
Misi "Contract Marriage" yang sedang berjalan :
Proyek Milan;
Pembangunannya sudah mencapai 60%, sisa 40% lagi yang belum terselesaikan.
Hubungan Liora dan Sekretaris Ars sudah di mulai.
Jika ke dua misi itu sudah selesai, nona tinggal mengerjakan satu misi lainnya yaitu kelahiran anak dari pasangan tuan muda Sagaara dan nona muda Lovely 🥰
Setelah ke tiganya sudah terpenuhi maka novel ini akan ending ✍️❤️
Mulai dari bab ini terbit, nona tunggu respon positif kalian ya selama membaca Contract Marriage dari musim pertama hingga musim kedua menuju ending 🥰
Nona tunggu ya..
💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
Sagaara tiada hentinya menghela nafas kesal, untung saja sore itu dia berada di ruang kerja seorang diri.
Dia meletakan hp nya kembali ke atas meja, kemudian memijit keningnya.
Sialan kau Ars! Berani sekali kau menagihnya padaku. Kau kira aku ini biro jodoh?!
Sagaara menggemulutukan gigi dengan kesal, pandangannya beralih ke arah pintu saat ia mendengar suara ketukan.
"Masuk."
__ADS_1
"Sayang..." Vely muncul dari balik pintu dengan membawa cemilan kesuakan nya, "Lihatlah aku membawakan mu kue kelinci."
Sagaara mengangguk, "Hm.. kemarilah sayang.."
Vely meletakannya piring berisi nya di atas meja, lalu duduk di atas pangkuan suaminya dan membelai wajah tampan Sagaara.
"Ada apa dengan mu sayang, kenapa terlihat kesal?"
"Tidak apa-apa, hanya saja laporan akhir bulan belum masuk ke meja ku.."
"Oh.. sayang aku tadi membuatkan mu kue kelinci.." mengambil satu kue dan menyuapkan nya pada sang suami.
Sekali lahap terasa nikmat.
***
Ars yang masih diam di dalam mobil, dia menyandarkan kepalanya di sandaran jok kemudi sembari menghela nafas.
Di temani keheningan sejenak kemudian Ars kembali menghela nafas panjang, dia menatap layar hp nya yang sudah tertera kontak Liora.
"Rapat mendesak di restauran LX sekarang!" pesan terkirim.
Ah yah benar juga, mungkin saja dengan alasan seperti itu Liora akan bersedia untuk datang.
Berharap semoga alasannya itu bisa masuk akal, hp nya bergetar pertanda ada pesan masuk dari seseorang.
Dengan cepat Ars membukanya, "Baiklah tuan, saya segera kesana."
Mendapatkan jawaban itu membuatnya sangat senang, Baiklah.. sekarang aku harus tiba lebih awal darinya.
__ADS_1
Ars segera melajukan mobilnya menuju restauran LX, dia berharap semuanya bisa berjalan lancar meskipun saat ini dia sudah segugup itu.
Sesampainya di tempat yang di tuju, Ars memarkirkan mobilnya dan keluar dari mobil melangkah masuk ke dalam restauran.
Tempat ini memang terkenal akan keromantisannya, baru saja Ars masuk ke dalam dan sekarang dirinya di sambut dengan lantunan musik yang romantis.
"Selamat datang tuan Ars.." manager Lala menyapa, kebetulan dia sedang berada di luar dekat meja kasir.
Ars mengangguk, "Siapkan satu tempat VVIP untukku.."
Lala tersenyum, "Baik tuan.."
Setelah menunggu hampir dua puluh menit akhirnya tempat yang di pesan sudah tersedia, Lala segera menghampirinya.
"Tuan, tempat yang anda pesan sudah disiapkan."
***
Sebuah meja dengan taplak biru diatasnya sudah menyala lilin aroma, taburan kelopak mawar yang juga terlihat indah.
Bukan hal yang aneh jika itu membuatnya bersemu merah.
Hp nya bergetar, pesan masuk dari Liora.
"Tuan, saya sudah sampai di restauran LX.."
"Masuklah ke ruangan VVIP 2.."
"Baik, tuan.."
__ADS_1
Kejutan besar telah menantinya. Semoga saja acara malam ini berjalan dengan lancar ya 🥰💐