
Usai bermain wahana rasanya lelah sekali, "Sayang ayo kita pulang.." ajak Vely sembari memegang tangan suami nya.
"Kenapa pulang? Tidak ingin lihat-lihat dulu?" menunjuk pusat belanja.
Vely menggeleng, "Tidak mau, ayo kita pulang.. lihat-lihat nya kan masih bisa besok.."
"Yakin?" Vely mengangguk, "Ya sudah, ayo.. Ars, jangan lupa jam 3 nanti kau jemput Agatha di bandara ya.. jangan sampai terlambat."
Agatha, siapa dia? Bathin Vely mulai tak tenang.
Ars mengangguk, "Tuan tenang saja, saya akan datang untuk menjemputnya.." setidaknya aku bisa pulang, tanpa harus menjadi ekor kalian berdua.
***
Sepanjang jalan meninggalkan wahana sampai masuk ke garasi mobil, sejak tadi Vely hanya diam saja dan sedikit murung.
"Kenapa dengan mu? Tadi ceria dan sekarang wajah mu sudah mengatung mendung." ucap Sagaara sembari membukakan pintu mobil untuk istri nya, "Masuk.."
Vely segera masuk dan duduk di jok depan, masih dengan wajah nya yang murung.
Kenapa dia tidak menceritakan padaku, siapa Agatha?
Sagaara sudah memasukan kunci mobil dan siap menyalakan llllllnya, namun ekor matanya menangkap kesuraman di wajah Vely.
"Kau ini sebenarnya kenapa?"
"Tidak apa-apa, aku hanya -" Eh?!
Tubuhnya tertarik ke depan Sagaara,
__ADS_1
"Sa- sayang, kenapa kau menarik ku?"
Sagaara mencubit gemas pipi Vely, "Seharusnya aku yang bertanya, sebenarnya kau ini kenapa.. sejak tadi ku perhatikan murung seperti ini?"
"Agatha.." suara yang keluar itu malah terdengar seperti sebuah gumaman.
"Apa?" bertanya santai, "Bicara apa kau.. aku tidak dengar.."
"Agatha!"
"Hm?" ada yang hatinya sedang berbunga saat mengetahui ternyata Vely sedang cemburu. "Cium dulu.." menyentuh bibirnya sendiri, "Baru ku beritahu.."
Wajah Vely mendadak sekesal itu, Bisa-bisanya dia mengambil ke untungan seperti itu dariku?
"Tidak mau? Sudah sana, minggir.."
"Cium dulu.." tuan muda meminta dengan senyum terjenaka.
Hmph..
"Yakin tidak mau?"
Aaaa... kenapa malah aku yang di suruh menciumnya sih?
Namanya adalah Sagaara Arjun Wijaya, pintar dalam mencari keuntungan pribadi. Salah satunya ya ini.ðŸ¤
__ADS_1
Sagaara mengeratkan tangannya di pinggul Vely, perlahan tangannya mulai menyusup masuk ke dalam bajunya lalu dengan cepat juga Vely menggigit bibir sang suami.
"Aaaa!!!" pekik Sagaara kesakitan, tangan nya bergerak keluar dari dalam baju Vely. "Kenapa kau menggigit ku?"
"Kan perjanjian nya hanya cium di bibir.."
"Kapan aku mengatakan nya?"
"Hei tuan muda egois, jangan pura-pura lupa ya.. kan tadi tuan sendiri yang -"
"Kau menyebut ku apa tadi?" menatap tak suka, "Egois?"
"Ti- tidak.. bukan begitu maksud ku sayang.. aku -"
Sagaara menarik tengkuknya, kembali menikmati bibir Vely dengan dalam dan lama, hampir saja keduanya pingsan kehabisan nafas jika tetap melanjutkan aktifitas itu.
"Agatha.. dia kakak sepupu ku.." membelai lembut wajah Vely, "Dia bekerja di luar negeri sebagai model.."
"Lalu kenapa sekretaris Ars yang menjemputnya?"
"Dan kau ingin aku yang datang menjemputnya? Sudi sekali! Kembali ke tempat duduk mu.."
"Iya.." sudut bibir nya terangkat saat tahu siapa itu Agatha, dirinya merasa sudah konyol karena terpancing cemburu.
Tapi bibirnya tak berhenti menyunggingkan senyuman, begitu juga dengan rona merah di wajahnya yang tidak bisa di sembunyikan.
Vely membuang muka, menatap ke arah jendela mobil di sampingnya.
###
__ADS_1
Hoi maaf telat, lagi weekend ni jadi updatenya juga santuy ya haha.... votte nya dong 🤠bantu masuk rangking 1 karya baru yaaaa 🥰