Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.72 Alasan Sebenarnya


__ADS_3

Gaara menggenggam tangan Vely dan bersamaan menuruni anak tangga, saat mereka turun ternyata mommy dan daddy baru saja selesai menyantap sarapan. 


“Nan, dimana mommy dan daddy?” Gaara. 


“Ada apa Nan?” imbuh Vely menimpali pertanyaan suaminya yang belum terjawab tadi.


“Se- sebenarnya tuan dan nyonya besar baru saja selesai sarapan.”


 “Lalu?” sahut Gaara.


Cih! Dasar tua bangka!! Pekik Gaara dengan rona merah yang terlihat samar di wajahnya.


Nan kembali menghidangkan sarapan pagi untuk tuan dan nona mudanya, dan segera pergi untuk mengerjakan pekerjaan lainnya.


***


Usai sarapan Gaara mengajak Vely untuk ikut dengannya, masuk ke dalam mobil dengan Gaara sendirilah yang mengemudikannya hingga ke rumah sakit.


Vely sudah mulai resah, “Kenapa? Kau menyembunyikan sesuatu dariku?” raut wajahnya mendadak dingin, dia melirik Vely dengan ekor matanya. 


Setibanya mereka di rumah sakit itu,


Vely sudah keringat dingin saat masuk ke ruangan pemeriksaan.


Gadis itu menghentikan langkah kakinya tepat di ambang pintu sambil menahan debaran jantungnya yang semakin menguat.


"Sedang apa di situ? Ayo cepat masuk, dokter akan memeriksa mu... bukankah tadi saat di rumah kau mengatakan perutmu keram?"

__ADS_1


"I—iya... tapi hanya keram saja dan —"


"Lovely!" tegas Sagaara seraya menatapnya dengan tajam, dia meminta sang istri untuk segera masuk ke dalam ruang pemeriksaan.


"Sayang, aku—" Vely terdiam saat melihat suaminya menggeleng pelan, dirinya segera duduk saat Sagaara memintanya duduk dengan lirikan matanya.


***


Setelah berbincang—tanya jawab akhirnya dokter Sandra akan segera memeriksanya.


"Nona Lovely, bisakah nona berbaring sebentar di bed? Saya harus melakukan USG untuk melihat kondisi rahim anda, nona."


Deg!


Wajahnya berubah pias, kedua tangannya di bawah kolong meja itupun mulai gemetaran.


"Sayang?" imbuh Sagaara seraya mengelus pundaknya, dia bisa melihat wajah pucat sang istri.


Dengan langkah berat Vely pun berbaring di atas bed itu, persis seperti apa yang di katakan oleh Sandra.


Stik USG pun mulai bergerak kesana kemari di atas perut bagian bawahnya, dengan seksama Sandra mengamati bagian dalam itu.


Di tempat ini dirinya akan menjalani pemeriksaan, Gaara hanya ingin tahu mengapa sang istri selalu merasakan keram di saat keduanya sedang bercinta.


Kening Sandra berkerut halus, IUD? gumamnya, "Sejak kapan nona memakainya?"


Gugup pucat terlihat jelas di wajah itu, "Dokter saya—"

__ADS_1


Vely semakin panik saat mendapati Sagaara yang mendekatinya.


"Bagaimana keadaan istriku?"


"Tuan, setelah di lakukan pemeriksaan ternyata nona muda memakai alat kontrasepsi, tuan—"


Sring!


Bola mata hitam tegasnya membulat sempurna, rahangnya mengeras kuat, dengan pancaran wajah yang menunjukan kekecewaan amarah.


Segera saja gadis itu terbangun, dan meraih tangan suaminya, "Sayang tolong dengarkan dulu penjelasanku... aku, aku —"


Vely mengusap air matanya, menatap nanar pada suaminya yang sedang di rundung emosi. 


“Aku terpaksa melakukannya, pernikahan ini hanya bertahan selama tiga bulan, di mana saat itu kau menikahi ku karena sebuah taruhan cinta antara kau dan Rani! Bagaimana bisa aku menjalani hari-hari ku setelah perceraian jika aku hamil... mereka semua akan mencemooh ku,” Vely menangis hingga sesegukan, membuat Gaara menggigit kecil bibir bawahnya. 


Gaara yang geram itu pun memejamkan kedua matanya, dengan erat dengan bibir yang mengerucut ingin memaki,“Wanita bodoh, aku membencimu!” Gaara merengkuh tubuh istrinya, memeluknya dengan erat. “Akan ku gantung siapa pun yang berani mencemooh istri dan anakku.”  Gaara mengusap air mata Vely, “Ayo kita mulai semuanya dari awal.”


"Sekali lagi maafkan aku, sayang..." Vely mencoba menghentikan tangisnya.


"Kali ini aku memaafkan mu, jika berikutnya aku mendapatimu melakukan hal yang sama... awas saja!" ancam Gaara dengan penuh kasih sayang.


Alasan yang cukup masuk akal.


"Aku benar-benar minta maaf, sayang... tolong maafkan aku."


"Sudahlah, jangan membahasnya lagi..."

__ADS_1


Kiss!


Gaara melahap bibir tipis Vely dengan lembut membuat Sandra kalang kabut dibuatnya.


__ADS_2