Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.74


__ADS_3

Akhirnya mereka berdua pun sampai juga di vila, Ars segera turun untuk membukakan pintu mobilnya.


"Kita sudah sampai nona, silahkan turun.."


"Terimakasih sekretaris Ars.." senyumnya manis sekali sih, ah lah lah.. membuat Ars menelan saliva saja.


"Ayo sekretaris Ars, masuklah.. bukankah tuan muda bilang kau yang akan menjaga ku hari ini?"


"Baik nona, silahkan nona jalan duluan.."


Aku merasakan hal yang janggal di balik sikap manisnya.. Ars


Hari ini aku akan mengerjai mu, ingat saat dulu kau pernah memperlakukan ku dengan tak adil? Benar, Ars memperlakukan Vely dengan tak hormat, bahkan pernah memandangnya sebelah mata. Vely tersenyum jahat saat memikirkannya.


Vely melangkah cepat kemudian memutar handle pintu, "Aku pulang.."


Nan yang baru saja muncul segera menyambut, "Selamat datang kembali nona muda.."


"Nan, aku ingin makan sesuatu.. tapi kau tahu kan jika di dapur.." melirik Ars yang berdiri di ambang pintu, "Tidak tersedia bahannya, dan hari ini juga para koki sedang berlibur.. lalu siapa yang akan membelikannya?"

__ADS_1


Apa yang nona katakan? Para koki -


Nan tertegun saat Vely mengedipkan satu matanya, memberi kode.


"Maafkan saya nona, saya juga sedang banyak pekerjaan jadi tidak bisa membelikannya.."


Vely duduk di sofa, "Jadi apakah aku masih harus menunggu? Bukankah kau tahu, aku bisa sakit jika apa yang ingin ku makan tidak terpenuhi." merengut sebal.


Alasan! Sahut Ars dari dalam hati.


"Mungkin tuan Ars bisa membelikan bahan-bahannya.." ucap Nan lirih tapi bisa terdengar sampai ke telinga pria itu.


"Aah iya benar, sekretaris Ars kau kan sedang tidak di sibuk kan dengan pekerjaan kantor.. mau kah kau membantuku?"


"Bahan kue kelinci.."


"Apa saja?"


Vely menggedikkan bahu, "Kau bisa menanyakannya kepada Liora, soalnya kue kelinci buatannya itu yang paling enak loh.."

__ADS_1


Begitu mendengar nama asistennya di sebut, wajah Ars jadi dingin, "Nona sepertinya -"


"Baiklah jika kau tidak mau, aku akan menelefon suamiku.. dan memintanya sendiri untuk belanja.." Vely sudah mengusap layar hp nya.


"Baiklah, saya yang akan membelinya.."


Bola mata Vely berbinar terang, "Benarkah, terimakasih sekretaris Ars, kau memang baik hati.. terimakasih.." senyum bahagia.


***


Ars mengemudikan mobilnya dengan kesal, "Se-enaknya saja dia memperlakukan ku seperti ini!" Ars menatap wajah nya di spion yang tergantung, menatap wajah yang kesalnya bukan main.


"Kenapa juga aku harus menanyakannya kepada Liora?" tiba-tiba ingat kalimat kue kelinci buatan Liora yang paling enak.. aaah sialnya, baru saja kemarin mereka berselisih, dan sekarang Ars yang harus menyapanya duluan? Gengsi dong!


Pegangannya pada setir kemudi semakin erat, dengan gemelutuk kan giginya yang terdengar erat dari dalam mulut, "Sial sekali sih hidupku ini, lebih baik aku mengundurkan diri saja dari posisi ini.. lalu terbang ke ujung dunia!"


drrt drrt drrt..


Hpnya bergetar pesan masuk dari nona muda, "Sekretaris Ars, jangan lupa untuk bahannya tanyakan saja pada Liora.. dan bawa dia kemari aku hanya ingin makan kue kelinci buatannya saja!"

__ADS_1


Ars men-silent hp nya, lalu memasukannya ke dalam saku jas.


"Akan ku pecat semua koki di vila itu, dan mempekerjakan Liora sebagai koki di sana!!" geram, kesal, jengkel semuanya jadi satu.


__ADS_2