Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.84


__ADS_3

Warning!


Maaf ya kalau ada akun MT/NT yang aku blokir, cerita ini gak terbit begitu aja plek langsung muncul di bar kerja author.


Aku sampe buka tutup apk (meja kerja) MT kalau ide cerita ku udah mentok.


Jadi, setelah membaca harap lebih bijak lagi dalam berkomentar. Gak perlu nyebutin merk dan sebagainya, karena setiap author punya pandangan masing-masing.


___________________


Kembali menyambut senja dengan tubuh yang telah di basahi keringat, Gaara menarik diri dari kepemilikan istrinya yang begitu nikmat dan segera memakai pakaiannya.


Begitu juga dengan Vely yang hampir kehabisan tenaga akibat ulah suaminya, padahal kan baru semalam mereka tidak melakukannya.


....


Janji Gaara tadi dia yang akan mencuci piring dan perabotan kotor lainnya, dan benar saja tuan muda yang tak pernah melakukan pekerjaan rumah tangga sekarang ini dia sedang melakukannya.



"Sayang, terimakasih... terimakasih.." ucap Vely sembari memeluknya dari belakang.



"Hm.. pergilah mandi, nanti malam kita akan pergi ke pesta ulang tahun daddy.."


"Pesta?" Gaara mengangguk, "Kenap tidak ada yang memberitahu ku? Bahkan kita belum membeli kado.."

__ADS_1


"Tidak perlu mengkhawatirkan masalah kado, cepatlah sana pergi mandi. Atau kau ingin ku lahap lebih lama lagi?" menyeringai jenaka.


"Aaa tidak, tidak.." mundur selangkah, "Aku akan pergi mandi dulu.."


Vely melangkah cepat untuk menapaki anak tangga, takut jika tiba-tiba saja Gaara menerkamnya dari belakang.


Sudah sampai di dalam bath room, tangannya memutar keran shower kali ini dirinya tidak mandi di bath up.


Setelah memastikan pintu bath room terkunci rapat, barulah dirinya melepaskan semua helaian benang yang masih menempel di tubuhnya.


Begitu banyak jejak yang di tinggalkan si tuan muda, tapi ya sudahlah toh memang itu juga yang di inginkan Vely.


Dia mengelus perut ratanya, Semoga Tuhan segera memberiku kehamilan..


Selepas mandi Vely memilih untuk memakai kimono sebatas lutut, lalu menggulung rambutnya dengan handuk kecil berwarna biru.


"Sudah sayang, kau juga pergilah untuk mandi.."


Gaara menepuk sisi ranjang yang kosong, "Kemari.."


Vely pun mengangguk, dia naik ke atas ranjang untuk duduk disitu. Gaara pun langsung mendudukkan tubuhnya, dia mencium kening sang istri, tangannya bergerak menarik handuk kecil yang menggulung rambut panjang nya.


"Sayang?"


Gaara kembali mencium bibirnya, lalu meminta Vely untuk berbaring di pangkuannya, "Kemarilah.."


Uh nyaman sekali saat jemari Gaara memijati kepalanya yang serasa berat, "Bagaimana kau bisa memijat? Dimana kau mempelajarinya sayang?"

__ADS_1


"Kau meremehkan seorang CEO seperti ku? Tentu saja aku mempelajarinya dengan tekun.."


Vely tersenyum, "Hm.." tumben sekali tuan muda belajar dengan tekun..


"Apa yang sedang kau senyum kan?" Gaara menusuk pelan pipi istrinya.


"Aaaa... sayang, sakit.." memegang tangan Gaara, "Sayang, segeralah mandi.. sebentar lagi jam 7 malam."


"Siapkan pakaian ku, pakai tuxedo saja.."


"Iya.."


***


Selesai mandi Vely membantu suaminya memakai setelan tuxedo, mengikat dasi.



Pasangan suami istri telah bersiap rapih, malam sempurna untuk keduanya.


"Kau cantik sekali, sayang.." Gaara mengecup mesra bibir istrinya yang basah. Lalu mendekap tubuh mungilnya dengan hangat.


###


Yo, salam santuy ya .. author update pelan-pelan ya.. jangan ngambek, mau update kenceng? Votte nya kencengin juga yaaa dong! 🤭


Selamat membaca semuanya ya...

__ADS_1


__ADS_2