatap dalam wajah seorang gadis yang selalu ia panggil dengan sebutan upik abu.
"Kau mau pura-pura tidur sampai kapan, hm?" mencubit pelan hidung Lovely, membuat gadis itu sesak.
"Aaa.. Aaaa.." menepis tangan Gaara, lalu mengelus hidung nya.
"Berapa lama waktu yang kau gunakan untuk memandangi wajah ku? Kau harus membayar nya!" duduk, lalu menatap Vely yang masih berbaring dengan seringaian jahil nya.
Hal itu membuat Vely merinding.
###
Hai, salam manis dari Malinau Prov. Kalimantan Utara. ini akun ke dua nona kireina ya, yang sebelum nya di akun yang 1 nya nona release novel, "Terpaksa Menikah.. (Satya & Adel).." dan "Menikahi Tuan Muda.. (Ivander Reymond & Arabela Danita).."
Reader, ada yang deketan gak nih? Di malinau juga atau di mana gitu? kalau lagi di malinau, yuk ketemuan.. meet up ala kadar nya, kita bincang-bincang, hehe ❤️
Btw, update nya lanjut besok lagi ya.. nona udah ngantuk 🤭, see U~~
__ADS_1