Crazy Villain (revisi)

Crazy Villain (revisi)
Bab 22. Anjing setia 1


__ADS_3

Hari ini sepertinya adalah haru keberuntungan cinta Yohan, ada dua orang wanita yang menyatakan cinta pada dirinya. Satu, seorang wanita yang hanya menginginkan penampilannya dan terobsesi dengannya. Dua, seorang wanita gila yang memiliki maksud dalam cintanya. Dan sekarang Yohan sedang bersama wanita gila yang memiliki maksud tersembunyi dalam cintanya. Mau bagaimana lagi, wanita gila ini adalah cucu dari kepala akademi. Karena dia juga pembuat masalah Yohan tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Ralat, wanita gila itu tidak mau pergi darinya. Dia terus menempel seperti lem pada Yohan. Sekarang mereka sedang di jalan setapak menuju akademi.


"Apa kau bisa berhenti mengikutiku?" tanya Yohan dengan nada malasnya.


"Tidak. Aku. Mencintaimu!?" ujarnya berulang ulang kali.


"Aku tahu!? Kau tidak perlu mengatakannya puluhan kali sampai aku bosan." ujar Yohan. Ya, Zhu'er selalu mengatakan cintanya pada Yohan sepanjang jalan. Seperti radio rusak. Seberapa kalipun Zhu'er mengatakan cinta, tetap tidak akan membuat Yohan mencintainya.


"Apa. Yang. Harus. Kulakukan. Agar. Kau. Mencintaiku?" tanya Zhu'er membuat langkah Yohan berhenti dan menatap gadis itu dengan tatapan aneh.


"Apapun yang kau lakukan, aku tidak akan mencintaimu." ujar Yohan.


"Kenapa?"


"Karena aku membencinya." guman Yohan hampir tidak terdengar. "Pergilah, mulai dari jarak ini aku tahu. Dan jangan pernah muncul lagi dihadapanku." ujar Yohan, ia menatap gadis itu dingin. Ia pergi berjalan ke depan keninggalkan Zhu'er.


Lama gadis itu diam, tapi akhirnya angkat bicara saat jarak mereka agah jauh. "Berapa. Lama?" tanya Zhu'er lagi. Pertanyaan Zhu'er membuat Yohan berpaling melihatnya. Saat Yohan akan menjawab, gadis itu kembali bicara. "Tiga. Tahun." ujarnya, " Apa. Tiga. Tahun. Cukup?"


"Apa yang kau…"


"Saat. Itu. Aku. Akan. Kembali. Dan. Membuatmu. Mencintaiku. Ki. Ki. Ki. Ki. Ki. Ki. Ki. Ki." ujarnya lagi dengan cekikikan yang aneh. Raut wajahnya yang datar nan canti, kini berubah ke ekspresi jahat. Kemudian berbalik sembari berubah ke wujud rubah merah. Dia berlari menjauh menuju hutan tempatnya.


"Hah, dia, apa dia mengancamku? Heh, kita lihat saja nanti. Siapa yang akan lebih dulu jatuh." ujarnya.


...***...


Di dalam kelas Yohan memperhatikan struktuktur berdirinya kekaisaran Qi. Jadi, ada tujuh keluarga besar yang menjadi pilar atau kekuatan utama dalam kekaisaran. Yaitu,…




Keluarga Xiu




Keluarga Wei




Keluarga Mo




Keluarga Yuan




Keluarga Jiang




Keluarga Yun

__ADS_1




Keluarga Huang




Mereka adalah para pendiri yang membuat kekaisaran menjadi sebesar ini. Sebenarnya ada delapan keluarga, yaitu yang terakhir adalah keluarga Qi. Tapi karena keluarga Qi yang paling kuat diantara delapan keluarga lainnya, maka mereka setuju membuat keluarga Qi menjadi pemimpin keluarga kerajaan.


Selain sejarah tentang kekaisaran yang singkat, ada pula 5 Kekaisaran yang ada di dunia tengah. Apa saja itu?




Kekaisaran Qi atau yang saat ini sedang di bahas. Kekaisaran yang paling banyak melahirkan para kultivator petarung terbanyak.




Kekaisaran Yan, sebuah kekaisaran besar dengan pertahanan militer paling kuat. Tidak hanya pertahanan tapi juga penyerangan. Karena itu kekaisaran Yan disebut sebagai negara militer. Tapi meskipun begitu masih banyak kultivator hebat disana selain kultivator prajurit. Namun sayangnya sangat jarang di jumpai seorang tabib atau alkemist di kekaisaran Yan.




Kekaisaran Wu, Kekaisaran yang hanya mempelajari ilmu medis. Ahli pengobatan, alkemist, tabib, penyulingan, dan lain sebagainya yang mengenai kesehatan di sana tempatnya. Tapi kaisar yang sekarang mengumumkan sebuah perubahan baru untuk kekaisaran, yaitu disamping mempelajari medis mereka juga harus menerapkan seni bela diri yang cukup. Karena kekaisaran Wu adalah kekaisaran yang paling lemah Pertahanannya.






Kekaisaran Zuo, Kekaisaran yang berada di tengah laut berbeda dengan kekaisaran lainnya. Kekuatannya seimbang, hanya saja untuk pertempuran dart mereka tak terlalu ahli. Karena mereka aslinya adalah ahli di pertempuran laut. Mungkin karena letak daratan yang berada di tengah laut.




Yohan memikirkan penjelasan guru Wu tentang keluarga dan kekaisaran. Dia memikirkan Keluarga Jiang, yang mana ia telah membunuh tuan muda dari keluarga tersebut. Dari apa yang dipelajarinya, keluarga Jiang adalah keluarga besar yang menjadi salah satu pilar kekaisaran Qi terkuat ketujuh dari tujuh keluarga. Yang artinya Yohan telah membuat musuh merepotkan. Karena keluarga Jiang sangat berpengaruh, mereka pasti memiliki kekuatan besar. Akan sangat mudah jika mereka ingin membunuhnya di luar akademi. Tapi anehnya, selama Yohan berada di luar akademi tidak ada ancaman atau bahaya sama sekali.


'Apa ada yang diam diam membersihkan serangga serangga itu untukku?' pikirnya. Itu bisa saja. Keluarga Jiang adalah keluarga besar, mereka terkenal tidak akan melepaskan musuh mereka bahkan sampai ke lubang cacing sekalipun. Tapi Yohan selama ini baik baik saja dan tidak terjadi apapun padanya. Itu artinya ada seseorang yang diam diam melindungi dirinya.


...***...


Terlihat didalam hutan seorang pria sedang dikejar beberapa orang. Pria itu memakai pakaian serba hitam dengan wajah yang tertutupi sebagian. Dia juga memegangi perutnya yang berdarah.


Beberapa pengejar menembakkan sebuah panah untuk menghentikan pria tersebut. Tapi panah mereka lagi lagi meleset. "Sial, kenapa bajingan ini masih begitu lincah setelah terluka parah?" gerutu salh satu pengejar.


"Bagaimanapun, dia adalah anjing setia dari ketua klan. Jadi jangan meremehkannya!?" ujar yang lain. Yang sepertinya pemimpin dari para pengejar.


Sedangkan pria itu menggerutu didalam hati mengapa mereka todak menyerah saja mengejarnya. Akhirnya dia melihat jalan keluar dari hutan ini. Dia merogoh balik bajunya, 'Ini adalah bom asap terakhirku, aku harus memanfaatkannya baik baik.' pikirnya memegang satu bola putih kecil. Sebelum melempar bom asapnya, dia terlebih dulu melempar pisau terbang ke arah para pengejar. Para pengejar itu mundur untuk menghindari pisau terbang, ada juga dari mereka yang terkena pisau. Tidak lama, bom asap ditangannya dilempar ke arah mereka.


"Uhuk uhuk!?"


"Sial!? Kupikir dia kehabisan bom asap!?" gerutu mereka.

__ADS_1


Ketika asap nya menghilang, pria itu juga menghilang. "Kita kehilangan jejaknya. Apa yang harus kita lakukan?"


"Tenang saja, kita masih bisa mencium bau darahnya." ujar ketua mereka.


...***...


Di tengah malam pria yang dikejar oleh beberapa pengejar berlari dengan nafas yang tidak karuan. Lukanya begitu dalam, membuatnya harus kehilangan banyak darah. 'Meskipun aku sudah lari cukup jauh, tapi mereka masih bisa mencariku melalui darahku. Aku harus berlindung ke tempat yang aman. Kalau tidak salah disekitar sini ada tempat tetua Chen tinggal. Aku bisa berlindung disana sebentar sampai mereka pergi.' pikirnya.


Pria itu memasuki akademi Qing Luo, dimana tetua yang dimaksudnya tinggal. Karena dia disini adalah kediaman tetua, jadi para pengejar itu pasti berpikir ulang untuk mengejarnya sampai sini. ''Tempat ini sangat luas, dimana tetua Chen tinggal? Bangunan itu, dia pasti disana. Aku harus meminta bantuannya." Dia melihat salah satu bangunan yang terlihat seperti kediaman. Karena kemungkinan besar itu adalah tempat tinggal tetua Chen, pria itu memasuki tempat tersebut.


Di sisi lain, para pengejar yang mengejarbpria tersebut berhenti di depan akadeki Qing Luo.


"Berhenti!?"


"Kenapa kita berhenti? Ayo kejar dia kedalam!?"


"Ini adalah kediaman Chen Zinyu. Tetua ke empat, dia terkenal sangat bengis. Kita tidak boleh sembarang masuk." ujar ketua mereka.


"Lalu bagaimana? Kita tidak boleh sampai kehilangan bajingan itu."


Terlihat ketua mereka berpikir sejenak, "Kalau begitu, mari kita masuk ke dalam. Tapi jangan sampai kalian membangunkan harimau. Apa kalian mengerti!"


"Ya!?" jawab mereka serentak.


Di dalam kediaman Chen Zinyu,


Terlihat orang tua itu sedang bersandar di kursi goyangnya sembari menutup mata. Sekilas dia terlihat tidur, tapi sebenarnya dia masih sangat terjaga.


"Kepala akademi, apa aku boleh pulang sekarang?" tanya Yohan.


"Tidak." jawab Chen Zinyu tanpa membuka matanya.


"Apa? Tapi ini sudah sangat malam."


"Kalau begitu kau tidur disini saja."


"Tidak, aku lebih suka tidur di tempatku."


"Dasar!? Jika kau keluar sekarang, kau akan bertemu tikus!? Jadi untuk malam ini tidur dulu disini!?" ujar Chen Zinyu.


"Tikus? Aku tidak takut dengan tikus."


"Tikus kali ini berbeda, tikus ini bisa mencakarmu sampai berdarah. Yah, tapi karena kau sudah mempelajari buku itu kurasa kau bisa sedikit membasmi tikusnya." ujar Chen Zinyu yang belum dapat dipahami Yohan. "Oh iya, bereskan tempat tidurku!? Aku akan tidur lebih awal malam ini." lanjutnya sambil mengibas ngibaskan tangannya mengusir Yohan.


Sekarang, Yohan sudah seperti babunya.


Setelah membareskan kamar Chen Zinyu, Yohan keluar dari dalam sana. Dia kembali dan ingin mencari kamar mana yang akan ia tempati nanti.


Brak


Suara yang seperti seseorang terjatuh itu menghentikan langkahnya. Disini hanya adalah dirinya dan pak tua bawel itu. Tapi terdengar suara seseorang terjatuh? Apa kakek tua itu sudah terlalu mengantuk sampai terjatuh dari kursi goyangnya? Tidak mungkin. Kalau begitu, pasti ada orang lain selain mereka berdua.


Yohan berjalan ke arah suara tersebut. Siapa kira kira yang memasuki kediaman kepala akademi di tengah malam. Suara itu berasal dari arah dapur. Saat memasuki dapur yang gelap, tercium bau darah. "Siapa disana?" tanya Yohan. Akan tetapi tidak ada sedikitpun jawaban.


Lalu terasa besi tipis nan dingin menyentuh permukaan lehernya. Sebuah pedang terarah padanya. Dari luar Yohan terlihat sangat tenang ketika pedang ada di lehernya, tapi didalam hatinya, 'Aaahhh!? Bagaimana bagaimana bagaimana iniii? Seharusnya aku tidak kesini dasar go*lok!? Apa aku akan mati? Apa aku akan digorok olehnya? Apa, apa aku akan… aaahh pak tua tolong aku!?' pikirnya panik setengah mati.


"Katakan… diamana… Tetua Chen?" tanya orang tersebut terputus putus.


"Siapa yang kau maksud?" tanyanya. 'Apa maksudnya Chen Zinyu? Pak tua itu tetua di klan mana? Apa jangan jangan dia tetua dari keluarga besar? Tapi, dari suaranya dia terdengar terluka parah. Sangat hebat dia masih bisa berjalan dan mengancam.' pikir Yohan.


"Jangan banyak bertanya_uhuk!? uhuk!?"


Bruk

__ADS_1


Karena kehilangan terlalu banyak darah, pria itu jatuh pingsan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2