
Kyira memberikan kesempatan kedua kepada Veto meskipun berat menerimanya. Namun, bukti yang menunjukkan bahwa Veto tidak berselingkuh membuat Kyira menerima Veto kembali. Karena Veto sangat mencintai Kyira. Kyira memikirkan keputusannya tersebut hingga terlelap dalam tidurnya.
Veto pun di kamarnya memikirkan hal yang sama, dia bersyukur diberi kesempatan oleh Kyira. Karena Kyira lah yang membuka hatinya untuk tidak sombong ketika memiliki prestasi yang melebihi teman-temannya, Kyira lah persaingan prestasi di sekolah. Kekasihnya itulah rival dalam dunia prestasi nya di sekolah, makanya dia merasa bahwa Kyira sangat cocok dengan dirinya meskipun perlu di arahkan saja agar kepekaannya timbul, terkadang Kyira salah menempatkan situasi. Veto terus mengenang masa-masa bahagia tanpa kehadiran siapapun. Veto pun bahagia dalam diam jika mengenang hal itu hingga dia terlelap dalam tidurnya.
Albert kembali ke apartemennya untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum kelar-kelar. Namun, ditengah kesantaiannya menikmati masa-masa krtitis yang di lewatinya, dering telpon pun berbunyi.
"Albert, apakah kamu sibuk?"ucap Kyira.
"Nggak kok, baru saja nyantai sambil rebahan. Ada apa Kyira?" ucap Albert dengan penuh kelembutan.
"Aku sudah jadian kembali sama Veto, tapi setelah aku memberikan kesempatan malah membuatku belum percaya sepenuhnya," ucap Kyira bercerita dengan Albert.
"Ohw syukurlah kalau begitu, gue senang melihat loe bahagia kembali dan kenapa malah jadi kurang trust sama Veto?" ucap Albert bertanya kembali.
"Entah aku merasa ada sesuatu yang masih disimpan olehnya, alias masih ada hal yang disimpan oleh Veto," ucap Kyira.
"Udah jangan pikir negatif gitu, kalau kamu percaya yaa harus percaya dong, jangan setengah begitu," ucap Albert memberikan semangat pada Kyira.
"Ohm oke baiklah, ohya Albert ada yang ingin aku tanyakan dan harap kamu jujur?" ucap Kyira bertanya
"Apa katakan saja Kyira?" ucap Albert kembali bertanya.
"Apakah Albert pernah menyukai seseorang? kalau iya seperti apa wanita yang beruntung itu?" ucap Kyira menunggu jawaban Albert.
"Iya aku pernah suka sama seseorang dan sampai sekarang aku menyukai namun, aku lebih memilih cinta dalam diam, sebab dia sudah memiliki kekasih," ucap Albert menjelaskan.
"Ohw, kenapa tidak pernah kamu ungkapin? kan bisa saja dia menerima kamu Albert" ucap Kyira mulai penasaran.
"Hehehe, nggak berani, saya takut di tolak Kyira," ucap Albert tersenyum dalam telponnya.
"Ohw baiklah, semoga nanti kalian dijodohkan ya," ucap Kyira menenangkan Albert.
"Haha, aku bahagia Kyira, jika wanita yang ku cintai bahagia, tapi jika dia disakiti lelaki yang jadi pacarnya sekarang, maka aku akan maju ke depan untuk mendekatinya," ucap Albert menjelaskan.
"Argh, aku jadi penasaran siapakah wanita beruntung itu?" ucap Kyira penasaran.
__ADS_1
"Kyira, aku tutup dulu telponnya, ada urusan nie," ucap Albert menjelaskan.
Panggilan telpon pun terputus, Kyira dan Albert senyum-senyum sendiri mengingat percakapan mereka.
"Kok aku merasa bahagia setelah telponan dengan Albert. Apakah aku sudah jatuh cinta padanya?," gumam Kyira.
Namun Kyira menepis itu semua, baginya hubungan dia dengan Albert semata-mata hanya berteman saja.
Dering ponsel Kyira pun berbunyi.
📞"Kyira, kamu sudah bangun belum," ucap Veto bertanya.
📞"Sudah dong aku lagi makan nie, ada apa Veto? " ucap Kyira bertanya.
📞"Rindu saja sama kamu yang," ucap Veto menjelaskan atas kerinduannya pada Kyira.
📞"Kita kan nanti ketemu di sekolah," ucap Kyira mengatakan.
Panggilan telpon pun terputus. Karena Kyira mau bergegas ke sekolah takut telat.
"Mama dan papa, Kyira pergi ke sekolah ya," ucap Kyira berpamitan pada kedua orangtuanya.
Kyira pun di antar oleh sopir pribadi mereka. karena papa nya ingin memastikan keamanan anaknya.
Sesampainya di sekolah.
Kyira pun turun dari mobil, dia pun menuju ke ruang kelasnya.
"Morning sayang..." ucap Veto pada Kyira.
"Morning, kamu sudah sarapan belum aku buatin makanan buat kamu" ucap Kyira dengan senyumannya dan memberikan wadah makanan pada Albert.
"Thanks you sayang, tapi satunya punya siapa sayang?"ucap Veto bertanya, saat Kyira memegang kotak makan satunya lagi.
"Ohw ini, untuk Albert dan Athar. Karena mereka sudah banyak membantu ku,"ucap Kyira sambil memperlihatkan kotak makan yang di bawa nya.
__ADS_1
"Sayang kedua sahabatmu itu apakah lebih penting dari aku?" ucap Veto dengan nada cemburu.
"Hihi,,, kamu lucu sayang sahabat sama kekasihku sama-sama pentinglah dalam hidupku, ayoo jalan pagi-pagi kamu udah cemburu dengan kedua sahabatku," ucap Kyira menepuk pundak Veto.
Mereka pun kembali bersama layaknya jatuh cinta pertama kali. Bahkan Leta yang melihat itu merasa iri dengan keduanya.
"Kebahagiaan kalian tak akan bertahan lama, aku akan merebut Veto kembali menjadi milikku" gumam Leta dalam hati.
Leta sangat mencintai Veto, sejak kehadiran meskipun keduanya backstreet tapi Leta harus tahan dengan sikap Veto mendua. Karena toh dirinya yang meminta, Veto pun menyetujui karena ketika dia membutuhkan seseorang Leta mampu menjadi segalanya bahkan menjadi pendengar yang baik dilakukan oleh Leta.
Demi hubungan ini gue harus mampu bertahan, Veto meskipun kita hanya backstreet aku siap kau menjadikan ku apa? gumam Leta dalam hati.
Leta mulai gelisah dengan kemesraan keduanya. Saat Veto berpisah dengan Kyira. Dan Veto sendirian, saat itu Leta melakukan penyergapan.
"Veto sayang," ucap Leta menarik tangan Veto ke arah samping ruangan.
"Leta, apa yang sedang kamu lakukan? nanti Kyira dan teman-teman melihat semua ini," ucap Veto mulai panik.
"Sebentar saja, kamu di sini denganku, aku janji tidak akan ketahuan oleh siapapun?" ucap Leta menjelaskan.
Mereka berdua pun hanya sebentar, setelah itu Veto yang pergi duluan. Lalu Leta pun keluar setelah beberapa menit Veto.
Veto tidak habis pikir dengan kelakuan Leta, namun dia tidak bisa bertindak apa-apa. Leta pun benar-benar menyukai Veto dengan tulus, meskipun, hanya Veto yang hanya menganggap semuanya permainan saja.
Veto pun sampai di kelasnya, seperti tidak terjadi apa-apa. Namun, Kyira menatap curiga pada Veto.
"Kyira, kamu kenapa menatapku seperti itu?" ucap Veto bertanya.
"Hm, nggak ada sih, cuma bingung saja kok kalian bisa berbarengan dengan Leta, apakah kalian tadi bersamaan, ehm tapi sepertinya aku salah sangka, Leta tadi dari kamar mandi," ucap Kyira meralat perkataannya.
"Iya sayang, aku tadi ada urusan sebentar, masa' aku dekat dengan Leta, kamu gimana sih pacar aku itu kan kamu, bukan Leta," ucap Veto menjelaskan.
"Ehm, baiklah, aku percaya, kamu sudah janji Loe Veto, tidak akan membohongi ku lagi," ucap Kyira menjelaskan.
"Nggak sayang," ucap Veto menjelaskan.
__ADS_1
Veto dan Kyira pun kembali berbicara berdua. Hingga Leta terbakar api cemburu.
🌷🌷🌷🌷🌷