Daring Cinta

Daring Cinta
Bab 63-Bahagia


__ADS_3

Kyira pun selesai dari berganti pakaiannya. Kyira pun memanggil Zion untuk segera pergi. Zion masuk dan mereka bersegera pergi dari kampus tersebut.


"Kyira, kamu mau jalan-jalan kemana? aku pasti akan mengabulkannya," ucap Zion bertanya.


"Keman saja? selama masih pulang ke rumahz" ucap Kyira tersenyum kecil.


"Oke baiklah, berarti semua diserahkan ke aku aku semua ya," ucap Zion.


Kyira dan Zion pun pergi dengan hati bahagia. Meskipun di hati Kyira masih merasakan kesakitan atas kejadian beberapa hari yabg menimpanya.


"Zion bolehkah aku teriak di bagian atas," ucap Kyira kepada Zion.


"Boleh dengan sangat Kyira, asal kamu bahagia kita akan ke tempat yang membuatmu melupakan segalanya," ucap Zion.


Kyira pun membuka bagian atap mobil dan teriak dengan sangat keras, Zion yang mendengar itu bahagia melihat Kyira seperti itu.


"Tuuuuhaaaannn, aku ingin hidup bahagia," teriak Kyira dengan sangat keras.


"Berikaaaan itu padaku, Tuhan, please," teriak Kyira kembali.


"Jaaangaan buat aku menderita lagi," teriak Kyira kembali dengan beruraian air mata.


Kyira pun menutup atas mobil tersebut dan menangis dengan sepuasnya. Zion yang melihat air mata Kyira hanya memberikan tisu dan diam setelahnya. Zion ingin mendengar cerita itu langsung dari Kyira tanpa harus dia bertanya. Karena jika Kyira mulai mempercayai nya maka mudah baginya mendekati Kyira lebih dekat lagi.


Kyira tidak hentinya menangis sehingga tempat yang mereka tuju pun sampai juga.


"Kyira kita sudah sampai, hayoo turun dari mobil tapi bersih wajah kamu dari air mata yaa nanti aku dibilangi nganiaya cewek cantik," ucap Zion tersenyum kecil.


"Hahah, baiklah kalau begitu Abang duluan saja keluar," ucap Kyira membersihkan wajahnya.


"Oke aku tunggu diluar ya Kyira," ucap Zion.


Zion pun menunggu Kyira di luar, dan beberapa menit kemudian Kyira dari keluar dari dalam mobil.



"Kyira mau kah kamu mengelilingi sungai tersebut dengan perahu bersama saya," ucap Zion kepada Kyira.


"Mau banget Bang Zion, hayoo kita kesana," ucap Kyira semangat.

__ADS_1


Keduanya pun menaiki perahu dengan beberapa orang lainnya. Kyira sangat menikmati perjalanan mereka kali ini. Selain dia menghilangkan penat yang membuatnya stress hingga ingin pergi dari kota itu.


Kyira pun terus tersenyum dan meminta Zion untuk memfoto seluruh momentnya. Selasa simple tidak ingin terlihat terlalu terluka dengan hal yang gak penting diingat kembali.


"Bang Zion, terima kasih banget yaa sudah mau mengajak ku jalan-jalan bahkan meminta izin kepada sahabatku Albert," ucap Kyira terharu.


"Iyaa lah, karena Albert teman dekatmu otomatis aku harus dekat dong dengan sahabat yang aku sukai saat ini," ucap Zion mengalahkan pandangannya.


"Bang kenapa mata mu menatapku," ucap Kyira.


"Tidak apa-apa Kyira, semua tentang mu aku suka," ucap Zion memandangi sekeliling nya.


Zion dan Kyira pun menikmati perjalanan di atas perahu. Hal itu pun pertama bagi Zion, begitu pun dengan Kyria hal pertama juga sehingga hal itu berkesan bagi keduanya.


Beberapa saat kemudian, mereka pun selesai dan menuju parkir karena akan mengajak Kyira ke suatu tempat.


"Hayoo Kyira, kita jalan lagi, aku akan mengajakmu jalan-jalannya," ucap Zion dengan penuh semangat.


"Ehm baiklah kalau begitu dengan senang hati," ucap Kyira.


Perjalanan pun di tempuh jarak yang lumayan jauh, namun keduanya keasyikan berbicara sehingga tidak terasa mereka sampai ditempat tujuan.


Keduanya pun turun dari mobil bersamaan, saat itu suasana di luar Restaurant belum terlalu ramai, sehingga bagi Kyira yang sedikit pemalu bisa dengan leluasa.



"Benar tempatnya sangat indah kala sore menjelang malam, terus kita pulangnya gimana?" ucap Kyira.


"Hal itu mudah yang penting kamu menikmatinya dulu," ucap Zion.


Kyira bahagia saat itu, Zion mampu mengalihkan dunia yang sedang dia melandanya. Bahkan, Kyira tersenyum dan ikut menyanyi ketika disana ada penyanyi yang biasa menyanyikan lagu di tempat itu.


Kyira pun menuju podium tersebut dan menyanyi.


"Lagu ini aku persembahkan buat seseorang yang disana," ucap Kyira menunjuk ke arah Zion.


Zion sungguh bahagia dengan penyajian nyanyi Kyira yang di iringi dengan dance sehingga orang-orang di sekitar mengikutinya. Zion memvideo kan yang dilakukan Kyira, dia tahu wanita itu tengah melepaskan dahaga kesedihan nya. Sengaja Zion mendiamkan melakukan hal tersebut selama hal itu tidak merusak dirinya.


Kyira pun masih menyaksikan dirinya sehingga dia pun kelelahan dan mendekati Zion. Dengan langkah pelan pun dia langsung makan dengan sangat lahap. Zion yang melihat itu hanya tersenyum dan berkata.

__ADS_1


"Please Kyira, pelan saja makannya jangan terlalu cepat begitu, tidak ada yang akan mengambil makananmu," ucap Zion menenangkan Kyira.


Kyira pun menangis dalam diamnya, bahkan dia sendiri tidak mengerti dirinya sendiri saat ini. Dia hanya mampu menangis dalam diam. Untung saja Zion memilih tempat yang duduk bagian ujung dan mengarah ke laut sehingga Kyira menangis tidak ada yang melihatnya.


Zion pun hanya mampu mendiamkan saja dengan tangannya diletakkan di pundak Kyira dengan cara ditepuk perlahan.


Kyira pun terhenti dan menghapus air matanya dengan tisu yang diberikan oleh Zion. Setelah selesai Kyira pun makan dengan pelan.


"Bang Zion, pantaskah aku bahagia," ucap Kyira bertanya.


"Pantas lah siapa bilang kamu tidak boleh bahagia?" ucap Bang Zion.


Kyira pun memeluk Zion, Zion pun membalas pelukan tersebut.


[Wahai duniaku Kyira, aku akan selalu ada buatmu, jika ada yang berani membuat mu menangis lagi, aku tidak akan tinggal diam tentang hal itu, aku mohon bertahan lah] gumam Zion dalam hati.


"Kyira, aku yakin kamu mampu melewati hari ini, maka bertahanlah sebentar lagi, kita hadapi semuanya bersama yaa," ucap Zion menenangkan.


Kyira pun melepas pelukan ke Zion.


"Maaf Ya Bang Zion, aku kelepasan dan terima kasih sudah mau menghiburku," ucap Kyira melanjutkan makannya.


Zion hanya tersenyum dengan tingkah Kyira yang melanjutkan makannya. Kyira pun kembali tersenyum setelah badai itu dilaluinya.


Dering ponsel Albert pun berbunyi.


Panggilan Video.


"Bagaimana Kyira, kamu suka nggak kejutan aku dengan Bang Zion?" ucap Albert mengamati wajah Kyira yang habis dari nangis.


"Aku sangat suka Albert, makasih yaa sudah mau menghiburku meskipun ini berlebihan," ucap Kyira tersebut kecil.


"Baguslah jika kamu menyukainya, aku bahagia melihatnya," ucap Albert tersebut.


"Tapi kenapa kamu nggak ikut kesini Albert," ucap Kyira penasaran atas jawaban nya.


"Bhhhaahh, kamu lihat tugasku, itu harus di selesaikan dalam waktu 2 hari lagi, jadi hanya meminta Bang Zion menemani mu karena yang bisa aku percaya hanya dia.


"Baiklah Albert, kami mau pulang nie, aku matikan ya panggilan videonya," ucap Kyira beranjak dari tempat duduknya.

__ADS_1


"Baiklah.." ucap Albert.


🍁💐💐💐🍁


__ADS_2