
Dwifa masih sibuk dengan pekerjaan nya di Rumah Sakit karena keduanya sepakat fokus kuliah dan meskipun pacaran keduanya jarang bertemu karena itu aturan dari orangtuanya.
Beberapa jam kemudian.
Panggilan telpon datang dari ponsel Dwifa.
Dwifa pun mencari tempat untuk beristirahat dan berbicara dengan temannya untuk mengangkat ponselnya, "Yaa Hello Athar,"
"Hello sayang, kok jawabnya begitu amat sih nggak ada kata sayangnya," ucap Athar manja.
"Hihi, maaf Athar aku malu nie jika ada timing yang tepat yaa, saat ini aku lagi lelah jadi sekarang kembali ke kamar sementara lagi rebahan," ucap Dwifa mencari posisi rebahan.
"Ya ampun sayang, maafin aku ya buruk sangka dengan kamu dan nggak tahu kamu capek, aku pesankan makanan yaa buat kamu tunggu saja nanti," ucap Athar memberikan perhatian kepada Dwifa.
Dwifa pun tersenyum dengan sikap Athar dan berkata. :
"Hihi... Athar.. Athar... sudah biasa kok lelah, yang penting dalam berhubungan jika salah satu kita suka salah paham harus di selesaikan dengan baik yaa jangan lari," ucap Dwifa.
"Oke...oke lah, ohya sayang bisa nggak video call sebentar satu jam lagi masuk lagi kuliah nie, jadi perlu asupan vitamin," ucap Athar manja.
Video call pun dimulai.
"Hai sayang, gimana pekerjaan mu? tampak dari wajahmu sepertinya kelelahan," ucap Athar memberikan perhatian.
"Iyaa sayang bener aku kelelahan, aku tutup dulu yaa mau tidur dulu tadi udah izin Dengan teman-teman jadi mau ambil kesempatan ini," ucap Dwifa sambil mata nya ingin terpejam.
Athar pun memberi kode dan berkata "oke sayang, sampai ketemu lagi ya sayang."
"Oke.." ucap Dwifa sambil melambaikan tangannya.
...Β *****...
Kyira tiba-tiba hampir terjatuh untung ada Dion yang menolong dan berkata :
"Kamu lagi mikirin apa sih Kyira, lihat jalan ini tangga loe kalau sampai jatuh ke bawah bisa parah tahu," ucap Dion dengan kesal.
__ADS_1
Kyira hanya menampakkan wajah sedihnya dan diam seribu bahasa ketika Dion menceramahi nya.
Dion pun berkata "sorry,, bukan maksudku marah loe, aku terlalu sayang sama kamu, makanya sayang banget kalau kamu ada apa-apa."
Kyira pun berkata dengan wajah tanpa ekspresi "terima kasih sudah menolong aku Dion, aku pamit pergi dulu ya."
Dion pun langsung memeluk Kyira seketika dia mengumumkan sesuatu hal dan berkata "perhatian semua sejak detik ini Kyira pacar saya jadi jangan mengganggu dia," teriak Dion seketika para wanita kecewa karena Dion telah memiliki kekasih.
Bagaimana tidak Dion salah satu laki-laki idola di kampus tersebut sehingga bagi mereka Dion itu punya mereka. Kyira pun tersadar atas teriakan Dion dan menampar muka Dion 'plak.... bunyi tamparan itu sangat jelas di telinga yang mendengarnya."
Dion pun langsung memeluk erat Kyira dan berkata "Elo sudah gila ya menampar gue di hadapan orang banyak, sekarang elo hanya punya gue, jadi elo nggak bisa kemana pun," ucap Dion tersenyum sinis dengan Kyira.
Kyira pun pergi begitu saja "iih., dasar cowok aneh sejak kapan gue jadi pacar dia. Albert kamu kemana aku tersiksa disini," gumam Kyira mengusap air matanya yang hampir terjatuh.
Albert pun selesai dengan tugas yang diberikan oleh papanya.
"Jam segini pasti ditempat Kyira sudah pagi, kangen sama manjaaan itu anak coba video call dulu deh," gumam Albert.
Video call.
"Hai Albert, kamu kemana beberapa hari kenapa nggak ngabarin aku? aku rindu," ucap Kyira sambil menangis.
"Kok wanita cantik nangis sih, coba ceritakan kenapa? dan hapus air matamu aku nggak tahan lihat kamu nangis, jarak kita jauh perlu waktu untuk menemuimu Kyira," ucap Albert gelisah dengan wajah sedih Kyira.
Kyira pun menceritakan semuanya, meskipun air mata itu tidak ada lagi. Sekarang sudah berganti jadi bahan tawa dan bahagia karena Albert sudah ada di sisinya meskipun melalui online.
"Yaa sudah lain kali aku akan ke Austria ya, kamu baik-baik disana," ucap Albert menenangkan Kyira.
"Albert bisa nggak kita pura-pura pacaran nggak apa-apa melalui online yang penting ketika bicara dengan teman-teman aku bisa katakan aku punya pacar," ucap Kyira memohon.
"Yaa suka-suka kamu melebelkan aku jadi apa? yang pasti tidak ada lagi tangisan di hadapan aku hanya itu yang aku mohon sama kamu," ucap Albert memberi nasehat.
"Hehe, siap-siap makasih Albert," ucap Kyira sambil melambaikan tangannya.
Kyira pun sudah menghapus air matanya, tanpa dia sadari Dion sudah disampingnya dan terkejut melihat itu "aarghh.... kamu ngapain duduk di sampingku sih?"
__ADS_1
Dion pun langsung duduk dipangkuan Kyira dengan nyaman nya sambil menutup wajahnya dengan buku yang dibawanya "Kyira, izinkan saya istirahat sejenak ya, aku beneran lelah dan kamu tahu kan kalau aku benar-benar idol, kenapa kami nggak tahu sih."
Kyira tidak memperdulikan apapun yang dibicarakan oleh Dion. Dion sudah mengusik kehidupan nya yang tentram jadi berisik sejak dinyatakan sebagai kekasihnya.
Dion yang berada dipangkuan Kyira benar-benar tidur sejenak, karena nanti malah dia harus konser sehingga perlu istirahat dalam menenangkan pikirannya. Kyira hanya duduk santai sementara anggap saja sedang beristirahat sejenak.
Matahari menyilaukan menusuk ke mata Dion, dia pun bangun dari tidurnya dan berkata "Terima Kasih Kyira, meskipun kamu tidak menyukai ku setidaknya aku bisa tertidur sejenak, nanti setelah konser aku belikan hadiah untukmu," ucap Dion pergi begitu saja.
Kyira hanya memicingkan matanya karena heran dengan sikap Dion dan berkata "ehm laki-laki aneh siapa juga yang mau hadiah dari elo," ucap Kyira dengan wajahnya yang penuh keheranan.
_______________
"Elo ada disini Leta, kalau tahu gitu bisa janjian kita," ucap Meisya sambil memeluk Leta.
Keduanya sudah bersahabat pasca hilangnya Veto dan tidak lagi memikirkannya, malah mereka mendengar bahwa Veto telah menjalin dengan hubungan yang baru sehingga mereka hanya biasa saja ketika bertemu dengan Veto.
"Yoi Mei, gue mau lihat vokalisnya Dion, gue fans banget," ucap Leta sambil membayangkan Dion di depan matanya.
"Huuush, dasar elo melamun saja, hayoo kita cari penginapan yang dekat dengan tempat Konser, jadi tidak terlalu sulit mencari transport nantinya," ucap Meisya.
"Hehehe habis Dion ganteng banget Mei, masalah penginapan elo tenang saja, saya sudah booking penginapan dekat dengan konser," ucap Leta bergaya dengan feminimnya.
"Waaah, nggak salah yaa, gue ketemu elo di Bandara, "ucap Meisya memeluk Leta dengan bahagia.
Meisya dan Leta naik taxi menuju penginapan yang mereka tujuh. Sesaat kemudian Meisya terkejut dengan berita terkini di sosial media.
"Apaaa?" ucap Leta terkejut dengan berita tersebut..
Meisya pun langsung melihat berita tersebut dan ikut terkejut dengan hal itu.
πππππ
Penasaran, tunggu episode selanjutnya βΊοΈ
Like and comment ya
__ADS_1