
Mike dan Leta benar-benar menikmati waktu berduaan. Hampir setengah jam mereka di sana. Akhirnya Mike dan Leta pun pergi ke tempat lain. Leta pun mengikuti nya dengan senang hati.
Mike dan Leta pun menuju ke parkiran. Setelah itu mereka menikmati lagi perjalanan Mereka. Sesuatu hal yang menyenangkan bagi keduanya.
Apalagi Leta bahagia bisa jalan-jalan dengan laki-laki yang mencintainya dengan tulus tanpa pamrih?.
Leta menikmati perjalanannya tersebut hingga dering ponselnya kembali berbunyi.
drrrrrrtttt... drrrrtttt...
"Ya Hallo Pa, aargh Baiklah nanti dibelikan," ucap Leta pada papanya.
"Papa udah transfer yaa, minta temani kamu saja ke sana nya, mama kamu ulang tahun setelah beberapa hari kamu di Indonesia jadi papa mau memberikan kejutan pada mama mu," ucap papa Leta.
"Baiklah Pa, akan Leta usahakan dapat," ucap Leta.
"Yaa sudah kalau begitu papa matikan duluan ya, karena ada urusan di perusahaan," ucap Leta.
Leta mulai berpikir harus bagaimana? Hingga kebingungan nya terbaca oleh Mike. Saat Leta tengah melamun, pikirannya sudah jauh kemana? Hingga Mike memukul pundaknya dengan perlahan.
"Puuuk...,"
"Eeeh Mike, ada apa?" Ucap Leta memandang wajah Mike.
"Kamu kenapa melamun, tadi papa mu bilang apa?" Ucap Mike bertanya sambil fokus mengemudinya.
Leta pun menceritakan hasil percakapan dengan papa nya. Mike pun mengerti dia pun menepi kan mobilnya dan mengambil ponselnya dari saku.
Mike pun mulai melakukan panggilan.
"Ya Hallo, oke Kak nanti kami kesana," ucap Mike selesai melakukan panggilan telponnya.
Mike pun Kembali mengemudikan mobilnya. Leta heran secepat itu Mike menelpon seseorang tersebut.
"Kamu menelpon siapa tadi Mike?" Ucap Leta bertanya.
"Seorang kenalan, nanti kita ke toko kue dulu ya sayang, mau membeli kue kesukaan seseorang," ucap Mike tanpa banyak tanya.
"Lah terus pemesanan tas yang aku bilang tadi gimana?" Ucap Leta bertanya kembali.
"Gampang itu sayang, kita menuju kesana, tapi aku mau beri makanan kesukaan Tante dulu, aku sudah lama tidak bertemu dengannya kecuali keperluan mama atau keperluan sayang ku ini," ucap Mike menjawab.
"Argh, kamu serius saayang," ucap Leta terngangah.
"Iyaa seriuslah," ucap Mike menjawab.
__ADS_1
"Ehm maksud aku serius, kamu hanya dekat dengan aku seorang selain mama kamu," ucap Leta penasaran menunggu jawaban Mike.
"Iyaa lah, teman wanita banyak tapi yang istimewa bahkan aku baru kali ini berkomunikasi dengannya yang sudah lama aku impikan yaitu kamu Leta," ucap Mike menjawab.
"Berarti kamu tahu dong masa lalu aku dulu mengambil pacar orang," ucap Leta menjawab dengan nada lesu.
"Tahu dong, lagian itu sudah jadi masa lalu, aku berharap kamu berubah saja, manusia itu pasti ada masa khilafnya sayang, nggak manusia di muka bumi ini tanpa dosa," ucap Mike menjawab sambil fokus mengemudi.
"Ehm, makasih ya sayang sudah memberiku kesempatan untuk berubah," ucap Leta menjawab.
Mobil tersebut mengemudi dengan kecepatan sedang.
Setengah menit pun sudah berlalu, Leta dan Mike sudah sampai di tempat yang mereka tuju.
Tante Denah namanya, adik dari mama nya yang tahu betul selera kakak kandungnya. Sehingga baginya hanya bantu memberi diskon saja.
"Silahkan duduk sayang, nanti karyawan Tante yang akan mengambil tas nya, ohya Mike siapa wanita yang kamu bawa ini, ini pertama kali loe kamu bawa wanita di hadapan Tante," ucap Tante Denah tersenyum manis.
"Kenalin Tante, dia Leta pacar aku baru jadian hari ini, rencana besok atau lusa kami kembali ke Indonesia, dan Leta baru aku kenalkan pertama kali dengan Tante sama papa dan mama belum sama sekali," ucap Mike memperkenalkan Leta pada Tante nya.
"Hallo Tante, aku Leta terima kasih yaa Tante atas bantuannya," ucap Leta tersenyum kecil.
"Salam kenal cantik, nah barangnya sudah datang, coba Leta pilih mana yang disukai oleh mama mu, agar hubungan orangtua mu semakin erat," ucap Tante Denah.
"Tante, heheh aku tidak memahaminya, biasa yang membeli kayak gini sih mama sendiri, tapi papa ingin memberi hadiah buat mama jadi papa menitipkan dengan aku, pilihan Tante saja deh," ucap Leta menceritakan hal tersebut.
Leta pun memperlihatkan koleksi tas mama nya yang sedikit, karena mama nya bukan tipekal kolektor, dan memperlihatkan wajah mama mya.
Tante Denah pun memahaminya dan langsung menunjukkan tas yang menurutnya cocok dengan kepribadian mama nya Leta.
Leta pun menerimanya dengan senang hati.
"Baik Tante sama ambil sesuai dengan arahan Tante," ucap Leta memberikan barangnya.
"Oke Tante berikan dulu barangnya kepada pegawai dulu ya, ohya Leta karena tadi ada diskon, kamu bisa membelikan ukuran high heels untuk mama mu," ucap Tante Denah.
" Baik Tante Denah, nanti saya akan memilih terlebih dahulu," ucap Leta sambil melihat barang di depan matanya.
Leta pun memilih barang pilihannya dan meminta di bungkus. Setelah urusan belanja mereka selesai.
Mike pun meminta izin pada Tante nya.
"Mike, tolong berikan pada mama mu ya, sudah lama barang ini Tante letakkan di toko," ucap Tante Denah memberikan hadiah tersebut.
Leta pun memohon izin dan mengucapkan terima kasih.
__ADS_1
Keduanya pun pergi meninggalkan toko tersebut.
Setelah selesai keduanya pun menuju parkiran dan meletakkan barang belajaan mereka.
"Mike terima kasih yaa sudah membantu kesulitan ku," ucap Leta tersenyum.
"Iya sama-sama, kamu istirahat lah dulu, nanti kita bergilir saja," ucap Mike.
"Oke kalau begitu," ucap Leta langsung posisi mau tidur.
Waktu pun telah berlalu cukup lama.
Sampailah mereka di rumahnya Meisya.
Meisya tampak tersenyum dari atas melihat sahabatnya bahagia.
"Baguslah jika Leta sudah menemukan kebahagiaan nya," ucap Meisya tersenyum kecil sambil membukakan pintu.
Hari pun cepat berlalu.
Tiba saat nya Leta harus pulang ke Indonesia.
Meisya tidak bisa mengantar Leta, jadi mereka hanya perpisahan di rumahnya saja.
Mereka berdua pun saling berpelukan satu sama lain.
Setelah selesai, Leta pun masuk ke dalam taxi yang sudah di pesan.
Leta pun masuk dan melambaikan tangan ke Meisya.
Meisya pun balik melambaikan tangannya juga.
Sesampainya di bandara dan menuju ke ruang pesawat nya.
Leta duduk di posisi dekat dengan jendela, namun sayangnya ada seseorang yang mengatakan bahwa itu tempatnya.
Saat Leta melihatnya betapa terkejut dirinya. Yang berbicara dengan dirinya adalah Mike pacarnya sendiri.
"Leta," ucap Mike terkejut.
"Wah kamu Mike, sejak kapan di sini kamu bilang nanti sore," ucap Mike langsung mengambil posisi duduk.
"Tadi ada yang mau tukaran dan diperbolehkan, jadi kami tukaran," ucap Mike menjawab.
Mike dan Leta pun saling berbicara satu sama lain dengan canda tawanya.
__ADS_1
🍁💐💐💐🍁