
Sampai di parkiran VVIP, "Sayang ayo cepat.."
Sebuah mall yang besar dan megah tidak perlu lagi bertanya siapa yang punya mall itu.
Gemintang Star adalah nama mall yang sedang mereka kunjungi.
"Istriku sayang, bersabarlah.. tas yang ingin kau beli tidak akan aku biarkan siapapun membelinya."
"Bagaimana mungkin kau tahu? Kita kan belum masuk kedalam." menunjuk mall.
Sagaara hanya menghela nafas, Sialnya.. memangnya kau itu menikah dengan pria gembel?
Sagaara mencubit pelan pipi Vely, "Kau meragukan kekayaan ku? Kau kira aku ini siapa?"
"Ya sudah kalau begitu ayo cepat."
Merekapun masuk ke dalam mall, menaiki esklator bersama para pengunjung lainnya.
"Sayang.."
"Ya?"
"Ayo kita berfoto dulu.." Vely mengeluarkan hp nya lalu membuka aplikasi kamera.
Sudah bersiap.
"Tidak mau.." wajah mu sudah merona tuan muda, kau malu ya wkwkkwk.
"Aaaa.. sayang, ayo.."
__ADS_1
orang-orang melihat keanehan itu hanya tersenyum tipis. Tolong Vely kondisikan itu, kondisikan.
"Maaf nona apakah kau ingin berfoto?"
Kan tuan muda lihat itu nah, pria di belakang kalian menawarkan bantuan untuk istrimu.
Sagaara yang mendengarnya pun langsung melepaskan jaketnya, menutup kepala Vely seperti membungkusnya. Lalu dia mendelik kan matanya pada si pria itu.
"Mm.. ma- maaf tuan.." gemetar.
"Sayang, aku tidak bisa lihat apa pun.."
***
Sampailah mereka di sebuah toko dalam mall.
Vely meloloskan kepalanya dari jaket si tuan muda, nafas nya terasa sesak.
"Kau kenapa, sayang.."
Vely mencubit dada bidangnya, "Harusnya aku yang bertanya, kau yang kenapa? Menutup kepala ku seperti tadi?"
"Aaaa.. sakit sayang, sakit.." mengelus dada, "Salah mu sendiri kenapa ingin berfoto dengan pria lain. Kau itu sudah punya suami -"
"Kau memarahi ku?!" nah mulai sudah rencana nona muda, dia menangis "Kau menyalahkan ku? Aku kan sudah mengajak mu berfoto tapi kau tidak mau.. jadi aku yang salah?"
"Sayang jangan menangis.. aku tidak bermaksud seperti itu sayang.."
"Bohong, jelas-jelas kau memarahi ku barusan."
__ADS_1
"Tidak sayang, aku tidak marah.."
"Bohong.."
Sagaara memeluknya, tak peduli lagi mereka sedang berada di tempat umum.
"Sudah ya, jangan menangis lagi sayang.." Hah.. kenapa aku jadi bodoh begini ya?
Sagaara melepas pelukannya, dia mengusap air mata Vely. "Kau mau belanja tas, kan?" Vely mengangguk, "Ya sudah ayo.. itu disana ada toko yang menjual tas branded. Pilih saja sesukamu.." Sagaara mengeluarkan kartu pamungkasnya.
Tahap awal rencana pembalasan dendam nya sudah di mulai, dengan senang hati Vely akan memulainya.
"Selamat datang di toko kami, nona.. ada yang bisa kami bantu?"
"Aku mencari tas yang seperti ini.." memperlihatkan gambar di galeri hp.
"Ada, tapi hanya tersisa warna putih nona.."
"Aku tidak mau putih, yang biru saja.."
"Maaf nona, tidak ada.. mungkin nona bisa mendapatkannya dari toko yang lain." ucap pelayan toko.
"Sayang, hanya ada warna putih.. aku maunya warna biru." aigo.. gemasnya dia.
"Ya sudah, cari di tempat lain saja."
Keluar masuk toko, sudah yang ke tiga kalinya mereka masuk ke toko yang berbeda, ada yang menjualnya tapi lagi-lagi warnanya berbeda.
__ADS_1
"Istirahat dulu ya.. kau sedang hamil jadi -"
"Aa sayang lihat itu disana.." menunjuk toko, "Tas dengan warna biru yang ingin ku beli ada di sana.." tapi Vely malah duduk, "Sayang cepat belikan, aku mau istirahat dulu ya.."