Daring Cinta

Daring Cinta
Bab 24-Kepergian Kyira


__ADS_3

Pagi pun menjelang Tari dan Veto melakukan aktivitas seperti biasanya, Tari bersiap mandi sedangkan Veto sudah ada di dapur menyiapkan sarapan buat mereka. Karena Veto pun harus siap di depan leptop untuk mengikuti perkuliahan umum.


Sarapan pagi pun telah tersedia, Veto mengajak Tari untuk makan bersama.


"Kak Tari, ayo kita sarapan pagi setelah itu silahkan pergi ke kampus," ucap Veto teriak.


"Iya nanti saja, aku sedang pakai berhias sebentar," ucap Tari.


Veto kesal dengan jawaban itu, kemarin saja pernah magh, gara-gara lupa makan. Veto pun masuk kamar Tari, yang mana Tari sudah siap tapi masih ada yang tertinggal.


Saat Tari ingin keluar dari kamarnya, tiba-tiba Veto datang tepat di depan wajahnya. Tari pun hanya meneguk air ludahnya karena melihat langsung wajah tampan Veto.


"Aduuh, nie bocah ganteng nya nggak ketulungan, terus ngapain dia disini, aku kan mau ke dapur makan," gumam Tari dalam hati.


Veto pun menarik tangan Tari, Tari hanya terdiam saja saat tangannya di tariknya. Veto pun menyuruhnya duduk dan makanan tersebut langsung dimasukan ke mulutnya Tari tanpa pemberitahuan. Tari pun hanya menerimanya saja, dia memiliki waktu sarapan hanya 10 menit.


"Ya ampun nie bocah ngasih langsung makanan ke gue," gumam Tari.


"Uhuuuk, uhuuuuk...," ucap Tari tersedak.


Veto pun repleks langsung berdiri dan memberikan minuman kepada Tari. Tari pun hanya menerimanya saja. Setelah Tari selesai makan dia pun mulai bicara, sedangkan Veto menikmati makanannya.


"Veto, kenapa kamu melakukan semuanya? aku punya tangan untuk melakukannya, iih ngeselin," ucap Tari mendengus kesal.


Veto pun meletakkan makanannya, dan menatap wajah Tari. Tari jadi salah tingkah atas sikap Veto.


"Aku menyukai Kakak, sudah berapa kali aku bilang, jadi kakak harus terima perlakuan ku, sebelum kita resmi jadian, aku ingin Kak Tari menjadi kekasihku, meskipun mustahil bagiku, karena pasti kakak tidak mau menerima anak yang berusia 18 tahun seperti saya, tapi saya akan berusaha mendapatkan hati kakak, bukankah itu tidak salah," ucap Veto menjawab.


"Ehm, waktunya sudah pas timing nya kakak akan ke kampus," ucap Tari ingin berdiri namun di tahan oleh Veto.


"Aku akan mengantar Kak Tari dengan mobilku," ucap Veto.


"Tapi kan kamu sedang bersembunyi, nanti ketemu dengan orang yang tidak ingin kamu temui gimana?" ucap Tari khawatir.


"Itu sedang berlalu, aku sedang menata dengan suasana dan lingkungan yang baru, dan orang yang pertama kali peduli dengan ku di saat terpuruk, hanya orang itu yang saat ini aku pedulikan, tidak ada hal lain," ucap Veto.

__ADS_1


"Baik mari kita berangkat saja," ucap Tari berdiri.


Mereka pun berangkat menggunakan mobil Veto. Meskipun mobil Veto berada di bagasi rumah Tari. Namun, perawatan tentang dilakukan dengan menyuruh orang bengkel ke rumah mereka.


...💐💐💐💐...


Kyira hanya menatap kenangan-kenangan itu dengan tatapan kosong, benar-benar semuanya hilang. Tiada lagi yang tersisa dari semuanya. Kyira mendapat telpon dari mama nya.


"Kyira, ada surat dari Austria, bolehkah mama membukanya," ucap mama kyira tersambung dari jaringan telpon.


"Buka saja ma, mau tahu isinya apa?" ucap Kyira.


"Selamat kyira, resume kamu sudah masuk ke campus Austria, seminggu lagi ditunggu jawabannya," ucap mama nya menyampaikan isi pesan tersebut.


Kyira terkejut dengan ucapan mama nya. Dia pun hanya mengiyakan mama nya saja tanpa memperdulikan siapa yang mengirim resume tersebut. Kyira memang punya niat mau kirim resume tapi tidak jadi karena satu dan lain hal.


"Yang mengirim resume ke campus Autria siapakah??? kalau papa mana mungkin meskipun pas pembuatan resume papa melihatnya. Kyira pun segera menelpon papa nya, papa nya tidak mengangkat karena sedang ada rapat diperusahaannya. Sepertinya antara papa deh, kalau sudah sampai rumah aku harus tanyain," gumam Kyira dalam hati.


...💐💐💐💐...


Kyira pun masih antusias mengikuti pembelajaran seperti biasanya. setelah mata pelajaran usai, kyira pun segera menghidupkan mesin mobilnya. Saat mau melaju, dari samping Athar dan Albert berbicara.


"Ehm, kalian kenapa sih? aku ada hal penting yang ingin aku selesaikan dulu," ucap Kyira berbicara.


Albert pun langsung masuk dengan Athar dalam mobil tersebut.


"Kalian kenapa sih?" ucap Kyira.


"Kita mau mengajak loe ke tempat yang membuatmu senang dan melupakan masa-masa kelam loe Kyira," ucap Athar.


Albert pun melalukan video call dengan mama nya Kyira, mama nya bahagia melihat Albert dan Athar mengajak Kyira yang membuat senyuman di wajahnya.


"Tante, aku sama Athar izin mengajak Kyira agar fun kembali ya," ucap Albert meminta izin kepada mama Kyira.


"Ih kalian nie aku udah dewasa, mau izin dengan mama ku segala, pastilah mama mengizinkan aku,"ucap Kyira sambil manyun.

__ADS_1


"Happy yaa buat kalian semua, tolong jaga Kyira ya Athar dan Albert, Tante percaya dengan kalian, daripada dia di rumah kerjaannya melamun terus," ucap mama Kyira.


Panggilan pun terputus.


Entah mau diajak kemana Kyira oleh Athar dan Albert. Di luar dugaan Kyira, athar dan Albert mengajaknya ke wisata waterboom bahkan yang mengadu andrenalin. Karena Athar lemah jadi dia hanya melihat saja. Terkadang keduanya salah tingkah namun semua itu sirna ketika Kyira merasakan kebahagiaan yang luar biasa.


Saat permainan usai Kyira memeluk Albert.


"Albert terima kasih yaa kamu selalu ada buat aku begitupun dengan Athar, tapi ini ide siapa sih?" ucap Kyira yang penasaran.


"ini ide nya Athar, Athar sayang banget dengan kita berdua sebagai sahabatnya bahkan dia mau kalau kita berpasangan," ucap Albert.


Kyira terkejut dengan perkataan Albert, tapi tidak dipedulikan oleh Kyira. Mereka berdua pun menemui Athar. Kyira pun memeluknya juga ketiganya jadi pelukan deh.


"Athar makasih yaa idenya, aku bahagia, ohya aku traktir kalian makan ya, kita makan sate aja gimana?" ucap Kyira.


"Wah enak thu, let's go," ucap Athar dan Albert.


Mereka pun menikmati kebersamaan itu dan tiba-tiba Kyira memberikan sebuah pernyataan kemungkinan dirinya akan ke Austria dan pindah study disana.


"Syukurlah kalau gitu setidaknya, kamu bisa melupakan kenangan-kenangan buruk," ucap Athar.


Ohya kok Albert ngga berkomentar kayak Athar.


"Selama kamu bahagia dimanapun tempatnya, aku turut bahagia," ucap Albert sambil memegang rambut Kyira.


Setelah selesai mereka pun kembali ke aktifitas masing-masing.


Tibalah Kyira di rumah.


Dan dia berlari mencari mama dan papa nya Yang ternyata sedang asyik duduk di depan kolam.


Mama dan papa nya pun membenarkan hal tersebut dan semuanya sudah dipersiapkan oleh kedua orangtuanya. Lusa Kyira akan berangkat ke Austria


🍂🌷🌷🌷🍂

__ADS_1


Like and comment ya😊


__ADS_2