Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.4


__ADS_3

Sekilas Ars


melirik Vely dengan tidak suka, lalu kembali memandang Gaara sembari


mengangguk, "Maafkan saya tuan.. ini hanya sebuah kesalahan kecil." tangan


nya sudah mengepal erat, lihat kan? Karena kesalahan kecil itu tuan muda jadi


marah.


Vely yang


baik sangat merasa tidak enak hati, dia berinisiatif untuk meminta maaf.


"Tuan


muda tolong jangan memarahi nya, ini semua kesalahan saya.." memberi bow lalu


memberanikan diri untuk menatap wajah dingin Gaara.


"Ars,


apa yang kau lakukan? Kau membiarkan wanita jelek seperti siluman itu


memintakan maaf?"


Deg!


Mata Vely


membulat sempurna saat di katai siluman, wajah sedih nya berhasil membuat Rani


tertawa puas di dalam hati nya.


"Nona


tutuplah mulutmu, jangan mengatakan apapun lagi." perintah Ars tanpa


menatap nya.


Aku memang


jelek, tapi tidak seharus nya dia mengataiku seperti siluman. Bahkan ayah dan


ibu ku saja tak pernah berkata sekasar itu.


Ari mata


Vely hampir menetes, "Maaf semua nya.." imbuh Vely dengan suara


seraknya, gadis itu langsung putar haluan, berlari ke luar ruangan meninggalkan


Rani.


Maafkan aku


Rani, aku tak bisa memenuhi janjiku padamu. Berjalan cepat sambil mengusap air matanya. Dia terus


berjalan tanpa sadar telah melewati 2 meja asisten tersebut.


Cepat-cepat

__ADS_1


diri nya masuk ke dalam lift, dan segera menekan sebuah tombol yang akan


mengantarkan nya langsung ke area parkir.


***


Sementara


itu di dalam ruangan CEO, mereka berdua duduk berhadapan. Ars sudah memposisika


diri nya untuk tetap berdiri di belakang sang tuan muda.


"Kenapa


kau mencariku?"


"Karena


aku menyukai mu!"


Apa? Rani tersenyum entah senyuman apa


yang dia beri, "Sungguh?"


Gaara


mengangguk.


"Tapi


aku tidak menyukaimu."


Ars


gadia yang berani menolak tuan muda nya.


"Haha!


Menarik!" seru Gaara, "Mau bertaruh?"


"Mudah,


aku yang menentukan!"


"Hm!"


Gaara kembali menyeringai, "Katakan!"


"Menikahlah


dengan Lovely sepupuku, dia gadis yang baru saja kau marahi!"


"Apa?"


suara Gaara terdengar berat, dia mulai mengeraskan rahang nya.


"Kau


takut?"


"Sial!"

__ADS_1


Rani


terkekeh, "Aku wanita yang menyukai sebuah hubungan asmara dengan penuh


tantangan. Dalam waktu 3 bulan jika kau tidak jatuh cinta pada nya, kau


menang!" Tangan Rani bergerak ke arah kancing baju kemeja nya, "Dan


kau akan mendapatkan nya!"


"Hmph!


Kau pasti akan menyesal!"


Rani


menggeleng, dia beranjak dari duduk nya melangkah mendekati Gaara, tanpa di


duga dia langsung duduk di pangkuan nya.


Menarik dasi


yang sejak tadi terjuntai rapih, memainkan nya hingga menggulung nya. Lalu


mendadak mencium bibir Gaara, yang ternyata pria juga membalasnya.


Membuka


mulut nya dan membiarkan lidah mereka saling bergumul di dalam.


Ciuman panas


itu akhirnya berkahir, Rani membelai lembut wajah tampan Gaara. "Bagaimana


dengan taruhan nya, tuan muda?"


Gaara


menyeringai, dia menggenggam tangan Rani yang masih menempel di pipi kanan nya,


"Baiklah, aku setuju!"


"Ingat,


hanya 3 bulan dan kau tak boleh jatuh cinta pada nya."


"Itu


mudah, lagi pula siapa yang akan jatuh cinta pada gadis seperti diri


nya!"


Hei Rani,


apa yang telah kau lakukan? Kau membuat sepupu mu sendiri sebagai bahan


taruhan?


Punya dendam


apa kau pada Lovely?

__ADS_1


***


selamat membaca, semoga kalian suka ya hehehe... semangat menjalani hari.


__ADS_2