
Meisya benar-benar melihat Veto di mall tersebut dengan wanita lain, namun dia tidak memperdulikan nya karena dia sudah melupakan nya begitupun dengan Leta.
Leta pun menatap heran pandangan Meisya dan berkata ;
"elo dari tadi memandang apa sih? jadi penasaran," ucap Leta sambil melihat di sekitarnya.
Dengan sigap Meisya menjawab ;
"hehe tidak,tidak tadi saya berpikir setelah kita belanja makan nyook, cancing di perut gue sudah bersuara nie," ucap Mesiya mengalihkan pandangan Leta.
"Sayang, bisa nggak kamu lama 3 hari lagi di Austria karena nanti ada Konser Dion Ashley, bukankah kamu fans dengan penyanyi tersebut," ucap Veto kepada Tari.
"Apaa? beneran kamu mau kita melihat konser itu berdua, aku sangat menantikan nya. Kalau begitu kita beli biografi nya dulu agar aku bisa minta tanda tangannya di buku tersebut," ucap Tari kegirangan.
Veto tersenyum melihat tingkah Tari yang tidak biasa "aku tahu semua tentangmu Tari karena kamu sekarang kekasihku," ucap Veto bicara serius.
Kecupan pun berlayar di pipi nya Veto, Veto terkejut dengan tindakan Tari dan hanya bisa tersenyum terdiam dengan tingkah Tari. Mereka pun melanjutkan perjalanan di mall nya.
Hari menjelang konser Perdana.
Dion lagi-lagi masih bolak-balik ke apartemen Kyira alasannya dia nyaman di tempat nya, padahal Dion sudah menyewa apartemen di sebelahnya hal itu tanpa diketahui oleh Kyira. Kyira pun melakukan aktivitas pagi seperti biasa.
"Kenapa sih Dion kamu nyaman di sini?, aku risih ada kamu tahu, Sulit tidur akunya gara-gara kamu," ucap Kyira dengan nada kesal.
Dion diam saja karena posisinya dia sedang makan dan menikmati nya sehingga Omelan yang keluar dari mulut Kyira tidak di dengarnya dan berkata ;
"makanlah dulu, kamu mau kuliah kan sedangkan aku mau persiapan konser, nanti kalau aku sudah terkenal kita susah bersama gini loe," ucap Dion bicara setelah buah masuk ke mulutnya.
Kyira pun duduk namun sebelumnya dia sudah mengambil breakfast nya dan berkata ;
" saya cukup makan dengan ini saja, mari makan," ucap Kyira menyantap makanan dengan pelan.
Dion kesal dengan Kyira setiap pagi dia membawa makanan ke apartemen nya tidak ada sedikitpun di makan olehnya.
" Kyira, apakah kamu berpikir aku meracuni hingga kamu tidak mau sedikit pun makanan yang ku beli kalau tidak dipaksa mana mungkin kamu mau memakannya?" ucap Dion berhenti makan dengan muka cemberut.
Kyira masih menikmati makannya dan terkejut dengan sikap Dion, dia pun mengambil buah yang tersedia di atas meja ;
__ADS_1
"maaf Dion semua makananmu, makanan cepat saji, perut ku tidak bisa mencernanya makanya aku hanya mengambil buahnya, cobalah kamu mengerti," ucap Kyira bicara lembut.
Dion pun berkata " baiklah ke depannya beri tahu aku kamu mau makan apa, agar aku merasa di hargai," ucap Dion melanjutkan makannya.
Kyira hanya tersenyum dan berkata ;
" Dion aku tidak memakan makanan cepat saji di pagi hari, kalau buah masih bisa menerima, kamu paham kan yang aku maksud," ucap Kyira memperjelas.
Dion pun menggangguk, setelah selesai sarapan dering ponselnya berbunyi ;
"Baik saya segera ke sana, baru selesai sarapan bos," ucap Dion pada managenya.
"Kyira gue pergi dulu, barang-barang gue titip dulu ya dan makanan di atas meja itu jangan lupa dimakan dan satu lagi datang ke konser ku yah, tiket sudah aku letakkan di dompetmu dan itu VIP saya berharap kamu datang," ucap Dion pergi begitu saja.
"Ehm yang numpang nginap siapa? yang bersih rumah siapa? ngapain juga datang ke konser dia nanti rambutku dijambak lagi perawatan sudah susah payah, padahal cuma pacar boongan, iiih Dion nyebelin deh. gue keluar harus berpenampilan beda lihat saja nanti," ucap Kyira mulai kesal dan dia bersiap berangkat ke kampus.
Dion di dalam mobil.
"Ehm tidak bakal saya lepaskan kamu Kyira, lihat saja nanti kalau kamu tidak datang ke konserku," ucap Dion dengan senyum sinis karena dia sudah menyusun rencana untuk mengumumkan bahwa comeback nya dia menjadi penyanyi karena harus mengejar wanita yang dicintai sehingga sekarang dia adalah kekuatan ku.
"Leta, elo kenapa? mules nie bolak-balik ke kamar mandi, jadi gimana dong? tunggu aku ya, pakai minyak dan diurut dulu," ucap Leta berbicara dengan nada lemah.
Keduanya masih stay di rumah, sehingga mereka belum berangkat pergi ke konser.
Kyira kembali fokus ke perkuliahan.
"Kyi, nanti kamu datang nggak ke konser Dion, gue nggak nyangka ternyata dia adalah Dion penyanyi itu teman kuliah kita, nah elo kan pacarnya pasti datang dong menemui dia," ucap Sely berbicara dengan Kyira.
"Ehm entah lah, karena masih sibuk dengan perkuliahan mana ada tugas juga," ucap Kyira menjelaskan kepada Sely.
"Ehm aku yakin kamu mendapatkan tiket istimewa, hayoo lah datang nanti bisanya aku di bully karena tidak mendapatkan tanda tangan, tahu sendiri kan aku bukan orang yang mampu seperti kalian," ucap Sely dengan nada lemes.
Saat Sely memelas dering ponsel Kyira berbunyi.
"Sely., nanti dilanjut lagi ya mau angkat telpon dulu, maaf yaa," ucap Kyira meninggalkan Sely begitu saja.
"Hallo Kyira sayang pacarku, kamu datang kan ke konser ku nanti sore, aku menunggu loe kedatangan mu," ucap Dion dengan nada lembut.
__ADS_1
"Ehm mungkin saja bisa datang, tapi tidak janji yaa," ucap Kyira.
"Siapa Dion?" ucap manager nya.
"Kenalkan pacar saya Pak Dyran," ucap Dion memperkenalkan Kyira pada managernya.
"Om Dyran, Hai om.. gimana kabar Tante Gita dan anak om, udah lama tidak bertemu karena belum sempat mencari alamat om sebab aku sibuk dengan perkuliahan," ucap Kyira panjang lebar.
"Kamu datang ke konser Dion yaa Kyira nanti om antar kamu ke istri om, pokoknya jangan tidak datang om sangat berharap," ucap Dyran.
"Iih om Dyran, aku mau bicara dengan pacarku, Kyira datang yaa om Dyran nie menanti kamu, kalau karena aku kan mana mungkin kamu datang,"ucap Dion.
"Ehm baiklah Om, saya tutup dulu mau masuk jam kuliah nie, Dion aku izin pamit yaa," ucap Kyira.
"Oke-oke kuliah yang rajin yaa sayang," ucap Dion dengan nada lembut.
Ketika Kyira berbalik "aaaampun... ya Tuhan Sely elo ngejutin gue saja ngapain di belakang gue sih," ucap Kyira kesal dan bingung sambil mengernyitkan alisnya.
"Aku ikut yaa ketemu dengan Dion minta tanda tangannya, please," ucap Sely memohon pada Kyira.
"Baiklah, baiklah, kita pergi, nanti janjian saja ditempat konsernya, kita chattingan saja oke," ucap Kyira berlari menuju ruang kelas.
"Oke, terima kasih Kyira," ucap Sely meloncat gembira.
Sore pun tiba sebelum berangkat Kyira menghubungi Dion
"Hallo Dion, aku ngajak teman yaa dia fans banget sama kamu jadi tiket VIP ini untuk kami berdua yaa," ucap Kyira.
"Datangnya sebelum 30 menit agar bisa bertemu aku, ajak sama temanmu nanti di kasih tanda tangan tapi harus ada kamu disampingku," ucap Dion bahagia mendengar Kyira datang.
"Iyaaaa baweeel," ucap Kyira kesal.
Panggilan pun terputus.
Dion di sana pun bahagia mendengar kedatangan Kyira dia lebih bersemangat sehingga karyawan heran dengan sikap Dion yang lebih bergairah dari sebelumnya.
πππππ
__ADS_1
Like and CommentβΊοΈ