Daring Cinta

Daring Cinta
Bab 27-Tiba


__ADS_3

Kyira dan Albert sampai juga di Austria. Albert pun mendapat panggilan bahwa penginapan sudah di sediakan. Dia pun memberi tahu Kyira untuk mengikutinya, Kyira hanya menurutinya saja. Karena tour guide nya sekarang adalah Albert. Albert sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk keduanya, bahkan penginapan yang dipesan 2 karena dia tidak bisa berdua dengan Kyira.


Mereka pun menuju mobil yang sudah di pesankan oleh Albert.


"Albert, apakah kamu sudah mempersiapkan segalanya,"ucap Kyira penasaran menunggu jawaban Albert.


"Udah Kyi, kamu nikmati saja perjalanannya karena aku mau istirahat sejenak ya, jadi jangan ganggu aku dulu ya Kyira," ucap Albert.


"Baiklah, aku akan menurut dan beristirahat juga," ucap Kyira sambil memandang wajah Albert.


Dalam hati Kyira.


(Ganteng banget sih sahabatku satu ini, siapakah kira nya yang akan jadi pasangannya, kayaknya aku harus berguru nantinya jika dia sudah ketemu dengan Albert, wanita yang bisa meluluhkan bongkahan es itu wanita yang hebat).


Kyira pun menuruti aja suruhan Albert untuk menikmati perjalanannya. Karena perjalanan menuju penginapan masih lama. Kyira pun tertidur dengan lelapnya. Keduanya tidak mengetahui kalau saat ini mereka begitu dekat sangat dekat.


Sopir suruhan Albert pun hanya diam melihat keduanya.


"Apakah itu kekasihnya Tuan Albert ya, ngga pernah sekalipun mendengar Albert memiliki seorang kekasih? cantik wanita pilihan tuan muda, dan juga kenapa tuan muda tidak ingin tinggal di Mension malah mau tinggal di apartemen," gumam Sopir suruhan Albert.


Mobil pun melaju dengan pelan. Keduanya pun terbangun saat membuka mata, bibir keduanya hampir bersentuhan. Lama keduanya saling memandang, buyar karena sopirnya mengatakan bahwa sudah tiba di tempat penginapan.


Keduanya pun gugup dan bersiap-siap keluar dari mobil. Albert pun memberikan uang kepada sopir tersebut, sopir suruhannya paham dan mengambil saja uang tersebut serta secarik kertas bertulisan "kerja bagus, besok kamu lanjut kerja jadi sopir dulu ya" perkataan Albert dalam tulisan tersebut.


Albert pun menuju penginapan yang dituju dan mengambil kunci di resepsionis. Albert pun langsung memberikan kepada Kyira. Kyira hanya diam membisu saat kejadian di mobil tadi, entah kenapa jantung Kyira tidak berhenti padahal mereka tidak berciuman hanya saling memandang selama semenit.


"Ngga mungkin dong gue jatuh cinta sama Albert dia kan sahabat gue, masa' saling pandang gitu jantung gue udah gap gip kayak balon mau pecah saja, argh mungkin efek capek saja kali ya,"ucap Kyira sambil terdiam.


Albert terkejut dengan tingkah Kyira dan pun mendekatinya.


"Kamu kenapa?, " ucap Albert.


"Ehm ngga apa-apa?" ucap Kyira sambil tersenyum.


"Maaf yaa semua, pacarku lagi demam kayaknya, maka dia terkadang histeris sendiri," ucap Albert kepada penumpang lift.

__ADS_1


Karena lift cukup padat hari itu terpaksa kyira mendekat ke Albert, Albert pun menariknya agar tidak terhimpit. Dengan posisi Albert memeluk Kyira, Kyira merasa salah tingkah dan diam saja saat dipeluk Albert.


"Kenapa jantung ku berdegup kencang saat memelul Kyira, padahalkan hanya sekedar pelukan saja, gawat jika Kyira mengetahui ini, bisa-bisa dia menertawakan aku lagi," gumam Albert dalam hati.


"Yaa ampun nie jantung nggak berhenti gugup gitu napa, aku malu kalau jantung ku terasa berdebar di pelukannya, cepatan lift nya ke tempat yang kita tuju, bisa kacau kalau lama di dalam lift begini," gumam kyira dalam hati.


Keduanya bergelut dalam pembicaraan dihati masing-masing, keduanya salah tingkah karena pelukan tersebut. Padahal hanya sekedar pelukan begitulah gumam keduanya. Mereka terus saja menepis perasaan itu.


Tiba mereka lah di apartemen yang telah di sewa oleh Albert. Albert pun memberikan kunci ke Kyira, keduanya pun masuk ke dalam apartemen masing-masing. Karena salah tingkah atas kejadian di lift tadi membuat semuanya jadi serba kikuk.


Dering ponsel Albert berbunyi....


Kriiing....kriiing....


Albert pun mengangkat telpon tersebut....


📞"Yaa Hallo Pa, gimana ceritanya?" ucap Albert.


📞"Iya Pak, akan Albert kerjakan sesuai instruksi papa, aman pokoknya," ucap Albert.


"Baik Pa, akan Albert laksanakan dan bisa diselesaikan dalam waktu 2 minggu untuk urusan itu Pa serta menemui kolega juga disini," ucap Albert dalam jaringan telpon tersebut.


Albert beristirahat sejenak, namun belum sampai memejamkan mata dering telpon nya berbunyi kembali. Kali ini dari Kyira.


📞"Yaa ada Kyira...?"ucap Albert.


📞"Ehm nggak apa-apa? hanya terima kasih sudah menemaniku selama Perjalanan kesini, aku sangat bahagia Albert, ada kamu yang menemani ku di kota besar ini, jadi tak perlu takut nantinya jika ke kampus" ucap Kyira berbicara apa adanya.


"Oke baiklah, kalau ada ap-apa telpon saja ya, tapi sekarang kita istirahat sejenak ya Kyira" ucap Albert.


"Kamu tidak mau berbicara denganku Albert," ucap Kyira mulai mengeluarkan jurus ngambeknya.


"Baiklah, mau kamu apa? aku dengerin sekarang," ucap Albert.


"Oke baiklah, dengerin ya aku mau mengatakan sesuatu, dan kita harus pergi jalan-jalan nantinya," ucap Kyira bersemangat.

__ADS_1


Kyira pun menceritakan kemauannya ingin pergi kemana, terus mau melakukan apa? Hal itu dia ceritakan semuanya pada Albert. Padahal mata Albert sudah sangat mengantuk, akan tetapi tetap didengarkannya meskipun melalui speaker. Setelah selesai berbicara Kyira pun memanggil Albert.


"Kamu bisa kan ke tempat yang aku inginkan," ucap Kyira bertanya.


"Kita bisa kesana, jika aku memiliki waktu dan yang pasti kamu list saja, nanti kita tentukan waktu ketika aku masih di sini," ucap Albert menjawab.


"Hore, terima kasih Albert, muaahc," ucap Kyira langsung menutup telponnya.


Panggilan telpon pun terputus.


"Ya ampun nie cewek, keinginan nya terkabul langsung saja dimatikan, dia benar-benar ya, kan jadi sulit aku tidurnya, aduuuh Kyira kamu itu mengalihkan tidur ku deh," teriak Albert di apartemen nya.


"Uhuuuk," ucap Kyira terbangun dari tidurnya.


"Siapa sih yang membicarakan aku?," ucap Kyira sambil mengambil minumnya.


Kyira pun kembali tidur lagi setelah dia selesai dari minumnya.


Albert pun berlangsung untuk tidur kembali, sesaat Albert masih memikirkan tingkah Kyira. Namun, tidak dipedulikan nya di anggapnya sebagai dongeng saja, Albert pun terlelap dalam tidurnya.


Kyira di dalam mimpi.


"Tiiiidak, aku tidak rela Albert dengan wanita lain, nanti dia tidak bisa lagi bersama ku, kamu tidak boleh memiliki nya, Albert hanya milikku seorang," teriak Kyira bangun dari mimpinya.


"Astaghfirullah, mimpi apa sih aku? Kenapa di otak dan dimimpi ada Albert ya, apakah ini cinta? argh mana mungkin, kita hanya sahabat tidak lebih dari itu," gumam Kyira dalam hati.


Kyira pun kembali tidur kembali dengan pulas nya.


Mereka pun terlelap dalam tidurnya...


🍂🌷🌷🌷🍂


Like and comment ya😊


Terima kasih😊

__ADS_1


__ADS_2