
Ars mengangguk, lalu dia menaruh lembaran kertas di bagian akhir.
"Lalu, bagaimana dengan proyek milan?"
Milan adalah sebuah proyek yang akan menjadi center aset dari Global Group, Proyek yang akan segera di bangun dalam waktu dekat, Gaara sudah menggelontorkan hampir 7 triliun untuk membangun proyek itu.
Tembok indah yang ia persiapkan untuk malam ulang tahun Vely, di sanalah dia akan melakukan persemian besar-besaran dan mengungkapkan perasaan hati yang sesungguhnya.
"Lanjutkan.."
"Tapi ada kendala di lapangan tuan.."
Lagi, Gaara mengernyit sebal. "Ars, jika kau tidak bisa bekerja dengan benar.. lebih baik kau mengundurkan diri saja.."
"Maafkan saya tuan, saya akan segera menyelesaikannya.." menutup berkas, "Tuan, Group Ou ingin menjadi investor dalam proyek milan kita.."
"Tidak usah di terima, musnahkan proposal mereka.. kekayaan ku masih cukup lagi pula ini adalah proyek penting seumur hidupku.. ingat.."
Gaara melirik Ars dengan ekor matanya, "Jangan sampai proyek ini gagal, atau kau sendiri yang akan menanggung akibatnya!" tandasnya dengan tegas.
Ars pun berdiri lalu mengangguk patuh, "Tuan bisa mempercayakannya kepada saya.. 2 bulan lagi adalah hari ulang tahun nona, saya akan memastikan semuanya berjalan dengan lancar.."
"Hm, pergilah.."
***
Pintu kamar terbuka, Vely yang sudah terlelap dalam tidurnya bahkan terlihat begitu cantik dan manis.

__ADS_1
Gaara merangkak naik ke atas ranjang, mengecup kening dan bibir Vely.
"Kau wanita ku, satu-satunya istriku.. aku akan melenyapkan mu jika berani berpaling atau pun mengkhianati ku.. melenyapkan mu jauh lebih menyenangkan dari pada aku harus menelan kekecewaan dan sakit hati!"
"Emmh..." Vely menggerakkan tangannya, mengira Gaara adalah guling jadi dia memeluknya.
Di dalam tidurnya dia meracau, "Sagaara suamiku.." dia tersenyum lembut.
Hal itu membuat Gaara semakin menyayangi dan mencintainya.
"Mimpikan lah hal yang indah.. selamat malam upik abu cintaku, sayang ku.."
Gaara menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka hingga ke dada, meletakan tangannya di atas perut Lovely dan mengusap lembut.
Dengan sabar Gaara akan menunggu hingga Lovely benar-benar siap untuk mengandung darah dagingnya.
Perasaan senang itu membuatnya tak bisa tidur, dia menelefon Hamish dan ingin pria itu berkonsultasi dengan dokter kandungan sebagai mana mestinya saat pasangan suami istri tengah merencanakan kehamilan.
"Hamish?"
"Iya tuan, apakah terjadi sesuatu?"
Gaara menceritakan semua keinginannya untuk memiliki seorang momongan.
__ADS_1
"Tuan bisa datang langsung ke rumah sakit dan menanyakan nya kepada dokter di bagian Obgyn.."
"Aku akan datang besok pagi, siapkan segala sesuatu nya dengan baik.."
Segala sesuatu? Sudah seperti mau perang saja.. "Iya, tuan tenang saja.."
"Baiklah, terimakasih.."
Setelah telefon berkahir, Gaara mengambil laptop yang ia simpan di dalam laci.
Lalu membuka YouTube dan mencaritahu apa itu kehamilan.
Sebuah video yang membuatnya begitu merinding, Sialan, kenapa malah jadi video ini yang muncul?
Yang muncul di beranda YouTube nya malah hubungan di atas ranjang pada saat hamil.
"Akan ku tuntut mereka.. bisa-bisanya wanita hamil di suruh melakukan hubungan seperti itu! Dasar suami yang tak berperasaan.. tidak punya rasa kasihan!"
Cepat-cepat Gaara mematikan laptopnya, padahal wanita yang sedang hamil kan memang di anjurkan untuk melakukan hal seperti itu.
Kenapa malah tuan muda yang sewot, sampai-sampai mau menuntut?
Geng votte nya dong kencengin, udah capek loh bela-belain nulis supaya bisa update demi kalian semua 🤭🤭🤭🙏🙏
__ADS_1