Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.7


__ADS_3

Sesuai


dengan rencana, pagi ini Lovely sudah bersiap rapih.


Lovely


menjepit poni rambut nya dengan bobi pin. Wajah itu jika di perhatikan


benar-benar manis.


Tok, tok,


tok.. terdengar suara ketukan dari luar pintu kamar.


"Lovely,


kau sudah bersiap? Tuan Ars sudah tiba.. dia menunggu mu di ruang tamu."


seru Rani.


"Ah


iya, sebentar lagi aku keluar.."


"Ya


baiklah.. dan tolong cepat sedikit."


Klek!


Pintu kamar


terbuka, pagi ini Lovely memakai dress putih dengan renda hitam di bagian dada


nya. Di pundak nya sudah menggantung sling bag berwarna hitam.


Rambut


panjang bergelombang yang terurai. "Lovely, kau kah ini?"


Lovely


mengangguk, "Emh i- iya.." merapihkan rambut panjang nya ke belakang


telinga, "Apakah penampilan ku aneh?"


"Aaah


tidak, tidak, kau benar-benar cantik, sungguh." merangkul lengan Lovely,


"Ayo.. jangan membuat nya menunggu lebih lama. Kau bahkan melihat nya


sendiri bukan? Dia itu pria gila!"


"Iya,


iya..ayo.."


Rani seperti


nya rencana mu sudah berjalan setengah, selamat Rani.. selamat. Tanpa rasa


bersalah kau menjebak nya hanya karena kecemburuan mu di waktu kecil. Lalu kau


membawa nya hingga se dewasa ini? Wah, wah sungguh pendendam sekali diri mu

__ADS_1


ini!


____


"Tuan


Ars, Lovely sudah siap.."


Bahkan Ars


saja sempat terkejut melihat perbuhan calon nona muda nya itu, siapa sangka


jika gadis jelek seperti nya bisa memiliki senyum dan paras yang cantik jika di


poles makeup.


Ars


mengangguk, wajah nya menghangat saat mendapatkan senyuman manis Lovely,


"Selamat pagi nona.." tangan nya bergerak sopan mempersilahkan nya


untuk jalan terlebih dahulu, "Mari nona, tuan muda sudah menunggu


kita."


Lovely


mengangguk, lalu menatap Rani dan berbisik. "Rani, aku pergi dulu. Semoga


saja tuan muda tidak akan melalukan niat nya untuk menghancurkan perusahaan


paman."


"Aku


***


Mobil pun


segera melaju dengan kecepatan sedang, meninggalkan kediaman Rani.


"Tuah


Ars, bolehkah saya bertanya sesuatu?"


"Boleh


nona, silahkan saja.."


"Apakah


tuan mengetahui apa alasan tuan muda ingin menikah dengan saya?"


Ars diam


sejenak, Memang nya apa yang tuan harapkan dari pernikahan ini?


"Maaf nona, saya tidak tahu pasti.. nona bisa menanyakan nya langsung


kepada tuan muda, nanti.."


Karena itu


lah aku menanyakan nya padamu, mana mungkin aku bertanya pada tuan muda!

__ADS_1


_____


Flashback on..


Sebelum Rani


mengantar Lovely ke ruang tamu untuk bertemu dengan Ars, Rani terlebih dahulu


menitipkan pesan pada nya.


"Lovely,


mau kah kau berjanji sesuatu kepada ku?"


"Berjanji?"


Rani mengangguk, "Apa?"


Rani meraih


dan menggenggam kedua tangan Lovely, "Berjanjilah padaku, jika kau tidak


akan menanyakan apa pun itu kepada tuan muda."


"Apa


pun?"


Rani


mengangguk, "Hm.. kau percaya kepadaku kan, selama ini aku tidak pernah


berbohong padamu kan Lovely?" Rani menatap nanar pada Lovely, dia sangat


tahu seperti apa sifat dari seorang Lovely.


Lovely pun


tersenyum, dia membalas genggaman tangan Rani, "Kau bisa mempercayakan nya


padaku.. aku berjanji tidak akan mengatakan apa pun padanya.."


Lovely


memberi nya simbol 2 jari, ✌️


Flashback


end..


____


Dan tak lama


kemudian mereka pun sampai juga di sebuah restauran elit. Ars turun membukakan


pintu mobil, "Silahkan turun nona, kita sudah sampai."


"Terimakasih,


tuan Ars.."


Lovely masih


mengikuti langkah kaki Ars dari belakang dengan baik, Kenapa harus bertemu

__ADS_1


dengan nya di restauran?


__ADS_2